Diablo IV: Lord of Hatred
Blizzard Entertainment
Blizzard Entertainment
28 April 2026
PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series,PC
Action RPG
Dewasa
Digital
Rp 499.000 (Standard)
Rp 874.000 (Age of Hatred)
Rp 1.124.000 (Ultimate)
Semenjak rilis tahun 2023, Diablo IV meninggalkan kesan yang bikin sangat penasaran kepada para pemain setelah menamatkan kisah utama. Kemudian di tahun 2024 rilis expansion pertama Vessel of Hatred dengan melanjutkan petualangan karakter kalian ke propinsi baru bernama Nahantu beserta satu class tambahan yaitu Spiritborn. Dua tahun berlalu, akhirnya expansion kedua Diablo IV, Lord of Hatred rilis di tahun ini, memberikan pengalaman bermain yang dapat dibilang paling lengkap dengan berbagai macam aktivitas dan fitur endgame baru, dan sebagai babak penutup kisah utama yang telah berjalan selama tiga tahun.
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Kisah Lord of Hatred merupakan lanjutan langsung dari akhir expansion Vessel of Hatred, dimana karakter kalian berusaha mengejar dan menghentikan rencana Mephisto untuk mengubah benua Sanctuary menjadi dunia yang penuh dengan kegelapan dan kebencian, dimana dia telah menyamar sebagai seorang nabi penyelamat dunia bernama Akarat. Dengan ini kalian mengarungi lautan menuju propinsi Skovos yang memiliki nuansa seperti bangsa Roma dan Yunani kuno. Demi dapat mengalahkan Akarat/Mephisto, kalian harus bekerjasama dengan anaknya, Lilith, yang telah kalian kalahkan sebelumnya di kisah utama Diablo IV.
Sebagai penutup babak dengan durasi kurang lebih 8 jam (tergantung pilihan difficulty yang kalian pilih), Lord of Hatred akan memuaskan para fans yang telah mengikuti kisah Diablo IV semenjak rilis, namun juga akan memberikan kesan akhir yang kontroversial bagi para fans lama seri Diablo. Banyak aksi dan dialog para karakter pendukung di expansion ini bertolak belakang dari sejarah seri game ini, dari semenjak game Diablo pertama, berbagai macam novel dan buku-buku pendukung, hingga kisah utama Diablo IV tersendiri. Bagi kalian yang tidak terlalu peduli akan kisah Diablo tidak akan memiliki masalah, karena kisah Lord of Hatred cukup bagus dan kelam, bahkan untuk standar seri Diablo sendiripun.
Temukan kisah lengkapnya dengan memainkan Diablo IV: Lord of Hatred!
Gameplay
Hal pertama yang akan kalian perhatikan adalah desain propinsi Skovos yang terlihat lebih indah dan cerah dibandingkan dengan Nahantu di expansion Vessel of Hatred, terinspirasi dengan suasana Mediterania yang memiliki iklim tropis lengkap dengan pemandangan pelabuhan tepi laut, hutan belantara hingga gunung berapi. Sambil menjalani kisah utama kalian juga dapat sambil mengambil dan menyelesaikan side quest yang kalian temui baik di kota utama, Temis, atau saat kalian sedang menjelajahi Skovos. Salah satu side quest yang wajib dikerjakan adalah perkenalan fitur memancing, dimana saat kalian selesaikan dapat melakukan memancing ikan di beberapa lokasi tertentu.

Fitur baru lainnya adalah Talisman, yang dapat kalian kenakan seperti equipment namun di beda slot, dimana dapat memberikan efek untuk masing-masing item charm untuk karakter milikmu. Maksimum enam slot charm dapat kalian buka, lengkap dengan set masing-masing dimana memiliki efek tambahan jika kalian mengenakan 2, 3, atau 5 charm dari set yang sama. Ini merupakan salah satu aktifitas endgame baru dimana kalian akan berusaha mengumpulkan set-set talisman yang sesuai dengan build karakter milikmu.
Seperti expansion sebelumnya, Lord of Hatred hadir bersama dua pilihan class baru untuk Diablo IV, yaitu Paladin dan Warlock. Pertama kali diperkenalkan di Diablo II dan versi variasi bernama Crusader di Diablo III, Paladin bukanlah class yang baru namum tetap menarik untuk dimainkan bagi yang senang membersihkan seluruh musuh yang kalian lalui dengan serangan pedang dan perisai penuh dengan efek aura sinar terang mengelilingi karakter milikmu. Di sisi lain, Warlock merupakan class yang benar-benar baru diperkenalkan di seri Diablo, memiliki keahlian untuk memanggil pasukan sendiri untuk membantu menyerang para musuh, terasa lebih seru dibandingkan dengan class Necromancer.

Bersamaan dengan rilisnya Lord of Hatred, fitur skill tree di Diablo IV juga mengalami perubahan yang cukup signifikan, dimana kalian dapat memasang dan mencopot skill point kapan saja tanpa dikenakan biaya, agar para pemain dapat berganti-ganti build seiring dengan equipment yang kalian dapatkan. Hal ini merupakan suatu perbaikan yang bagus, karena memudahkan para pemain untuk mencoba bermacam-macam kombinasi skill yang kalian inginkan tanpa harus takut harus menggunakan biaya gold seperti waktu Diablo IV rilis.
Setelah menamatkan kisah Lord of Hatred, kalian akan diperkenalkan kepada aktifitas endgame bernama War Plans, dimana hal ini sebenarnya bukan hal yang baru, karena kalian akan diminta untuk membuat jalur tersendiri dengan memilih berbagai macam aktifitas endgame yang sudah ada sebelumnya: Nightmare Dungeon, Helltide, Pit dan lainnya. Yang membedakan War Plans adalah kalian tidak perlu mengelilingi peta Sanctuary untuk mengerjakan aktifitas-aktifitas tersebut, cukup kalian pilih di menu War Plan dan otomatis akan di teleport ke aktifitas pilihan tersebut.

Horadric Cube kembali hadir di Diablo IV, kali ini bedanya adalah sebagai fitur crafting item dimana kalian dapat meningkatkan item tingkat rendah menjadi item legendary, melakukan reroll aspect hingga stat tiap item untuk memperkuat equipment dan karakter milikmu. Sudah terbaca bahwa kesibukan kalian sehari-hari memainkan Diablo IV adalah menyelesaikan War Plans untuk mencari Talisman dan bahan-bahan crafting Horadric Cube.

Presentation
Visual
Seperti biasa dengan game-game buatan Blizzard lainnya, saat memainkan kisah utama Lord of Hatred kalian akan dihidangkan dengan banyak cutscene CGI yang sangat indah dan detil, tidak kalah atau bahkan melebihi film-film animasi buatan Hollywood. Selain pemandangan propinsi Skovos yang cukup nyaman di mata, efek skill-skill Paladin dan Warlock terlihat memuaskan di layar tv atau monitor kalian.
Audio
Sama seperti game utama dan Vessel of Hatred, suara para karakter pendukung dan latar belakang musik Diablo IV terdengar sangat unik dan disesuaikan dengan tema dan nuansa game nya, sehingga kalian selalu terbawa suasana saat sedang bermain.

Value
Dengan maksimum level naik menjadi 70, perbaikan skill tree, dan difficulty Torment menjadi Tier 12, War Plans, Horadric Cube dan lainnya membuat banyak sekali aktifitas yang dapat kalian lakukan di Diablo IV saat ini. Sayangnya kalian harus membeli expansion Lord of Hatred terdahulu untuk menikmati segala macam perbaikan dan peningkatan dalam game ini, dimana seharusnya dapat menjadi update fitur yang gratis seperti game-game ARPG pesaing lainnya.
Conclusions
Lord of Hatred menawarkan kisah yang kelam, penuh emosional dari awal hingga akhir, dan cukup memuaskan sebagai babak penutup saga Age of Hatred yang dimulai dari game utama Diablo IV. Dengan hadirnya Paladin dan Warlock sebagai dua class baru, perbaikan fitur skill tree, penambahan aktifitas endgame yang baru, dapat dibilang bahwa Diablo IV: Lord of Hatred merupakan edisi Diablo IV yang paling lengkap.
+ Kisah utama cukup kelam dan memainkan emosi
+ Paladin dan Warlock sangat seru dan menyenangkan
+ Skovos memberikan pemandangan yang memanjakan mata
+ Aktifitas endgame cukup banyak dan nagih
+ Memancing ikan sebagai opsi farming item yang santai
- Kisah Lord of Hatred merubah sejarah seri Diablo secara keseluruhan
- item-item Unique harus di reroll terdahulu untuk mendapatkan stat yang 'sempurna'
- Perbaikan fitur dan penambahan endgame seharusnya tidak dikunci dalam expansion
![[Review] Yerba Buena](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Yerba-Buena-Banner-115x115.jpg)
![[Review] SAVARA](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Savara-Banner-115x115.jpg)
![[Liputan] BONUS LEVEL INDONESIA by Bandai Namco & The Lazy Monday](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260522-WA0041-115x115.jpg)
![[Review] Diablo IV: Lord of Hatred](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/DIA_D4_Helix_First_Party_Resizes_mc_super_hero_textless_stat_enus_3840x2160_RD2_1_JW01-200x250.jpg)
![[Review] Yerba Buena](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Yerba-Buena-Banner-200x250.jpg)
![[Review] SAVARA](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Savara-Banner-200x250.jpg)
![[Liputan] BONUS LEVEL INDONESIA by Bandai Namco & The Lazy Monday](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260522-WA0041-200x250.jpg)
![[Review] Bubsy 4D](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Bubsy-4D-Banner-200x250.jpg)
![[Review] STARBITES](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Starbites-Banner-200x250.jpg)

![[News] Pre-Order untuk Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok Resmi Dibuka!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Granblue-Fantasy-Relink-Endless-Ragnarok-Pre-Order_05-13-26-768x432-1-200x250.jpg)
![[News] Sword of Justice Kolaborasi dengan Juara Dunia Muay Thai Phetjeeja untuk Rayakan Anniversary Setengah Tahun](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Sword-of-Justice-Muay-Thai-Champion-200x250.jpg)
![[Review] Kingdom’s Return: Time-Eating Fruit and the Ancient Monster](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Kingdoms-Return-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Diablo IV: Lord of Hatred](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/DIA_D4_Helix_First_Party_Resizes_mc_super_hero_textless_stat_enus_3840x2160_RD2_1_JW01-360x240.jpg)
![[Review] Screamer](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Screamer-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Ys Memoire: Revelations in Celceta](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Ys-Memoire-Revelations-in-Celceta-Banner-360x240.jpg)
![[News] Sword of Justice Kolaborasi dengan Juara Dunia Muay Thai Phetjeeja untuk Rayakan Anniversary Setengah Tahun](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Sword-of-Justice-Muay-Thai-Champion-360x240.jpg)