DEAD OR ALIVE 6 Last Round
Team NINJA
Koei Tecmo
25 Juni 2026
PS5, Xbox Series, PC
3D Fighting
Remaja
Digital
38.65 GB
Rp 586.000
Sebagai salah satu IP andalan milik Koei Tecmo, DEAD OR ALIVE memang punya posisi yang cukup unik di industri video game. Lahir dengan identitasnya sebagai game fighting, IP ini justru lebih dikenal lewat genre lain seperti olahraga dan simulasi kencan, berkat kesuksesan seri spin-off DEAD OR ALIVE Xtreme. Tak heran jika banyak gamer yang meragukan kualitas DEAD OR ALIVE sebagai game fighting hingga akhirnya mereka kalah bersaing dengan judul-judul lainnya untuk masuk ke daftar game yang dipertandingkan di acara sebesar EVO.
Enam tahun sejak meredupnya popularitas DEAD OR ALIVE 6, tahun ini Koei Tecmo mengumumkan bahwa mereka tengah meracik proyek game fighting baru untuk DEAD OR ALIVE. Namun, sebelum beralih ke seri terbaru, Koei Tecmo merilis ulang seri ke-6 dengan tajuk Last Round untuk platform generasi terkini seperti PS5, Xbox Series dan PC.
Apa saja hal baru yang ditawarkan dalam DEAD OR ALIVE 6 Last Round?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Setelah insiden yang terjadi di turnamen Dead or Alive 5, Kasumi, pewaris klan ninja legendaris Mugen Tenshin, memutuskan untuk pensiun dan tinggal diam-diam di sebuah desa pegunungan. Sementara itu, presiden DOATEC yang baru, Helena Douglas, terlibat dalam sebuah insiden baru yang melibatkan seorang ilmuwan jenius bernama NiCO, yang tengah menyusun rencana jahat. Kasumi pun menulis surat pada ibunya dengan penuh keraguan. Ia menyatakan bahwa tugasnya sebagai seorang ninja masih belum selesai.
Insiden apa yang sebenarnya tengah terjadi?
Mampukah Kasumi menghentikannya?
Temukan jawabannya dengan memainkan DEAD OR ALIVE 6 Last Round!
Gameplay
DEAD OR ALIVE 6 adalah game fighting 3D yang dikembangkan oleh developer Team Ninja dan dipublikasikan oleh KOEI TECMO. Game ini pertama kali dirilis tahun 2019 untuk PS4, Xbox One dan PC. Sementara DEAD OR ALIVE 6 Last Round (DOA6LR) merupakan versi upgrade Next-Gen dari game tersebut dan hanya rilis di PS5, Xbox Series X|S dan PC. Jadi PS4 dan Xbox One sudah tidak mendapatkan versi Last Round ini. Selain itu, bagi para pemilik game fisik/digital dari versi PS4/Xbox One, tidak ada opsi upgrade ke versi PS5/Xbox Series, sehingga Anda tetap harus membelinya ulang secara terpisah.
Berikut kami bahas aspek gameplay selengkapnya:
Game Modes
DOA6LR hadir dengan mode permainan yang hampir sama persis dengan versi vanilanya di PS4 dulu, mulai dari Story Mode, DOA Quest, Fight, Training, Online, DOA Central dan Leaderboards.
Story Mode: Mode cerita kembali hadir dalam game ini dan masih sama persis dengan versi vanilanya. Masih menggunakan konsep serupa, Anda akan mengendalikan karakter sesuai skenario cerita yang telah terbagi atas chapter-chapter. Timeline ceritanya sendiri sudah disusun secara sistematis yang membuat Anda lebih mudah mengakses atau memahaminya.
Sayangnya, masih terdapat banyak plot hole dan pembagian ceritanya sendiri tidak berimbang, di mana ada beberapa karakter yang mendapat porsi cerita lebih banyak, sementara karakter lainnya hanya satu atau dua potong cerita saja. Tidak ada tambahan cerita, tidak ada sudut pandang baru, bahkan tidak ada ending baru.
DOA Quest: Mode yang berisikan tantangan ini menyediakan beragam misi dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Jenis objektifnya pun terbilang variatif dan tidak hanya berfokus mengalahkan lawan saja, seperti harus menghasilkan damage sebesar angka yang tertera dalam satu rangkaian kombo, melakukan gerakan tertentu atau harus menumbangkan lawan dalam batasan waktu. Dan jika Anda mengalami kesulitan saat menyelesaikannya, tersedia opsi tutorial yang akan mengajarkan Anda cara menyelesaikannya.
Jika berhasil menyelesaikan seluruh misinya, akan ada hadiah yang pantas, seperti kostum, aksesoris atau poin. Nantinya, poin-poin tersebut bisa Anda gunakan untuk membeli pakaian baru secara offline. Menurut kami, penambahan mode ini menjadi angin segar bagi serial Dead or Alive. Karena selain meningkatkan replayability, ia juga bisa menjadi sarana pembelajaran bagi para pemula maupun veteran. Membuka kostum baru dengan cara seperti ini memberikan rasa kepuasan pada pemain daripada hanya sekedar membelinya dengan uang sungguhan di PlayStation Store / Xbox Store.
DOA Central:Â Sebuah mode pusat hiburan di mana Anda bisa melakukan kustomisasi karakter lewat Wardrobe, menonton video lewat Theater, mengubah musik latar lewat menu Music, membaca ensiklopedia tentang semesta dalam game ini di Library hingga tambahan mode baru, yaitu Photo Mode.
Pada menu Wardrobe, Anda bisa memadupadankan kostum-kostum yang telah Anda dapatkan dengan gaya rambut serta aksesoris idaman untuk mempercantik tampilan karakter. Tersedia tujuh slot untuk masing-masing karakter sebagai wadah kustomisasi pemain.
Beberapa kostum bisa Anda buka melalui mode permainan dalam game, namun ada pula jenis kostum berbayar yang membutuhkan uang sungguhan untuk bisa dibuka melalui PlayStation Store/Xbox Store. Sebelum membeli kostum-kostum dalam game, Anda harus membukanya terlebih dahulu dengan mengumpulkan sumber daya bernama Pattern yang bisa Anda dapatkan dengan memainkan beragam mode seperti DOA Quest, Arcade, Time Attack atau Survival. Menariknya, di versi Last Round, jumlah perolehan Pattern meningkat drastis dan jumlah koin yang Anda butuhkan untuk membuka kostum pun diturunkan jauh dari versi vanila sehingga membuka kostum karakter kini tidak terasa grindy.
![]()
Mode baru yang diperkenalkan dalam versi Last Round ini adalah Photo Mode. Mode ini memungkinkan Anda untuk menempatkan karakter sesuai selera, mengubah adegan, memodifikasi ekspresi wajah, hingga mengaktifkan detail kerusakan seperti keringat dan kotoran dari sudut mana pun untuk menciptakan momen yang sempurna.
Sayangnya, dari semua mode permainan yang tersedia, Photo Mode menjadi satu-satunya mode yang benar-benar baru. Tidak ada tambahan Tag Team Mode yang sudah 7 tahun dinantikan oleh para veteran DOA.
Characters
DOA6LR menghadirkan total 31 karakter saat peluncurannya. Kasumi, Ayane, Hitomi, Tina, Helena, Leifang, Christie, Momiji, Rachel, Honoka dan Marie Rose tentu saja adalah jajaran wajib yang harus masuk ke dalam roster.
Tidak hanya itu saja, tujuh karakter DLC yang pernah dirilis sebelumnya, yaitu Nyotengu, Phase 4, Momiji, Rachel, Tamaki, Mai dan Kula. Namun, ada sedikit pengecualian yang mungkin bisa membuat Anda mengernyitkan dahi, termasuk kami. Lima karakter DLC pertama yang kami sebutkan sebelumnya, kini bisa langsung Anda mainkan tanpa harus membuka/membeli DLC terlebih dahulu, sementara dua nama terakhir justru kembali dikunci sebagai karakter DLC. Kabar buruknya, jika Anda pernah membeli karakter DLC Mai dan Kula di versi vanila dulu, sayangnya game ini tidak bisa men-transfer DLC dari versi PS4 itu ke PS5, termasuk kostum-kostumnya.
Menurut kami, ini adalah keputusan yang sangat aneh karena Anda dipaksa untuk membeli kembali dua karakter yang sebelumnya sudah ada dan mungkin sudah pernah Anda beli. Lain halnya jika karakter tersebut adalah nama baru yang tidak ada dalam versi vanilanya, mungkin hal tersebut masih bisa kami maklumi. Kami paham bahwa Koei Tecmo harus membayar lisensi kepada SNK atas kehadiran Mai dan Kula di sini. Namun, membebankan “biaya lisensi” hingga dua kali kepada pemain, menurut kami adalah sesuatu yang tidak bisa dimaafkan.
![]()
4-Way Holds
Selama ini, Dead or Alive berpegang teguh pada formula pertarungannya yang dikenal sebagai 3-Way Holds atau Triangle System, dimana ia terdiri dari tiga komponen aksi utama, yaitu Strikes, Hold dan Throw. Ketiga komponen tersebut bekerja untuk saling mengalahkan satu sama lain, layaknya pilihan dalam suit Jankenpon. Namun demikian, sistem inilah yang sering kali dirasa menyulitkan para pemula hingga enggan mencoba serial ini.
Maka dari itu, Team Ninja memasukkan komponen keempat yang disimbolkan dalam huruf S yang merupakan kependekan dari kata Special. Aksi keempat ini dialokasikan pada tombol punggung R1 untuk mempermudah pemain melancarkan serangan. Hanya dengan menekan tombol Special berulang kali, Anda bisa melancarkan kombo mematikan yang disebut Fatal Rush, layaknya seorang pemain profesional. Serangan ini ditandai dengan munculnya efek darah pada layar dan hanya bisa ditangkis oleh gerakan Break Hold. Dengan kata lain, sistem pertarungannya pun kini berevolusi menjadi 4-Way Holds.
Kepuasan yang hakiki bisa Anda dapatkan ketika berhasil menebak serangan lawan dan membalikkannya dengan jenis Hold tertentu. Hal inilah yang memberikan sensasi mendebarkan dalam setiap pertarungan. Kesempatan untuk membalikkan keadaan bisa muncul begitu saja di momen-momen krusial. Kunci kemenangan Anda terletak pada ketenangan dan kesigapan membaca serangan lawan.
![]()
DOA6 memperkenalkan satu bar baru bernama Break Gauge yang berfungsi untuk melancarkan serangan spesial seperti game fighting pada umumnya. Bar berwarna biru ini terbagi atas empat bagian, dimana ia akan terisi ketika karakter Anda melakukan atau menerima serangan. Pada saat bar terisi 50%, karakter Anda bisa melakukan sebuah gerakan counter bernama Break Hold.
Berbeda dengan jenis Hold biasa yang mengharuskan Anda menebak dengan tepat serangan atas, tengah atau bawah, jenis ini memberi kepastian 100% untuk membalas semua jenis serangan yang masuk tanpa melihat arah dan tujuannya. Untuk mengaktifkannya, Anda hanya perlu menekan tombol belakang ditambah tombol R1 (S). Break Hold merupakan satu-satunya jalan untuk menangkis serangan Fatal Rush. Jika berhasil melakukannya, latar belakang stage akan menggelap sementara dan ada efek slow-motion sebelum kembali ke tempo pertarungan semula.
Seperti halnya Tekken atau Soulcalibur, kini para petarung Dead or Alive juga dapat melancarkan serangan spesial bernama Break Blow, yang diperlihatkan dalam animasi sinematik dan menghasilkan daya rusak yang signifikan. Dengan mengonsumsi 100% Break Gauge, gerakan ini bisa dieksekusi melalui kombo Fatal Rush atau dengan menekan tombol arah maju bersamaan dengan tombol Special.
Jika serangan ini berhasil masuk, sudut pandang kamera akan mendekat menyoroti lawan guna memperlihatkan efek dari serangan secara slow-motion, seperti pipi atau mulut yang bergetar hingga memar. Namun, ada perlakuan yang sedikit berbeda terhadap tiga karakter ber-image loli dalam game ini, sebut saja Marie Rose, Honoka dan NiCO. Khusus ketiga karakter ini, Team Ninja melakukan sensor tak kasat mata, di mana jika ketiga karakter ini terkena serangan Break Blow, sudut pandang kamera tidak mendekat seperti yang diterima karakter lainnya.
Online Mode
Salah satu penyebab DOA6 versi vanila mati prematur di tahun 2020 lalu adalah implementasi mode online yang buruk. Tujuh tahun berlalu menantikan adanya perbaikan, ternyata Team Ninja dan Koei Tecmo tidak benar-benar berbenah dan mendengarkan apa yang menjadi keluhan para fans. Hasilnya, mode Online di DOA6LR masih membawa semua kekurangan tersebut di versi PS5.
Belum ada fitur Rollback Netcode, tidak mendukung Cross-play dengan versi PS4, Xbox dan PC, bahkan selama proses matchmaking berlangsung, Anda hanya bisa berdiam diri menunggu layar loading menemukan lawan yang sepadan. Padahal dalam game fighting lainnya, Anda bisa menunggu sembari latihan di Training Mode atau menjalankan mode single-player lain untuk mengisi waktu.
![]()
Presentation
Visual
Kita semua pasti sama-sama setuju bahwa daya tarik utama dari game-game Dead or Alive adalah keindahan visualnya. DOA6LR memperkenalkan fitur baru bernama OBORO Mode, sebuah sistem pencahayaan baru yang berjalan pada Kata Engine. Fitur ini sengaja dirancang untuk menciptakan pencahayaan yang lebih realistis melalui pencahayaan ambient alami sehingga bisa memberikan visual yang lebih memukau.
Sayangnya, implementasi fitur ini terbilang tanggung karena saat ini hanya bisa digunakan pada satu stage saja, yaitu Lost Paradise. Meskipun Team NINJA berjanji akan memperbaharuinya lewat update ke depannya, namun tetap saja hal ini menjadi kekecewaan bagi gamer yang membelinya di hari peluncuran.
![]()
Audio
Dalam game fighting, soundtrack bisa menjadi identitas dari sebuah stage atau bahkan karakter tertentu yang bahkan mampu melintas berbagai generasi. Sayangnya, Team Ninja dan Koei Tecmo kurang memperhatikan aspek ini. Di setiap pertarungan Dead or Alive, suara yang mendominasi telinga Anda justru datang dari bunyi pukulan, tendangan dan bantingan. Efek-efek suara ini begitu menggelegar hingga tidak memberikan kesempatan bagi musik latarnya untuk unjuk gigi. Akan tetapi, kami mengapresiasi soundtrack game ini saat Anda berada pada menu, pemilihan karakter dan saat menunggu pertarungan online.
Setidaknya, ketiga soundtrack tersebut masih bisa dinikmati dalam jangka panjang. Selain itu, ada pula mode Music yang mengizinkan Anda untuk mengubah soundtrack per karakter. Dari sisi sulih suara, Dead or Alive menyediakan dua opsi bahasa, Jepang dan Inggris. Untuk kualitas seiyuu Jepangnya, Anda tak perlu ragu akan kualitas para aktor dan aktrisnya yang mengisi perannya dengan baik. Sayangnya, hal ini tidak diimbangi oleh kualitas sulih suara bahasa Inggrisnya yang terkesan datar dengan intonasi dialog yang tak sesuai suasana.
Value
Saat pertama kali diumumkan, kami senang bahwa ternyata Koei Tecmo masih ingat DNA asli DEAD OR ALIVE sebagai game fighting. Namun, muncul kekhawatiran kami jelang rilis karena Koei Tecmo terlihat sedikit sekali membagikan informasi terkait game ini. Kekhawatiran itu akhirnya benar-benar menjadi kenyataan karena DOA6LR tampil mengecewakan dan di bawah ekspektasi kami.
Tidak ada penambahan cerita dalam Story Mode, tidak ada penambahan mode Tag Team yang sudah menjadi ciri khas game DOA sebelumnya. Tidak ada implementasi fitur Rollback Netcode dan Cross-play untuk mode Online. Tidak ada karakter baru saat peluncuran. Lebih buruknya lagi, karakter tamu dari SNK, Mai dan Kula justru kembali dikunci sebagai karakter DLC dan Anda harus membelinya lagi secara terpisah dengan harga yang lebih mahal.
Jadi, sebenarnya untuk siapa game ini dirilis ulang?
Jika Anda sudah pernah memainkan game ini di PS4/Xbox One/PC, kami rasa tidak ada urgensi untuk membelinya kembali dalam waktu dekat. Namun, jika Anda belum pernah memainkannya, mungkin DOA6LR ini bisa menjadi pilihan yang ekonomis karena sudah memuat lima karakter DLC yang sudah dirilis sebelumnya.
Conclusions
Sebagai game fighting, DEAD OR ALIVE 6 Last Round sebenarnya punya mekanisme yang sangat solid dengan pilihan karakter yang sangat beragam. Namun, kami mempertanyakan keputusan Koei Tecmo untuk merilis ulang game ini di konsol Next-Gen karena ia hadir tanpa adanya perbaikan atas keluhan dari versi sebelumnya.
Jadi, sebenarnya apa yang hendak mereka jual dalam versi Last Round ini? Kami harap Koei Tecmo dan Team NINJA bisa benar-benar berbenah ke depannya karena jika tidak, identitas DEAD OR ALIVE sebagai game fighting akan semakin dipertanyakan.
Bagi pemilik DOA 6 versi PS4/Xbox One, tidak ada opsi untuk “Upgrade” ke versi Last Round ini sehingga Anda harus membelinya lagi secara terpisah. Jika Anda hanya penasaran terhadap fitur baru seperti Photo Mode dan Oboro Mode, sebaiknya Anda mainkan saja versi Free-to-play “Core Fighters” dan menunggu hingga ada karakter baru, mode baru atau mendapatkan diskon di kemudian hari.
+ Jajaran karakter yang variatif
+ Proses pembelian kostum tak lagi grindy
+ Mekanik pertarungan yang tetap solid
+ Photo Mode yang cukup dalam
+ 5 Karakter DLC telah terbuka, kecuali Mai & Kula
+ Peningkatan visual dan performa dari versi PS4
+ Mendukung fitur Cross-save dari versi PS4
+ Kostum DLC dari PS4 bisa ditransfer
+ Tersedia versi Free-to-play
- Belum ada karakter baru saat peluncuran
- Mai & Kula kembali dikunci sebagai karakter DLC
- Mode Online belum menerapkan Rollback Netcode
- Tidak mendukung Cross-play dengan versi PS4
- Proses Matchmaking yang membosankan
- Mode Tag Team masih absen
- Tidak ada penambahan cerita
- Implementasi OBORO Mode yang tanggung







![[News] Pre-Order Grand Theft Auto VI Resmi Dibuka!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/GTA-VI-Ultimate-Edition-115x115.jpg)
![[News] Genshin Impact versi Candra VIII akan Segera Hadir](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Key-Art_EN-115x115.jpg)

![[Review] DEAD OR ALIVE 6 Last Round](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Dead-or-Alive-6-Last-Round-Banner-200x250.jpg)
![[News] Pre-Order Grand Theft Auto VI Resmi Dibuka!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/GTA-VI-Ultimate-Edition-200x250.jpg)
![[Review] Rise of the Tomb Raider: 20 Year Celebrations (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/1-200x250.jpg)
![[News] Genshin Impact versi Candra VIII akan Segera Hadir](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Key-Art_EN-200x250.jpg)

![[News] Cygames Lepas Demo Gratis Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Granblue-Fantasy-Relink-Endless-Ragnarok-Demo-Banner-200x250.jpg)
![[News] Rockstar Games Berikan Upgrade Gratis Grand Theft Auto V versi PS5 & Xbox Series](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/GTA-V-Free-Upgrade-200x250.jpg)
![[News] Final Fantasy Tactics: The Ivalice Chronicles Lepas Update Besar Versi 1.5.0](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Final-Fantasy-Tactics-The-Ivalice-Chronicles-Update-1.5.0-200x250.jpg)
![[News] ATLUS Umumkan Pengisi Suara Persona 4 Revival](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Persona-4-Revival-Banner-200x250.jpg)
![[Review] eFootballâ„¢ Kick-Off!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/eFootball-Kickoff-Banner-200x250.jpg)
![[Review] DEAD OR ALIVE 6 Last Round](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Dead-or-Alive-6-Last-Round-Banner-360x240.jpg)
![[News] Rockstar Games Berikan Upgrade Gratis Grand Theft Auto V versi PS5 & Xbox Series](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/GTA-V-Free-Upgrade-360x240.jpg)
![[Review] Rise of the Tomb Raider: 20 Year Celebrations (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/1-360x240.jpg)
![[Recap] Summer Game Fest 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Summer-Game-Fest-2026-Banner-360x240.jpg)