MIO: Memories in Orbit
Douze Dixiemes
Focus Entertainment
20 Januari 2026
PS5, Xbox Series, Switch, Switch 2, PC
Metroidvania
Remaja
Digital
3.4 GB
Rp 279.000
Metroidvania adalah salah satu genre yang cukup sering kami temukan dalam satu dekade terakhir, khususnya game-game indie. Meskipun banyak digunakan developer indie sebagai basis, namun genre ini terus berevolusi berkat eksperimen formula yang mereka lakukan untuk terus memberikan pengalaman yang menyegarkan di setiap game Metroidvania yang mereka kembangkan.
MIO: Memories in Orbit, sebuah game Metroidvania baru berlatarkan dunia fiksi ilmiah yang dikembangkan oleh developer indie asal Prancis, Douze Dixiemes. Dengan bantuan publisher Focus Entertainment, akhirnya game ini resmi dirilis ke pasaran pada 20 Januari lalu untuk mengawali tahun 2026 ini dengan gemilang.
Apakah game ini bisa menawarkan pengalaman Metroidvania yang berbeda dari game yang sudah ada?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Cerita dalam game ini dimulai dari kebangkitan seorang android bernama Mio di dalam sebuah kapal luar angkasa tanpa tujuan yang dikenal dengan sebutan The Vessel. Kapal ini dulunya diciptakan untuk memenuhi sebuah misi, namun kini ia hanya menjadi bongkahan reruntuhan yang membusuk di luar angkasa. Di dalamnya tumbuh tanaman-tanaman liar dan mesin-mesinnya telah mengalami malfungsi.
Pearls, sebuah AI pengelola Vessel, tiba-tiba berhenti beroperasi tanpa penjelasan. Vessel pun kini di ambang kehancuran dan Mio menjadi satu-satunya harapan untuk menyelamatkannya dengan membangkitkan ingatan yang hilang sambil menguak masa lalu.
Mampukah Mio menyelamatkan The Vessel?
Temukan jawabannya dengan memainkan MIO: Memories in Orbit!

Gameplay
MIO: Memories in Orbit adalah sebuah game Metroidvania berlatarkan dunia masa depan, di mana Anda akan berperan sebagai seorang robot berkemampuan luar biasa bernama Mio. Ia terbangun di atas kapal luar angkasa bernama The Vessels yang melayang tanpa tujuan dalam kehampaan. Kapal tersebut dulunya adalah bentuk puncak teknologi, namun kini telah membusuk menjadi reruntuhan labirin hingga ditumbuhi tumbuhan lebat dan dikuasai oleh robot liar.
Berikut bahas aspek gameplay selengkapnya:

Bicara soal gameplay, game-game Metroidvania selalu berpegang teguh pada satu konsep yang sama, yaitu dunia luas yang saling terhubung. Namun, dunianya tidak bisa langsung Anda jelajahi secara keseluruhan karena akan ada titik di mana Anda membutuhkan suatu kekuatan atau kemampuan baru untuk membuka jalan menuju ke sana dan MIO: Memories in Orbit masih memegang teguh konsep tersebut.
Dalam game ini, Anda akan berpetualang di sebuah kapal luar angkasa yang tata ruangnya seperti sebuah labirin raksasa. Anda akan banyak berkunjung ke area-area baru dan bolak-balik ke tempat sebelumnya untuk membuka jalan setelah mendapatkan kemampuan baru. Proses eksplorasi terasa sangat bermanfaat karena ada banyak rute rahasia atau area tersembunyi untuk Anda temui.

Di awal permainan, Mio akan mendapatkan sebuah kemampuan bernama Hairpin, yang membuatnya bisa berayun yang bertumpu pada satu objek sehingga ia bisa melintasi platform yang jauh atau tinggi. Namun, kemampuan ini punya batasan karena hanya bisa digunakan satu kali dan Mio harus menginjak tanah terlebih dahulu untuk bisa menggunakannya kembali.
Pergerakan Mio sendiri cukup ringan dan presisi, mulai dari lompatan, dash dan lain sebagainya. Setiap area punya rintangan yang akan menguji refleks dan kesabaran Anda. Dibutuhkan aksi dan reaksi yang cepat dalam membaca situasi karena jika satu kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal bagi Mio.
Metroidvania selalu memadukan proses eksplorasi dan pertarungan untuk membuat pemain tetap merasa tertantang. Pertarungan dalam game ini bisa dibilang cukup bagus dan responsif. Mio bisa menyerang menggunakan rambutnya untuk melancarkan kombo standar. Ada juga tembakan bola energi yang bisa Anda gunakan dari jarak jauh.

Musuh-musuh di game ini cukup agresif untuk menghampiri dan menyerang Anda. Namun, jika Anda mau, keagresifan ini bisa dinon-aktifkan lewat menu pengaturan, sehingga mereka hanya akan berdiam diri saja saat melihat Mio. Mereka baru akan menyerang balik ketika Anda menyerangnya duluan.
Mio akan mendapatkan berbagai item Modifier yang bisa Anda pasangkan sebagai Equipment. Ada yang fungsinya aktif, pasif dan suportif. Namun, penggunaan Modifier ini dibatasi oleh angka tertentu sehingga perlu manajemen yang baik agar penggunaannya bisa lebih efektif.
Oh iya selain Hairpin, satu kemampuan terbaik yang harus Anda segera dapatkan adalah Dodge. Meskipun fitur ini awalnya mengajari Anda untuk menghindar, tapi cara kerjanya sebenarnya lebih mirip dengan Parry di game-game lain, di mana Anda harus mengatur timing yang tepat sebelum serangan mengenai Anda. Jika berhasil melakukannya, Mio akan mendapatkan kekebalan sesaat dan fungsi ini sangat berguna saat pertarungan melawan boss karena boss di sini cukup merepotkan untuk dikalahkan.

Presentation
Visual
Menurut kami, dari semua game indie khususnya yang bergenre Metroidvania, tampilan visual game ini termasuk salah satu yang terindah. Tangkapan layar di atas mungkin belum mampu menggambarkan keindahan visualnya dengan sempurna, namun apa yang kami lihat selama permainan, benar-benar seperti melihat lukisan bergerak. Bayangan menari di permukaan, dan detail lingkungan seolah hidup. Keindahan visual ini sering kali membuat kami berhenti sejenak di tengah area untuk mengagumi efek pencahayaan atau tekstur tertentu.

Audio
Desain audio game ini juga patut mendapatkan pujian karena soundtrack-nya ditempatkan secara tepat untuk membedakan antara momen melankolis dan harapan, menciptakan atmosfer yang nyaman di ruang yang asing. Selama pertarungan bos, musiknya terasa menggelegar dan mampu memacu adrenalin. dengan vokal dramatis yang mengubah pertemuan dari sekadar tantangan mekanis menjadi klimaks emosional. Hasilnya adalah perbedaan antara melawan bos dan mengalami bos.

Value
Sudah cukup banyak game indie yang memilih Metroidvania sebagai genre yang mereka usung, namun tidak semuanya punya identitas yang kuat. Beberapa di antaranya bahkan hanya meniru dari game yang sudah. Namun kasus berbeda terjadi pada MIO: Memories in Orbit karena menurut kami, game ini punya keunikan tersendiri yang jarang Anda temukan di genre sejenis.
Dengan harga yang cukup terangkau di Rp 279.000, game ini menawarkan waktu bermain yang cukup panjang dan berhasil menyajikan dunia yang sangat indah dan penuh misteri. Setiap Rupiah yang Anda keluarkan, terasa sepadan dengan kualitas yang disajikan.
Conclusions
MIO: Memories in Orbit berhasil meninggalkan kesan yang unik dan mendalam. Dunianya penuh misteri, namun dibalut dengan keindahan. Gameplay menantang, tapi tetap masuk akal untuk diselesaikan. Presentasi visual artistik dan audio yang megah, semakin menyempurnakan pesonanya. Tahun 2026 memang baru saja dimulai, akan tetapi sepertinya kita sudah mendapatkan salah satu kandidat game Metroidvania terbaik tahun ini.
+ Desain lingkungan sebagai pengantar cerita
+ Eksplorasi bermanfaat
+ Platforming yang presisi
+ Pertarungan yang intens
+ Dodge dan Parry yang memuaskan
+ Item Modifier menguji kreativitas Anda
+ Boss yang menantang
+ Visual ala cat air yang sangat indah
+ Art Style yang menggugah
+ Soundtrack yang luar biasa
- Tampilan antarmuka kadang membingungkan
- Banyak backtracking
![[Review] Dynasty Warriors Origins: Visions of Four Heroes](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Dynasty-Warriors-Origins-Visions-of-Four-Heroes-Banner-115x115.jpg)
![[Event] SEGA ATLUS FESTIVAL 2026 Di Jakarta](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/SEGA-ATLUS-Festival-2026-115x115.jpg)
![[Review] I Am Future](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/I-Am-Future-Banner-115x115.jpg)
![[Review] MIO: Memories in Orbit](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/MIO-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Dynasty Warriors Origins: Visions of Four Heroes](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Dynasty-Warriors-Origins-Visions-of-Four-Heroes-Banner-200x250.jpg)
![[Review] FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Final-Fantasy-VII-Remake-Intergrade-Banner-200x250.jpg)
![[Event] SEGA ATLUS FESTIVAL 2026 Di Jakarta](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/SEGA-ATLUS-Festival-2026-200x250.jpg)
![[Review] I Am Future](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/I-Am-Future-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Fighting Force Collection](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Fighting-Force-Collection-Banner-200x250.jpg)
![[News] Square Enix Umumkan Life is Strange: Reunion](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Life-is-Strange-Reunion-Banner-200x250.jpg)
![[Review] DRAGON BALL Z: KAKAROT – DAIMA: Adventure Through The Demon Realm Part 2](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/DBZ-Kakarot-Daima-Part-2-Wallpaper-200x250.jpg)
![[News] Marathon Siap Meluncur 5 Maret 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Marathon-Banner-200x250.jpg)

![[Review] MIO: Memories in Orbit](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/MIO-Banner-360x240.jpg)
![[News] Bocoran Gameplay Assassin’s Creed Mirage Mengemuka!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2023/05/Assassins-Creed-Mirage-official-screenshots-1-scaled-1-360x240.jpg)
![[Review] FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Final-Fantasy-VII-Remake-Intergrade-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Love Too Easily 2: Summer Pocha](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/12/Love-Too-Easily-2-Banner-360x240.jpg)