STARBITES
IKINAGAMES
NIS America
21 Mei 2026
PS5, Xbox Series, Switch, Switch 2, PC
Turn-based RPG
Remaja
Blu-ray, Cartridge, Digital
3.7 GB
US$49.99
Sejak jaman dulu, tema luar angkasa seringkali diangkat menjadi semesta dalam video game. Tema ini punya penggemar fanatiknya sendiri hingga beberapa judul JRPG pun mengadaptasinya sebagai tema utama. Sebut saja Star Ocean, Xenosaga, Phantasy Star Online hingga Rogue Galaxy, adalah judul-judul yang mengangkat tema menjelajahi planet di tata surya.
IKINAGAMES, studio developer asal Korea Selatan, mencoba peruntungannya di ranah tersebut dengan menciptakan sebuah Turn-based RPG berjudul STARBITES. Pertama kali diumumkan pada tahun 2022 dan sempat mengalami beberapa kali penundaan, akhirnya game ini dirilis secara global pada 21 Mei 2026 untuk platform gaming modern.
Apakah game RPG bertema luar angkasa ini bisa sesukses para pendahulunya?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
STARBITES mengambil latar tempat di sebuah planet bernama Bitter. Planet ini dulunya dikenal sebagai tempat perlindungan bagi para pengembara dan perintis antarbintang. Namun, kini planet tersebut dipenuhi dengan puing-puing yang ditinggalkan pasca peperangan antarbintang, meninggalkan seluruh daratan tandus dan tak layak huni.
Dengan sedikit pilihan untuk menetap di tempat lain, sebagian besar penduduk Bitter yang tersisa, baik itu para penjahat, buronan, dan pembuat onar, telah berkumpul di kota Delight, satu-satunya kota yang tersisa di planet itu. Di antara banyak penduduk kota itu ada seorang wanita muda bernama Lukida, yang bertekad untuk melepaskan diri dari planet Bitter dan gurun pasirnya untuk selamanya. Namun, dalam mengejar keinginannya untuk mencapai bintang-bintang, ia akan mengungkap rahasia tentang planet itu yang berpotensi mengubah hidupnya selamanya.
Mampukah Lukida lepas dari planet Bitter?
Temukan kisah penyesalan, balas dendam, dan pengampunan saat Anda mengungkap misteri Bitter dengan memainkan STARBITES!

Gameplay
STARBITES adalah sebuah IP RPG baru dari developer IKINAGAMES yang diterbitkan oleh publisher NIS America. Anda akan menjelajahi planet gurun bernama Bitter sebagai Lukida, seorang wanita muda yang akan melakukan apa pun demi meninggalkan planet tersebut. Sayangnya, karena punya hutang yang besar dan nasib buruk tampaknya selalu menjadi momok untuk menjadi penghambatnya.
STARBITES menampilkan Motorbots, mecha yang dibangun untuk berbagai tujuan. Pemain akan melengkapi Motorbots mereka untuk pertempuran berbasis giliran, menggunakan fitur-fitur seperti Driver’s High, Break, dan keterampilan pendukung untuk menaklukkan musuh.
Berikut kami bahas aspek gameplay selengkapnya:

Exploration
Serupa dengan formula JRPG pada umumnya, Anda akan melakukan eksplorasi untuk menjelajahi field, dungeon dan kota, sambil mencari peti harta karun dan jalan menuju objektif. Terkadang ada teka-teki yang harus Anda pecahkan untuk memajukan cerita, namun semuanya terbilang sederhana seperti pencarian saklar atau rute yang benar.
Selain misi utama, Anda juga bisa mengambil misi sampingan dengan berbicara pada NPC. Misi-misinya sendiri tergolong cukup mudah untuk diselesaikan karena sebagian besar hanyalah fetch quest yang sudah sering kami temui dalam game sejenisnya. Secara keseluruhan, sesi eksplorasinya kurang istimewa dan biasa saja.
Battle System
Sistem pertarungan dalam game ini menggunakan mekanik Turn-based tradisional, di mana Anda akan memilih perintah untuk tiap karakternya saat gilirannya tiba. Jika Anda terbiasa memainkan game seperti Dragon Quest dan sejenisnya, mungkin Anda akan lebih cepat beradaptasi dengan mekanisme pertarungannya.
Tim Anda maksimal berisikan tiga orang dan masing-masing bisa membawa satu karakter pendukung di belakangnya. Sistem Turn-based-nya sendiri cukup sederhana ala Dragon Quest, di mana tiap karakter punya jenis perintah untuk menyerang, skill, item, bertahan dan tentu saja kabur. Jika Anda merasa tempo pertarungan default-nya agak lambat, Anda bisa meningkatkan kecepatan pertarungannya jadi dua kali lipat sehingga semua animasinya akan lebih cepat dari biasanya.
Di game ini, tiap karakter punya Skill Tree-nya masing-masing yang bisa Anda alokasikan menggunakan poin untuk meningkatkan statistik mereka maupun membuka skill baru. Menariknya, saat pertarungan tiap karakter punya gimmick khusus bernama Driver’s High yang mana jika telah terisi penuh, Anda bisa mengaktifkannya untuk mendapatkan giliran ekstra kapanpun Anda inginkan, bahkan saat giliran musuh sekalipun.
Kendala utamanya justru terletak pada tingkat kesulitannya yang bisa dibilang terlalu mudah sehingga Anda akan merasa kurang tertantang. Jika dalam game Persona, satu kesalahan saja bisa mengakibatkan kekalahan, di game ini justru sebaliknya. Anda bisa memenangkan pertarungan dengan cepat hanya dengan menggunakan skill secara berulang tanpa perlu memperhatikan kelemahan musuh itu sendiri.
Presentation
Visual
Dirilis untuk platform generasi terkini seperti PS5, XBOX Series, Switch 2 dan PC, pada kenyataannya presentasi visual game ini seperti tertinggal tiga generasi ke belakang. Ya, bahkan kami menilai bahwa game-game JRPG di era PS3 pun banyak yang punya visual lebih bagus dari game ini seperti Ni no Kuni, Resonance of Fate atau Lost Odyssey.
Model karakternya terasa kurang dipoles, tekstur lingkungannya terlihat beresolusi rendah dan raut wajahnya tidak ekpresif. Satu-satunya hal positif dari presentasi visualnya adalah ilustrasi karakter yang digambarkan dengan cukup cantik. Bahkan kami merasa, game ini akan jauh lebih atraktif apabila menggunakan teknik cel-shading daripada memaksakan Full 3D dengan kualitas yang tanggung.

Audio
Berbanding terbalik dengan visualnya, presentasi audio game ini cukup diperhatikan oleh developer. Musiknya terasa enak didengar dan mudah diingat. Selain musik, sulih suaranya juga cukup berkualitas, baik dalam Bahasa Inggris maupun Jepang. Para aktornya memerankan para karakternya dengan baik sehingga kepribadian tiap karakter terpancar dalam setiap percakapan.

Value
Dengan kualitas yang ditawarkan, sulit rasanya bagi kami untuk merekomendasikan game ini pada Anda untuk dibeli dengan harga penuh. Cerita yang biasa saja, gameplay yang kurang inovatif, visual yang ketinggalan zaman, dungeon yang repetitif dan eksplorasi yang kurang menarik, membuat game ini sulit untuk bersaing dengan game-game RPG zaman sekarang. Seharusnya, NIS America menyediakan versi demo gratis seperti game-game RPG lainnya agar para calon pembelinya bisa merasakan seperti apa pengalaman bermain game ini.
Conclusions
Di tengah banjirnya RPG berkualitas dalam beberapa tahun terakhir, sulit rasanya bagi STARBITES untuk bersaing atau bahkan hanya sekedar dilirik oleh para penikmat RPG, khususnya JRPG. Tidak ada satu pun aspek yang benar-benar menonjol dari game ini sehingga semuanya terasa tanggung tanpa meninggalkan kesan yang mendalam. Kendati demikian, jika Anda menyukai tema luar angkasa atau robot-robotan, STARBITES mungkin bisa Anda lirik saat sudah diskon nanti.
+ Jajaran karkater yang menyenangkan
+ Mekanik pertarungan mudah dipahami
+ Pertarungan boss yang cukup menantang
+ Musik yang enak didengar
+ Sulih suara cukup solid
- Tingkat kesulitannya tergolong mudah
- Dungeon repetitif
- Visual tertinggal tiga generasi
- Tekstur lingkungan beresolusi rendah
- Raut wajah minim ekspresi




![[News] Pre-Order untuk Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok Resmi Dibuka!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Granblue-Fantasy-Relink-Endless-Ragnarok-Pre-Order_05-13-26-768x432-1-115x115.jpg)
![[Review] Kingdom’s Return: Time-Eating Fruit and the Ancient Monster](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Kingdoms-Return-Banner-115x115.jpg)
![[Review] STARBITES](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Starbites-Banner-200x250.jpg)

![[News] Pre-Order untuk Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok Resmi Dibuka!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Granblue-Fantasy-Relink-Endless-Ragnarok-Pre-Order_05-13-26-768x432-1-200x250.jpg)
![[News] Sword of Justice Kolaborasi dengan Juara Dunia Muay Thai Phetjeeja untuk Rayakan Anniversary Setengah Tahun](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Sword-of-Justice-Muay-Thai-Champion-200x250.jpg)
![[Review] Kingdom’s Return: Time-Eating Fruit and the Ancient Monster](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Kingdoms-Return-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Directive 8020](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Directive-8020-Banner-200x250.jpg)
![[Review] CONSTANCE](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Constance-Banner-200x250.jpg)
![[Review] REANIMAL](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/REANIMAL-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Tides of Tomorrow](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Tides-of-Tomorrow-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Mouse: P.I. For Hire](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/MOUSE-P.I.-for-Hire-Banner-200x250.jpg)
![[Review] STARBITES](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Starbites-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Screamer](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Screamer-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Ys Memoire: Revelations in Celceta](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Ys-Memoire-Revelations-in-Celceta-Banner-360x240.jpg)
![[News] Sword of Justice Kolaborasi dengan Juara Dunia Muay Thai Phetjeeja untuk Rayakan Anniversary Setengah Tahun](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Sword-of-Justice-Muay-Thai-Champion-360x240.jpg)