Rise of the Tomb Raider: 20 Year Celebration
Crystal Dynamics
Aspyr
9 Juni 2026 (Switch 2)
11 Oktober 2016 (PS4)
Switch 2
Action-adventure
Remaja
Game-key Card, Digital
18.5 GB
US$ 29.99
Rise of the Tomb Raider: Definitive Edition merupakan sekuel langsung dari reboot Tomb Raider 2013, yang awalnya meluncur pada 2015 di Xbox 360, Xbox One, dan PC, lalu menyusul ke PlayStation 4 pada 2016. Kini, Aspyr bersama Crystal Dynamics menghadirkan versi port ini ke Nintendo Switch 2 pada 20 Februari 2026. Port ini membawa kembali petualangan ikonik Lara Croft dengan sentuhan modern, menghadirkan pengalaman eksplorasi, survival, dan aksi sinematis yang kini bisa dimainkan secara portable.
Lantas, apa saja fitur dan pengalaman baru yang ditawarkan pada versi portable Nintendo generasi terbaru kali ini?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Kisah Rise of the Tomb Raider dimulai tak lama setelah peristiwa di Yamatai. Lara Croft, yang kini lebih dewasa dan berpengalaman, masih dihantui oleh trauma sekaligus keyakinan baru akan dunia yang penuh misteri. Dorongan untuk membuktikan kebenaran tentang kehidupan abadi membawanya ke Siberia, di mana legenda tentang kota tersembunyi bernama Kitezh menjadi pusat pencarian.
Di awal permainan, kita melihat Lara berusaha menelusuri jejak ayahnya yang pernah terobsesi dengan rahasia keabadian. Konflik internal Lara terasa lebih kuat di sini: ia bukan lagi sekadar bertahan hidup, melainkan berusaha menegaskan identitasnya sebagai penjelajah yang berani menghadapi warisan keluarga. Namun, pencarian ini tidak berjalan mulus. Organisasi rahasia bernama Trinity muncul sebagai antagonis utama, dengan ambisi menguasai rahasia keabadian demi kekuatan politik dan militer.
Pertengahan cerita membawa Lara semakin dalam ke wilayah Siberia yang keras. Ia bertemu dengan suku Remnant, kelompok penduduk lokal yang berjuang mempertahankan tanah mereka dari invasi Trinity. Hubungan Lara dengan mereka memperlihatkan sisi kemanusiaan yang lebih matang, sekaligus menegaskan bahwa perjuangannya bukan hanya tentang membuktikan teori ayahnya, tetapi juga melindungi orang-orang yang terancam.
Konflik pribadi dan eksternal berjalan beriringan: Lara harus menghadapi keraguan atas obsesi ayahnya, sembari melawan musuh yang jauh lebih terorganisir dan brutal. Hingga titik pertengahan, narasi menempatkan Lara dalam posisi sulit—antara melanjutkan pencarian yang berisiko menghancurkan dirinya, atau menerima bahwa kebenaran mungkin tidak sepadan dengan pengorbanan.
Akankah Lara akan berhasil mencapai tujuannya? Temukan jawabannya dengan memainkan Rise of The Tomb Raider Definitive Edition di Nintendo Switch 2!

Gameplay
Adventure
Eksplorasi dalam Rise of the Tomb Raider terasa jauh lebih luas dan ambisius dibandingkan pendahulunya. Kali ini, Lara tidak lagi terjebak di satu pulau, melainkan menjelajahi hamparan Siberia yang dingin dan penuh misteri. Level design semi-open world diperluas dengan area yang lebih beragam: lembah bersalju, gua es yang berkilau, reruntuhan kuno yang terkubur di bawah tanah, hingga hutan taiga yang liar. Setiap lokasi menghadirkan atmosfer yang berbeda, menekankan betapa kerasnya lingkungan yang harus ditaklukkan.

Eksplorasi bukan sekadar berpindah dari titik A ke titik B, melainkan sebuah pengalaman penuh penemuan. Collectible berupa dokumen, relic, mural, dan jurnal tersebar di setiap sudut, memperkaya lore tentang suku Remnant dan rahasia kota Kitezh. Puzzle lingkungan kembali menjadi elemen penting, namun kini lebih kompleks: Anda harus memanfaatkan mekanisme fisik seperti katrol, es yang bisa dihancurkan, serta api untuk membuka jalur tersembunyi. Ada pula Challenge Tombs yang dirancang sebagai ruang puzzle mandiri dengan reward unik, mendorong Anda untuk benar-benar menjelajahi setiap area.

Atmosfer Siberia yang dingin membuat eksplorasi terasa lebih menantang. Suara angin yang menusuk, jejak kaki di salju, dan pencahayaan dinamis menambah kesan realistis. Setiap keberhasilan memecahkan teka-teki atau menemukan jalur rahasia menghadirkan kepuasan tersendiri, seolah Anda benar-benar menjadi arkeolog yang mengungkap misteri bersejarah
Combat
Pertarungan dalam Rise of the Tomb Raider berkembang jauh lebih kompleks dibandingkan reboot sebelumnya. Lara kini memiliki lebih banyak opsi taktis, memadukan stealth yang halus dengan aksi frontal yang brutal. Busur tetap menjadi senjata ikonik, namun kini hadir dengan variasi panah khusus: panah api, panah racun, hingga panah ledak, yang masing-masing membuka strategi berbeda. Pendekatan diam-diam terasa lebih rewarding, karena sistem AI musuh lebih cerdas—mereka bisa menyelidiki suara, mencari jejak, dan bekerja dalam kelompok untuk mengepung Anda.

Sistem cover juga lebih dinamis, memungkinkan Lara berpindah dengan mulus di antara rintangan, sementara senjata api seperti pistol, shotgun, dan rifle dapat di-upgrade dengan komponen yang ditemukan dari eksplorasi. Upgrade ini tidak hanya meningkatkan damage, tetapi juga menambah variasi gaya bermain, misalnya menambahkan silencer untuk stealth atau magazine lebih besar untuk pertempuran terbuka.
Pertarungan jarak dekat kini lebih brutal dan sinematis. Lara dapat melakukan eksekusi stealth dengan pisau atau kapak, menekankan sisi survival yang semakin matang. Animasi eksekusi dibuat detail, memperlihatkan Lara sebagai pejuang yang tidak lagi ragu menghadapi musuh secara langsung.

Musuh yang dihadapi pun lebih beragam. Selain pasukan Trinity yang terlatih dengan senjata modern, Lara juga harus menghadapi binatang liar seperti beruang grizzly, harimau salju, dan serigala yang menyerang secara agresif. Pertarungan melawan binatang ini menambah variasi ancaman, sekaligus menekankan bahwa lingkungan Siberia sendiri adalah musuh yang harus ditaklukkan.
Lingkungan memainkan peran penting dalam combat. Anda bisa memanfaatkan jebakan alami, seperti menjatuhkan es dari atas gua atau menyalakan minyak untuk menciptakan ledakan. Kombinasi ini membuat setiap pertempuran terasa dinamis, menuntut Anda untuk berpikir cepat, beradaptasi, dan memanfaatkan kondisi sekitar.
Dengan semua elemen ini, combat di Rise of the Tomb Raider bukan sekadar aksi tembak-menembak, melainkan sebuah pengalaman survival yang menegangkan, di mana setiap keputusan—apakah memilih stealth atau frontal—akan menentukan jalannya pertempuran.
Story Mission
Misi utama dalam Rise of the Tomb Raider dirancang untuk menyeimbangkan antara narasi sinematis dan kebebasan eksplorasi. Setiap misi membawa Lara semakin dekat dengan rahasia kota Kitezh, namun jalannya penuh rintangan berupa markas Trinity, lingkungan berbahaya, dan puzzle kuno yang harus dipecahkan. Struktur misi terasa lebih variatif dibandingkan reboot sebelumnya: ada misi infiltrasi markas musuh, penyelamatan sekutu, hingga investigasi artefak yang tersembunyi di dalam gua es.

Puzzle menjadi elemen yang lebih menonjol. Tidak hanya sekadar membuka jalur, tetapi juga menuntut Anda untuk memahami mekanisme kuno yang kompleks. Challenge Tombs hadir sebagai konten opsional yang memperdalam aspek puzzle solving. Setiap tomb memiliki tema unik—misalnya mekanisme air yang harus diatur untuk membuka pintu, atau sistem katrol yang mengandalkan fisika lingkungan. Reward dari tomb ini bukan sekadar collectible, melainkan skill point dan equipment baru yang memperkuat Lara, sehingga eksplorasi terasa benar-benar bermanfaat.
Selain puzzle lingkungan, misi juga sering menuntut Anda untuk memanfaatkan kondisi sekitar. Misalnya, menggunakan panah tali untuk menciptakan jalur baru, menyalakan api untuk membuka mekanisme kayu beku, atau menghancurkan es untuk mengakses area tersembunyi. Kombinasi ini membuat setiap misi terasa seperti rangkaian tantangan yang menuntut kreativitas Anda.
Skill Point
Sistem progresi berbasis skill point dalam Rise of the Tomb Raider menjadi fondasi penting yang menegaskan perkembangan Lara sebagai seorang penjelajah sekaligus survivor. Setiap aksi yang dilakukan, mulai dari mengalahkan musuh, menemukan collectible, menyelesaikan puzzle, hingga berburu binatang liar, akan memberikan XP yang kemudian dapat digunakan untuk membuka beragam kemampuan baru. Progresi ini terbagi dalam tiga jalur utama: Survivor, Hunter, dan Brawler. Survivor berfokus pada eksplorasi dan pengelolaan sumber daya, Hunter memperkuat kemampuan tempur jarak jauh serta strategi stealth, sementara Brawler menekankan pertarungan jarak dekat dengan eksekusi brutal dan daya tahan fisik yang lebih tinggi. Perkembangan ini terasa nyata karena Lara yang awalnya masih belajar bertahan hidup perlahan berubah menjadi pejuang tangguh dengan kemampuan yang semakin kompleks, dan Anda dapat menyesuaikan gaya bermain sesuai preferensi pribadi.
Aspek survival menjadi inti atmosfer permainan. Lara harus mengelola sumber daya yang terbatas, seperti amunisi, bahan crafting, dan makanan, sembari menghadapi kerasnya lingkungan Siberia. Sistem crafting diperluas sehingga Anda dapat membuat panah racun dari tanaman, bom molotov dari botol, atau perangkap dari bahan alami. Kondisi alam yang ekstrem, seperti badai salju yang membatasi jarak pandang, gua es yang berbahaya, dan serangan binatang liar yang tidak terduga, menambah lapisan ketegangan dalam setiap eksplorasi. Survival di sini bukan sekadar mekanik gameplay, melainkan juga bagian dari narasi emosional. Lara digambarkan harus menghadapi rasa lapar, rasa sakit, dan trauma kehilangan, yang divisualisasikan melalui cutscene maupun interaksi dengan karakter lain. Semua elemen ini membuat perjalanan Lara terasa lebih manusiawi, memperlihatkan transformasi dari survivor muda menjadi penjelajah berpengalaman yang berani menghadapi dunia penuh misteri.

Presentation
Visual
Visual dalam Rise of the Tomb Raider menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan reboot sebelumnya. Lingkungan Siberia digambarkan dengan detail yang menakjubkan: hamparan salju yang realistis, pencahayaan dinamis yang berubah sesuai waktu, serta tekstur gua es yang berkilau menghadirkan atmosfer dingin yang benar-benar terasa. Port ke Switch 2 berhasil mempertahankan kualitas visual dengan dukungan resolusi lebih tinggi dan frame rate stabil, sehingga pengalaman bermain terasa sinematis meski dalam format portable. Efek partikel seperti salju yang beterbangan, kabut tipis di hutan taiga, dan pantulan cahaya di permukaan es memperkuat kesan imersif, membuat setiap langkah Lara terasa nyata. Animasi karakter juga lebih halus, memperlihatkan ekspresi wajah yang emosional dan gerakan tubuh yang responsif terhadap kondisi lingkungan.
Audio
Audio memainkan peran besar dalam membangun atmosfer. Suara angin yang menusuk, gemuruh badai salju, dan raungan binatang liar menambah ketegangan dalam eksplorasi. Musik latar yang digubah oleh Bobby Tahouri menghadirkan nuansa epik sekaligus intim, menekankan momen-momen penting dalam narasi. Ketika Lara menghadapi pertempuran sengit, musik meningkat dengan intensitas dramatis, sementara dalam momen eksplorasi sunyi, alunan musik minimalis memberi ruang bagi Anda untuk merasakan kesendirian Lara di dunia yang keras. Voice acting Camilla Luddington kembali menjadi sorotan, dengan performa yang lebih matang dan emosional, memperlihatkan Lara sebagai karakter yang berkembang dari survivor muda menjadi penjelajah berpengalaman.
Value
Nilai yang ditawarkan Rise of the Tomb Raider di Switch 2 terasa sepadan dengan harga rilisnya. Dengan banderol sekitar $29.99, Anda mendapatkan sebuah pengalaman aksi-petualangan yang panjang, penuh konten, dan kaya akan detail. Kampanye utama sendiri bisa memakan waktu belasan jam, namun kekuatan sejati game ini terletak pada konten tambahan yang mendorong replayability. Challenge Tombs yang tersebar di berbagai lokasi menghadirkan puzzle unik dengan reward signifikan, sementara collectible berupa dokumen, relic, dan mural memperkaya lore dunia serta memberi alasan kuat untuk kembali menjelajahi area yang sudah pernah dikunjungi.
Selain itu, sistem progresi berbasis skill point dan crafting membuka kemungkinan gaya bermain yang berbeda di setiap playthrough. Anda yang lebih menyukai stealth bisa fokus pada pengembangan Hunter, sementara mereka yang ingin bermain agresif dapat memperkuat jalur Brawler. Variasi ini membuat setiap perjalanan terasa personal, seolah Lara berkembang sesuai pilihan Anda.
Replayability juga diperkuat oleh mode tambahan seperti Expeditions, yang memungkinkan Anda mengulang misi dengan modifikasi tertentu, termasuk tantangan waktu atau kondisi khusus. Mode ini menambah lapisan kompetitif sekaligus memberi alasan untuk terus kembali setelah menyelesaikan kampanye utama.
Port ke Switch 2 sendiri menghadirkan nilai tambah berupa fleksibilitas. Kemampuan memainkan game dengan kualitas visual konsol di perangkat portable menjadikan pengalaman ini lebih praktis, terutama bagi Anda yang ingin menikmati petualangan panjang Lara tanpa terikat pada layar televisi. Dengan kombinasi narasi sinematis, gameplay mendalam, dan konten tambahan yang melimpah, Rise of the Tomb Raider di Switch 2 menawarkan value yang solid sekaligus replayability tinggi, menjadikannya salah satu port yang layak dimiliki oleh penggemar aksi-petualangan.
Conclusions
Rise of the Tomb Raider di Switch 2 berhasil menghadirkan pengalaman aksi-petualangan yang lebih matang dibandingkan pendahulunya, dengan narasi emosional, gameplay yang variatif, serta atmosfer Siberia yang dingin dan penuh misteri. Port ini tidak hanya mempertahankan kualitas sinematis dari versi konsol, tetapi juga menambahkan fleksibilitas bermain secara portable, menjadikannya sebuah edisi yang solid dan layak dimiliki oleh penggemar Lara Croft maupun pencinta genre aksi-survival.
+ Cerita emosional yang kuat, menampilkan transformasi Lara dari arkeolog muda menjadi survivor tangguh.
+ Gameplay seimbang antara eksplorasi, combat, puzzle, dan survival.
+ Sistem skill point memberi rasa progres nyata dan fleksibilitas gaya bermain.
+ Visual atmosferik dengan pencahayaan dramatis dan detail lingkungan yang tetap memukau di Switch 2.
+ Audio berkualitas tinggi, voice acting Lara terasa autentik dan penuh emosi.
+ Portabilitas Switch 2 memungkinkan pengalaman sinematis dimainkan di mana saja.
+ Konten lengkap sama dengan versi PS5 dan PC, tanpa pengurangan misi atau fitur.
+ Atmosfer survival yang kuat, membuat Anda benar-benar merasakan ketegangan dan perjuangan Lara.
- Visual lebih sederhana dibandingkan PS5/PC, dengan resolusi dinamis yang kadang menurun.
- Frame rate tidak selalu stabil, terutama di area dengan banyak efek visual.
- Loading antar cutscene sedikit lebih lama dibandingkan versi konsol lain.
- Puzzle lingkungan kadang terasa repetitif setelah beberapa jam bermain.
- Tidak ada konten baru dibandingkan versi Definitive Edition sebelumnya, hanya port teknis.
- Keterbatasan teknis Switch 2 membuat pengalaman sinematis sedikit berkurang dibandingkan platform lain.
![[Review] eFootballâ„¢ Kick-Off!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/eFootball-Kickoff-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Necrophosis: Full Consciousness](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Necrophosis-Banner-115x115.jpg)
![[Review] NBA THE RUN](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/NBA-THE-RUN-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Rise of the Tomb Raider: 20 Year Celebrations (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/1-200x250.jpg)
![[News] Genshin Impact versi Candra VIII akan Segera Hadir](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Key-Art_EN-200x250.jpg)

![[News] Cygames Lepas Demo Gratis Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Granblue-Fantasy-Relink-Endless-Ragnarok-Demo-Banner-200x250.jpg)
![[News] Rockstar Games Berikan Upgrade Gratis Grand Theft Auto V versi PS5 & Xbox Series](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/GTA-V-Free-Upgrade-200x250.jpg)
![[News] Final Fantasy Tactics: The Ivalice Chronicles Lepas Update Besar Versi 1.5.0](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Final-Fantasy-Tactics-The-Ivalice-Chronicles-Update-1.5.0-200x250.jpg)
![[News] ATLUS Umumkan Pengisi Suara Persona 4 Revival](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Persona-4-Revival-Banner-200x250.jpg)
![[Review] eFootballâ„¢ Kick-Off!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/eFootball-Kickoff-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Necrophosis: Full Consciousness](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Necrophosis-Banner-200x250.jpg)
![[Review] NBA THE RUN](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/NBA-THE-RUN-Banner-200x250.jpg)
![[News] Genshin Impact versi Candra VIII akan Segera Hadir](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Key-Art_EN-360x240.jpg)
![[News] Rockstar Games Berikan Upgrade Gratis Grand Theft Auto V versi PS5 & Xbox Series](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/GTA-V-Free-Upgrade-360x240.jpg)
![[Review] Rise of the Tomb Raider: 20 Year Celebrations (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/1-360x240.jpg)
![[Recap] Summer Game Fest 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Summer-Game-Fest-2026-Banner-360x240.jpg)