Mortal Shell II
Cold Symmetry
Playstack
20 Agustus 2026
PS5, Xbox Series, PC
Action RPG, Soulslike
Dewasa
Blu-ray, Digital
Tahun 2011 Dark Souls menggemparkan dunia video game dengan memperkenalkan permainan action RPG yang cukup berat namun bikin nagih, karena setiap berhasil mengalahkan boss monster yang unik dan kejam memberikan kepuasaan tersendiri dan meningkatkan rasa percaya diri… hingga akhirnya melawan boss monster berikutnya. Tidak sedikit para game developer lain membuat game-game bergenre Soulslike sendiri, beberapa cukup sukses seperti Nioh dan Lies of P, namun tidak sedikit juga yang gagal. Bulan ini hadir Mortal Shell II yang merupakan game sekuel dari game tahun 2020, namun memiliki perombakan jauh baik dari mekanisme dan fitur permainan.
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Kalian adalah seorang protagonis bisu dengan panggilan nama Harbinger, dipanggil oleh suatu entitas yang menamakan dirinya Undermether, yang dipuja oleh para pengikutnya bagai seorang dewi. Mereka menugaskan kalian untuk menjelajahi dua wilayah yang terbagi atas Fainweald di bagian utara dan kerajaan Mammon di bagian selatan, untuk mengambil kembali para “Ovum” yang belum terkorupsi, telur-telur milik sang Undermether yang tersebar di kedua wilayah tersebut.
Sekilas narasi kisah utama Mortal Shell II tidak terasa mirip dengan game-game RPG lain dan juga kurang menggugah seperti rata-rata game Soulslike lainnya, namun beberapa side quest memiliki kisah yang cukup menarik, bahkan ada satu yang sangat lucu saat kalian selesaikan. Tiap Shell juga memiliki kisah masa lalu yang tragis, membuat kalian ingin meningkatkan ikatan semua Shell tersebut.
Temukan kisah lengkapnya dengan memainkan Mortal Shell II!
Gameplay
Bagi kalian yang hendak memainkan Mortal Shell II dan berpikir apakah perlu memainkan atau mengetahui seri sebelumnya terdahulu, jawabannya adalah tidak perlu sama sekali. Walau memakai angka “II” di judulnya, namun kisah dan dunia Mortal Shell II dapat dibilang ‘mandiri’, mirip dengan Dark Souls II dan Lords of the Fallen tahun 2023 lalu. Di game ini kalian akan merasakan campuran dunia open world yang berhubungan ala Elden Ring ditambah dengan mekanisme pertarungan sistem parry dan riposte ala Sekiro: Shadows Die Twice.
Satu hal yang berbeda adalah tidak adanya sistem stamina saat melakukan serangan, menangkis dan menghindari serangan, membuat kalian tidak perlu khawatir untuk melakukan aksi kapan saja tanpa batasan. Ditambah dengan fitur jika Shell yang kalian kenakan “mati”, maka tubuh kalian akan terlempar keluar dan kembali menjadi seorang Harbinger, memiliki kesempatan kedua untuk bertarung. Jika kalian berhasil melakukan beberapa serangan kepada musuh, maka kalian dapat mengenakan Shell milikmu kembali dengan menekan tombol segitiga.

Mirip dengan Bloodborne, kalian mengenakan senjata jarak jauh di tangan kirimu, berguna untuk menembak musuh-musuh yang terbang atau di saat mereka sedang sempoyongan. Jika peluru senjata telah habis dapat kalian isi ulang dengan mengisi bar Resolve milikmu, dengan melakukan aksi searangan melee. Resolve juga digunakan untuk menggunakan skill unik tiap Shell yang tergolong kuat namun terbatas, dan dapat diisi ulang dengan cara yang sama. Dengan ini kalian dapat menggunakan taktik serangan combo melee dan range tanpa henti.
Seperti game Soulslike lainnya, kalian akan memiliki suatu markas atau hub bernama The Marrow Keep, dimana terdapat berbagai macam NPC, seperti Zhirelle yang bertugas sebagai penjaga para Shell dimana kalian dapat meningkatkan ikatan tiap Shell menggunakan item kurs bernama Glimpse, didapat dari membersihkan tiap Beacon (bonfire) dan mengalahkan tiap boss-boss utama. Terdapat juga seorang blacksmith bernama Franz, merchant bernama Merrick, dan beberapa NPC lain. Yang agak berbeda di game ini adalah terdapat seorang NPC bernama Vratko yang memiliki tugas untuk membersihkan telapak kaki kalian tanpa ada efek tambahan semacam buff atau lainnya. Nampaknya ini adalah becandaan para developer Cold Symmetry terhadap game-game Soulsborne dimana banyak NPC wanita yang telanjang kaki, yang banyak dijadikan meme oleh para komunitas gamer.

Berbicara mengenai Beacon, tempat checkpoint yang berfungsi untuk mengisi ulang HP, item healing dan skill Shell, juga memiliki fitur tambahan sebagai dungeon yang harus kalian bersihkan dengan mencapai ke ruangan akhir untuk mengambil Ovum yang ditutupi oleh aura korup. Beberapa beacon tertentu akan membuka jalan ke lokasi dungeon utama bernama Corrupted Gate, dimana ini merupakan tujuan utama permainan kalian. Tiap corrupted gate memiliki beberapa boss monster yang unik dan beragam dari segi desain dan serangan, sehingga memerlukan taktik yang sedikit berbeda namun tidak jauh dari aksi menyerang, dodge dan parry. Beberapa boss memiliki serangan yang bertubi-tubi sehingga kalian harus fokus untuk melakukan parry hingga mereka akhirnya sempoyongan, dan di saat itu kalian dapat memberikan serangan balik dalam beberapa detik.
Bagi para veteran Soulslike yang mungkin merasa game ini terlihat mudah, kalian dapat menaikkan tingkat kesulitan permainan dengan berinteraksi dengan satu NPC di atap Marrow Keep untuk mengubah waktu permainan dari siang menjadi malam. Saat menjadi waktu malam hari jumlah HP tiap musuh dan boss naik sekitar 20%, dan serangan mereka juga menjadi lebih sakit, ditambah juga beberapa lokasi terdapat tambahan musuh. Otomatis item kurs EXP untuk menaikkan level karakter kalian yang dinamakan Gloom juga akan meningkat jumlahnya dari tiap musuh yang kalian kalahkan. Selain itu waktu malam ini akan mempengaruhi beberapa teka-teki yang tidak dapat kalian selesaikan di waktu siang hari, dimana terdapat satu dungeon rahasia dan seorang NPC merchant khusus. Kalian dapat mengubah waktu siang dan malam ini kapan saja kalian inginkan, berguna di saat kalian ingin farming EXP karakter dan Tarstones.

Tarstones juga merupakan fitur baru di Mortal Shell II, puluhan item aksesoris yang memiliki sinergi kepada skill Shell yang kalian kenakan, serangan melee dan range, dibagi menjadi 4 kategori utama: support, combat, infusion, dan abilities. Tiap Tarstone memiliki tiga level yang dapat kalian buka dengan mendapatkan EXP dari membunuh para musuh, didapat dari dungeon atau boss tertentu. Dengan maksimum sepuluh slot tersedia, kalian dapat membangun Shell favorit menjadi lebih kuat dengan kombinasi antara skill, senjata melee dan range, dan Tarstones yang sesuai.
Tiap Shell juga memiliki keunikan masing-masing, contoh Eredrim dan Gragu yang lebih mendekati class tank dengan skill-skill yang dapat menahan serangan musuh lebih lama; Tiel yang dapat menghilang untuk menipu musuh atau boss dan memberikan serangan kritikal dari belakang. Dengan total delapan Shell, delapan senjata melee, dan delapan senjata range, kalian dapat mengeksplorasi kombinasi tiap Shell dan senjata-senjata kapan saja sehingga tidak merasa bosan. Tiap Shell juga memiliki skill-skill yang dapat kalian reset kapanpun untuk mengoptimalkan build Shell yang kalian sukai.

Peta Mortal Shell II dapat dibilang tidak terlalu besar tapi cukup padat, dengan berbagai macam lokasi yang berhubungan satu dengan lain. Setelah berhasil mengembalikan enam Ovum, kalian akan diberikan suatu item yang akan membuka fitur fast travel antar Beacon. Hal ini cukup membuat permainan menjadi cukup nyaman, dimana terkadang kalian baru menemukan satu Beacon baru tapi hendak mengecek dungeon atau lokasi lain dekat Beacon sebelumnya tanpa harus berlari kembali. Para musuh juga cukup beragam dari jenis dan serangan, membuat kalian harus selalu siap siaga saat memasuki lokasi baru, khususnya jika kalian menggunakan waktu malam.
Jika membahas kekurangan dari pengalaman saya bermain hingga tamat adalah mayoritas dungeon cukup singkat dan memiliki teka-teki yang sederhana, dan bahkan ada satu corrupted gate yang menurut saya sangat pendek, padahal seharusnya menjadi ‘menu utama’ dari game ini. Untuk beberapa jam awal kalian akan merasa seru tiap memasuki dungeon baru, namun setelah lebih dari 10 dungeon/beacon akan terlihat hampir mirip, dan kembali lagi, sangat singkat dan mudah untuk diselesaikan. Mungkin karena game ini didesain untuk dimainkan ulang kembali setelah tamat melalui new game plus, sehingga pihak developer tidak terlalu fokus untuk membuat tiap dungeon sangat unik dan menantang.

Presentation
Visual
Desain dan atmosfir tiap lokasi Mortal Shell II terlihat unik dan beragam, dengan mudah kalian mengetahui perpindahan dari satu lokasi ke lokasi lainnya hanya dengan melihat pemandangan sekitar yang penuh dengan flora, reruntuhan bangunan, aura korupsi lengkap dengan para musuh yang berkeliaran. Sayangnya game ini tidak memiliki fitur Photo Mode, karena beberapa pemandangan tersebut cukup bagus untuk diabadikan sebagai wallpaper. Animasi serangan baik karakter kalian dan musuh juga terlihat indah dan memanjakan mata, apalagi jika kalian berhasil melakukan aksi parry secara berturut-turut. Desain tiap Shell juga cukup detil dan unik, membuat kalian ingin mengkoleksi semua dan berganti-ganti demi memperhatikan gerakan dan gaya serangan masing-masing.
Audio
Untuk suara dan ambient game cukup sesuai dengan tema dan atmosfir game, namun tidak ada yang terlalu mengesankan, hingga lagu-lagu tiap boss utama pun.

Value
Sebagai game Soulslike single player, Mortal Shell II tidak terlalu sulit untuk mendapatkan trofi Platinum, namun beberapa trofi adalah missable dan memiliki bug, sehingga para trophy hunter sebaiknya mencari tahu guide terdahulu sebelum memainkan. Untuk saat ini belum ada informasi mengenai DLC atau Expansion, tapi game ini sangat potensial untuk mendapatkan konten tambahan kedepannya.
Conclusions
Pihak developer Cold Symmetry nampaknya mendengarkan saran dan kritik para pemain Mortal Shell pertama, dan membuat game sekuel menjadi suatu game yang baru dan berbeda, dengan sistem pertarungan yang lebih cepat, open world yang menarik untuk dijelajahi, dan dapat variasi membangun para Shell menjadi class-class yang kuat dan unik. Bagi para fans genre Soulslike dapat memberikan kesempatan kedua terhadap game ini, tanpa perlu memainkan seri sebelumnya terdahulu.
+ Peningkatan kualitas yang sangat jauh dari seri sebelumnya
+ Delapan Shell unik dengan banyak variasi build
+ Para musuh dan boss yang beragam
+ Dunia open world yang padat
+ Tidak adanya fitur stamina membuat sistem pertarungan menjadi lebih agresif
- Kisah narasi tidak menggugah
- Mayoritas dungeon terlalu singkat dan sederhana
- Beberapa masalah framerate atau patah-patah
- Bug minor dengan solusi restart game
![[Review] Starsand Island](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Starsand-Island-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Panzer Knights: Commander’s Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Panzer-Knights-Banner-115x115.jpg)
![[Review] The Lord of the Rings: War in the Northâ„¢ – Legacy Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/LOTR-War-of-North-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Mortal Shell II](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Mortal-Shell-II-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Lou’s Lagoon](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Lous-Lagoon-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Starsand Island](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Starsand-Island-Banner-200x250.jpg)
![[Recap] Gamescom 2026 – Opening Night Live](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Gamescom-2026-Opening-Night-Live-200x250.jpg)
![[Review] Panzer Knights: Commander’s Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Panzer-Knights-Banner-200x250.jpg)
![[Review] The Lord of the Rings: War in the Northâ„¢ – Legacy Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/LOTR-War-of-North-Banner-200x250.jpg)
![[Review] ReStory](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/ReStory-Banner-200x250.jpg)
![[News] 2K Rilis Paket Lengkap Mafia: The Omertà Collection](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Mafia-The-Omerta-Collection-Banner-200x250.jpg)

![[Review] Duskfade](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/07/Duskfade-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Mortal Shell II](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Mortal-Shell-II-Banner-360x240.jpg)
![[Recap] Gamescom 2026 – Opening Night Live](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Gamescom-2026-Opening-Night-Live-360x240.jpg)
![[News] Selamat Datang di Indonesia, Nintendo!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Nintendo-Indonesia-Website-360x240.jpg)
![[Review] Lou’s Lagoon](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Lous-Lagoon-Banner-360x240.jpg)