FATAL FRAME II: Crimson Butterfly REMAKE
Team NINJA
Koei Tecmo
5 Maret 2026
PS5, Xbox Series, Switch 2, PC
Horror
Remaja
Blu-ray, Game-key Card, Digital
Rp 806.000
Seri Fatal Frame atau yang dikenal dengan judul Project Zero di versi Jepangnya merupakan salah satu seri game horor yang sangat populer saat kemunculannya pertama kali di era Playstation 2. Menampilkan gameplay ala survival horror yang digabungkan dengan gaya penceritaan ala film horor Asia, Fatal Frame berhasil menarik perhatian banyak penggemar game horor di seluruh dunia.
Kami cukup tertarik saat pertama kali mendapat info bahwa salah satu seri yang menjadi favorit kami, Fatal Frame II, akan mendapatkan sebuah proyek Remake di 2026 ini dengan judul Fatal Frame II Crimson Butterfly Remake. Apakah versi remake-nya sesuai dengan ekspektasi kami?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Fatal Frame II Crimson Butterfly Remake menceritakan dua saudari kembar Mio dan Mayu Amakura yang terjebak di dalam sebuah desa misterius bernama Minakami Village (atau All God’s Village di versi lawasnya). Mio menemukan sebuah kamera kuno yang disebut Camera Obscura, yang dipercaya memiliki kemampuan untuk menangkap energi dari arwah-arwah yang terfoto di lensanya.
Mayu pun mulai dipengaruhi oleh kekuatan asing yang seringkali mengendalikan langkahnya untuk melanjutkan ritual Crimson Sacrifice yang gagal dilakukan bertahun-tahun yang lalu. Berbekal Camera Obscura, Mio harus menelusuri desa misterius tersebut untuk menemukan saudari kembarnya, serta menguak apa yang sebenarnya terjadi di Minakami Village.
Mampukah Mio menyelamatkan saudari kembarnya?
Temukan jawabannya dengan memainkan FATAL FRAME II – Crimson Butterfly REMAKE!
Gameplay
Jika anda merupakan pemain veteran seri Fatal Frame, seharusnya anda sudah memahami apa yang akan anda temui di game ini. Bagi anda yang baru mencoba memasuki seri ini, kami akan menjelaskan secara singkat sebelum membahas hal-hal detail lainnya.

Secara garis besar, di Fatal Frame II Crimson Butterfly Remake, anda akan mengikuti objective yang akan membawa anda ke kelanjutan kisahnya. Seiring anda berjalan, anda akan menemukan berbagai jenis arwah yang berusaha menyerang, memberi petunjuk, atau sekedar menampakkan diri saja.
Anda dapat menggunakan Camera Obscura untuk mengambil foto arwah-arwah tersebut untuk menghasilkan damage dan menghancurkan mereka. Namun, anda harus memperhatikan berbagai hal untuk menghasilkan foto yang berkualitas, yang tentu saja akan memberikan damage lebih besar.
Camera Obscura
Camera Obscura memiliki berbagai sistem, yang mengalami peningkatan di game versi remake ini. Anda dapat mengangkat kamera untuk membidiknya menggunakan L2, lalu mengambil foto menggunakan R2. Di tengah layar, anda akan melihat beberapa titik yang disebut Focal Point. Untuk menghasilkan foto yang kuat, anda harus memasukkan bagian tubuh dari arwah yang menyerang anda sebanyak mungkin ke dalam titik-titik Focal Point tersebut.
Konsepnya cukup sederhana, semakin banyak Focal Point yang menyala, semakin besar damage yang anda hasilkan. Namun, anda harus dapat menguasai hal lain untuk benar-benar memaksimalkan penggunaan Camera Obscura karena melawan beberapa arwah sekaligus tidaklah mudah jika hanya berbekal membidik menggunakan Focal Point.

Camera Obscura memiliki sistem Fatal Frame dan Shutter Chance. Sama seperti seri sebelumnya, Fatal Frame akan ditandai oleh lampu sensor yang berkedip dan mengeluarkan suara bising. Biasanya hal ini terjadi sesaat sebelum arwah menyerang anda. Fatal Frame akan menghasilkan damage yang lebih besar, dan dapat mengaktifkan efek Shutter Chance saat health musuh menyentuh titik tertentu (ditandai dengan lingkaran fokus merah). Saat Shutter Chance terjadi, anda dapat menembak secara berantai di dalam sebuah efek yang disebut Fatal Time.
Selain itu, anda dapat mengubah Filter yang digunakan jika anda sudah mempelajarinya dengan menekan tombol kotak. Setiap Filter memiliki efek berbeda, seperti Paraceptual Filter yang memberikan efek Blind Shot jika ditembakkan ke arah musuh dengan menekan tombol R1. Anda juga akan mendapatkan Filter lainnya yang akan membantu perjalanan anda. Kemampuan kamera juga dapat ditingkatkan dengan menggunakan Prayer Beads dan Charms yang dapat dipasangkan ke kamera untuk memperoleh efek tertentu.

Eksplorasi
Selama kami memainkan game ini, kami menemukan banyak lingkungan yang terasa familiar dari versi lawasnya. Namun, beberapa lokasi tersebut memberikan fitur baru untuk bersembunyi, yang akan berguna untuk menghindari arwah tertentu, atau mengendap-endap untuk menyerang arwah dari belakang untuk mendapatkan damage besar sebelum anda menyerang mereka seperti biasa. Namun, sistem stealth yang ada terkadang terasa dipaksakan, terutama saat anda dikejar oleh arwah yang tidak bisa dikalahkan.

Tentu saja, anda masih tetap akan mengumpulkan item berupa Film, Spirit Stone, dan key item yang akan digunakan untuk melanjutkan perjalanan. Beberapa file juga dapat anda temukan untuk memperjelas kisah dari Minakami Village.
Game ini juga masih menampilkan jumpscare saat anda mengambil item atau membuka pintu, yang dapat anda hindari dengan menarik tangan saat melihat ada arwah yang akan menyerang anda. Puzzle-puzzle sederhana juga tetap mendapat bagian di game ini. Anda masih akan mengelilingi ruangan demi ruangan untuk menemukan item berikutnya (tentunya, sambil sesekali dikejutkan oleh serangan arwah).

Side Stories juga ditampilkan di game ini sebagai objective terpisah, yang akan membantu menjelaskan kejadian-kejadian yang terjadi melibatkan karakter-karakter lainnya.
Meski demikian, kami merasa area yang ada kurang dibuat bervariasi dari versi lawasnya. Mungkin hal ini tidak akan terasa aneh bagi para pemain baru, namun bagi para pemain lama, kami merasa kebanyakan lokasi yang ditampilkan terlihat kurang dikembangkan untuk memberikan sesuatu yang benar-benar baru.

Presentation
Visual
Kami cukup menyukai gaya visual yang digunakan di game ini yang masih mempertahankan ciri khas Fatal Frame sebelumnya, dibandingkan memaksakan diri untuk menjadi sebuah game dengan visual yang penuh realisme.
Satu-satunya permasalahan kami di game ini, setidaknya saat kami memainkannya di base PS5, adalah framerate yang menurut kami kurang stabil di beberapa bagian. Animasi karakter juga ditampilkan dengan cukup baik, walau kami sesekali kesulitan saat menggandeng tangan Mayu karena gerakan yang cukup aneh memaksa kami harus sedikit berputar.
Audio
Salah satu bagian favorit kami dari seri Fatal Frame adalah aspek audionya. Game ini masih menampilkan musik khas dari versi lawasnya, tentunya dengan suasana yang lebih modern. Efek kamera dan dialog karakter juga ditampilkan dengan baik, tanpa mengubah suasana horor yang ada. Oh ya, bagi anda yang menyukai Fatal Frame II lawas dengan sulih suara bahasa Inggris (seperti kami), game ini juga kembali menampilkan opsi tersebut.

Value
Fatal Frame II Crimson Butterfly Remake merupakan game yang memberikan suasana nostalgia bagi para penggemar seri lawasnya. Bagi para pemain baru, game ini juga cukup mudah untuk dimulai, mengingat kisah yang masih awal dari seri Fatal Frame dan kontrol yang lebih modern. Salah satu hal yang menarik, versi fisik game ini dibanderol dengan harga yang relatif murah untuk sebuah game rilisan baru.

Conclusions
Fatal Frame II Crimson Butterfly Remake merupakan sebuah game yang menampilkan nostalgia maupun pengalaman baru bagi para penggemar lama ataupun pendatang baru. Terlepas dari framerate yang sesekali terasa menurun di base PS5, pengalaman horor yang terasa sangat familiar ditampilkan kembali di sini, walau akan terasa lebih baik jika game ini menampilkan lokasi-lokasi yang lebih dibuat terasa berkembang dibandingkan hanya mendetailkan lokasi di game lawasnya.
+ Design karakter mempertahankan gaya khasnya
+ Camera Obscura terasa lebih mudah dikendalikan
+ Kontrol karakter terasa jauh berkembang
+ Masih menampilkan suasana horor yang menjadi ciri khas seri Fatal Frame
- Sistem stealth terasa dipaksakan di beberapa bagian
- Animasi saat menggandeng tangan Mayu terkadang mengganggu gerakan karakter

![[Review] ICARUS: Console Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Icarus-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Mega Man Star Force Legacy Collection](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Mega-Man-Star-Force-Legacy-Collection-Review-Banner-115x115.jpg)
![[Review] I Am Jesus Christ](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/I-Am-Jesus-Christ-Banner-200x250.jpg)

![[Review] ICARUS: Console Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Icarus-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Island of Hearts](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Island-of-Hearts-Review-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Mega Man Star Force Legacy Collection](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Mega-Man-Star-Force-Legacy-Collection-Review-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Legacy of Kain: Ascendance](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Legacy-of-Kain-Ascendance-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Ereban: Shadow Legacy](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Ereban-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Darwin’s Paradox!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Darwins-Paradox-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Screamer](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Screamer-Banner-200x250.jpg)
![[Review] New Super Lucky’s Tale (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/New-Super-Luckys-Tale-Banner-200x250.jpg)

![[Review] Screamer](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Screamer-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Back to the Dawn (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/back-to-the-dawn-beginners-guide-game-rant-360x240.jpg)
![[Review] I Am Jesus Christ](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/I-Am-Jesus-Christ-Banner-360x240.jpg)