Neon Inferno
Zenovia Interactive
Retroware
20 November 2025
PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series, Switch, PC
Action-sidescrolling
Dewasa
Digital
930 MB
Rp 279.000
Di era 1980-1990an, selain Beat’em up ada satu lagi genre game yang cukup digemari dan menjamur kala itu, yaitu Run-and-Gun. Jika Beat’em up biasanya mengandalkan pertarungan tangan kosong atau menggunakan senjata melee, Run-and-Gun biasanya lebih mengedepankan penggunaan senjata api sebagai modal utamanya. Dua judul yang berhasil mempopulerkan genre ini adalah CONTRA dan METAL SLUG.
Berbeda dengan Beat’em up yang kini sudah bangkit kembali, Run-and-Gun sudah jarang kita temui dalam era modern. Bahkan, dua judul populer yang kami sebutkan di atas, sudah jarang sekali mengeluarkan seri baru. Zenovia Interactive, studio developer asal kota New York, ingin menghidupkan kembali genre yang sudah lama hilang ini lewat IP baru berjudul Neon Inferno. Tidak hanya sekadar meniru judul yang sudah ada, mereka berniat menambahkan berbagai mekanik baru agar genre ini lebih inovatif dari sebelumnya.
Apakah game ini mampu membuat genre Run-and-Gun kembali dilirik para gamer?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Tiga dekade dari sekarang atau sekitar tahun 2050an, kota New York sedang berperang dengan dirinya sendiri. Sindikat kriminal menguasai empat dari lima wilayah, saling bertarung dan melawan Departemen Kepolisian New York yang korup dalam perebutan supremasi yang sengit. Sebuah keluarga kriminal yang baru lahir memasuki distopia ini, berusaha mengamankan posisi mereka, berjuang untuk meraih kekuasaa.
Angelo Morano dan Mariana Vitti, dua orang pembunuh bayaran yang disewa oleh Don Venatori untuk membunuh target-target yang tergabung dalam sindikat saingannya. Keduanya harus menjelajahi setiap area di kawasan hipermetropolitan ini: dari permukiman kumuh yang miskin, tempat polisi dan geng-geng melancarkan perang brutal yang membakar seluruh lingkungan, hingga taman neon bertembok di Inner Manhattan, tempat para warga kelas atas dan para legislator yang malas menghabiskan waktu mereka.
Bagaimana kelanjutan nasib kota New York yang sudah kacau balau ini?
Semua jawaban itu bisa Anda temukan dengan memainkan Neon Inferno!
Gameplay
Neon Inferno adalah game Run-and-Gun berbasis 2D Sidescrolling, di mana tugas Anda adalah menembaki semua musuh yang menghadang sampai akhirnya bertemu dengan target utama di penghujung level. Latar waktu game ini terjadi di masa depan dengan dunia yang bertemakan Cyberpunk.
Anda akan berperan sebagai Angelo atau Mariana, yang mana keduanya berprofesi sebagai pembunuh bayaran. Game ini menyediakan mode Single-player dan Local Multiplayer yang mana bisa Anda mainkan secara Coop menggunakan kontroller kedua. Jika bermain secara solo, Anda bisa memilih salah satu dari kedua karakter playable tersebut. Secara cerita dan gameplay, tidak ada perbedaan yang berarti di antara keduanya.
Run-and-Gun bisa dibilang adalah salah satu genre yang sudah cukup tua di industri video game. Tidak bisa dipungkiri bahwa Neon Inferno pastinya terinspirasi oleh judul-judul lawas seperti CONTRA dan METAL SLUG. Namun, game ini tidak meniru mentah-mentah formula gameplay yang sudah ada karena Zenovia Interactive secara cerdas menyuntikkan dua mekanik baru yang membuatnya terasa inovatif, yaitu Deflect dan Foreground Shot.
Deflect adalah sebuah mekanik di mana Anda dapat mementalkan peluru musuh yang berwarna hijau. Tidak hanya sekedar dipantulkan, Anda bahkan dapat mengarahkan ke mana peluru tersebut akan terpental lewat sesi slowmotion bernama Bullet Time. Namun, tidak semua peluru bisa Anda pentalkan karena mekanik ini hanya bekerja pada peluru berwarna hijau saja.
Musuh yang Anda hadapi tidak hanya datang dari depan, belakang, bawah atau atas saja, karena setiap level di game ini punya lintasan kedua yang mungkin tidak bisa Anda jelajahi tetapi tetap bisa memunculkan musuh di dalamnya. Terkadang, musuh bisa muncul dari latar belakang atau bahkan depan layar untuk menembaki Anda. Oleh karena itu, developer menyediakan satu tombol khusus agar Anda bisa menembaki mereka yang tidak berada dalam jalur horizontal.
Setiap menyelesaikan satu level, Anda akan bertemu dengan Don Venatori di bar untuk menanyakan siapa target selanjutnya. Jadi, urutan kami dan Anda menyelesaikan level, bisa saja berbeda karena rangkaian levelnya tidak linear. Oh iya, setiap boss dalam level-levelnya tergolong sangat susah untuk ditaklukkan, apalagi jika Anda bermain sendirian karena biasanya mereka punya beberapa fase sebelum benar-benar tumbang.
Satu hal yang cukup menyebalkan dari game ini adalah tidak adanya kesempatan untuk memulihkan diri di tengah perjalanan. Tidak ada item penyembuh, tidak ada titik pemulihan bahkan karakter Anda tidak punya nyawa yang biasanya diterapkan dalam game sejenis. Jadi, jika karakter mati, Anda harus kembali ke titik Checkpoint. Walaupun titik Checkpoint-nya sendiri cukup banyak dan dekat, namun tetap saja rasanya lebih menyenangkan apabila ada sistem nyawa yang bisa membuat Anda respawn kembali di titik Anda mati sebelumnya.

Presentation
Visual
Visual game ini menggunakan gaya pixelated yang membuatnya tampak seperti game retro. Namun, dengan pewarnaan yang cerah dan detail yang sangat baik, game ini tetap terkesan modern dalam presentasinya. Lampu neon yang menghiasi setiap levelnya terasa begitu meriah sehingga suasana dunia yang kelam ini tidak terasa suram.
Dari sisi performa, game ini berjalan sangat mulus dan bisa berjalan di angka 60 fps, meskipun banyak musuh dan peluru yang bertebaran di layar. Tapi, satu hal yang patut kami acungi jempol adalah desain karakternya yang sangat atraktif, terutama Mariana Vitti yang begitu menggoda.
Audio
Soundtrack-nya memadukan antara saksofon noir dan arpeggio yang menggelegar, selaras dengan tempo permainan yang cukup intens. Anda akan disuguhi musik-musik bernuansa rock dan techno yang sesuai dengan tema Cyberpunk. Di saat masa tenang, tetap ada musik-musik melankolis yang membuat momen istirahat Anda lebih menenangkan. Sayangnya, selama percakapan dalam cutscene berlangsung, tidak ada fitur sulih suara yang seharusnya bisa membuat penyampaian cerita dan emosinya lebih dramatis.
Value
Sama seperti game Beat’em up, game Run-and-Gun juga punya waktu permainan yang relatif singkat. Namun, di balik itu semua, game sejenis ini punya replayability yang tinggi karena Anda bisa menantang diri untuk memainkannya dalam tingkat kesulitan yang berbeda. Game ini punya tiga pilihan tingkat kesulitan, yaitu Novice, Medium dan Hard. Tingkat kesulitan game ini bisa dibilang lumayan tinggi, karena di level Medium pun, kami seringkali mati di tengah level. Game ini juga menyediakan berbagai item kustomisasi yang bisa dibeli di toko, sehingga Anda bisa mencoba bereksperimen dengan senjata baru untuk membuat tiap petualangan terasa berbeda.
Conclusions
Di tengah keringnya game Run-and-Gun yang berkualitas, Neon Inferno datang dengan inovasi baru yang membuat aksi tembak-menembak terasa jauh lebih intens. Dikemas dengan gaya pixelated berdefinisi tinggi, game ini bisa membuat Anda bernostalgia dengan game bernuansa jadul, namun tetap terasa modern di saat yang bersamaan. Ini adalah game yang sangat seru untuk Anda mainkan berdua di satu layar yang sama tanpa bergantung pada koneksi internet atau layanan langganan berbayar.
Disclosure:
I received a free review copy of this product from https://www.keymailer.co
+ Narasi cerita yang cukup menarik
+ Bisa dimainkan secara Solo atau Coop
+ Mekanik Deflect yang inovatif
+ Bisa memilih tingkat kesulitan
+ Visual pixelated yang menawan
+ Musik yang selaras dengan tempo permainan
+ Replayability yang tinggi
+ Mariana Vitti yang seksi
- Tidak ada sistem nyawa
- Tidak bisa memulihkan diri di tengah level
- Tidak ada sulih suara saat percakapan
- Tingkat kesulitan yang cukup tinggi
- Musuh latar belakang yang merepotkan







![[Review] Call of Duty: Black Ops 7](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/11/Call-of-Duty-Black-Ops-7-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Octopath Traveler 0](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/12/Octopath-Traveler-0-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Assassin’s Creed Shadows (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/03/Assassins-Creed-Shadows-Banner-200x250.jpg)

![[Review] Call of Duty: Black Ops 7](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/11/Call-of-Duty-Black-Ops-7-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Octopath Traveler 0](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/12/Octopath-Traveler-0-Banner-200x250.jpg)
![[Recap] Pengumuman Dalam The Game Awards 2025](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/12/The-Game-Awards-2025-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Milano’s Odd Job Collection](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/11/Milanos-Odd-Job-Collection-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Romancing SaGa -Minstrel Song- Remastered International](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/11/Romancing-SaGa-Minstrel-Song-Remastered-International-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Project Motor Racing](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/11/Project-Motor-Racing-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Terrifier: The ARTcade Game](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/11/Terrifier-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Majogami](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/12/Majogami-Banner-200x250.jpg)

![[News] Bocoran Gameplay Assassin’s Creed Mirage Mengemuka!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2023/05/Assassins-Creed-Mirage-official-screenshots-1-scaled-1-360x240.jpg)
![[Review] Assassin’s Creed Shadows (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/03/Assassins-Creed-Shadows-Banner-360x240.jpg)
![[News] Sonic Rumble Resmi Rilis dan Hadirkan Skin dan Sticker Terbatas!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/11/Sonic-Rumble-Launch-Banner-360x240.jpg)