Tales of Eternia Remastered
TOSE
Bandai Namco
Action RPG
Remaja
Blu-ray, Cartridge, Game-key Card, Digital
7.2 GB
Rp 554.000 (Standard)
Rp 887.000 (Deluxe)
Serial Tales adalah salah satu franchise JRPG yang cukup konsisten melahirkan seri-seri terbaru melintasi generasi. Eksis sejak tahun 1995, saat ini Tales sudah punya 17 judul utama dan puluhan judul spin-off yang dirilis di berbagai platform. Namun sayangnya, masih banyak sekali judul-judul lawas yang terbelenggu di platform jadul hingga tidak bisa diakses oleh gamer-gamer pendatang baru.
Dalam rangka merayakan ulang tahun serial Tales yang ke-30, Bandai Namco menjalankan Remastered Project untuk menghidupkan kembali game-game Tales masa lalu untuk platform generasi terkini. Setelah Tales of Berseria Remastered yang rilis di bulan Februari lalu, kali ini mereka melanjutkan proyek tersebut dengan merilis Tales of Eternia Remastered di bulan Oktober ini.
Apa saja fitur baru yang ditawarkan dalam Tales of Eternia Remastered?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Cerita ini mengikuti Reid Hershel dan teman masa kecilnya, Farah Oersted, yang hidupnya berubah saat mereka bertemu dengan seorang gadis misterius yang berbicara dalam bahasa yang tidak dikenal. Saat berusaha mengungkap jati diri gadis tersebut, mereka mendapati bahwa sebuah peristiwa katastrofik—yang disebut sebagai “Great Fall” —berupa tabrakan antar-dunia yang akan segera terjadi, mengancam keberlangsungan kedua dunia tersebut.
Siapakah sebenarnya gadis misterius itu, dari mana dia berasal dan apa tujuan kedatangannya sebenarnya?
Apakah peristiwa Great Fall dapat dicegah?
Temukan jawabannya dengan memainkan Tales of Eternia Remastered!
Gameplay
Tales of Eternia adalah seri utama Tales yang ke-4 yang pertama kali pada tahun 2000 untuk PS1 di wilayah Jepang. Lucunya, saat dilokalisasi ke wilayah Amerika Utara, game ini justru di-branding dengan nama “Tales of Destiny II“, padahal sebenarnya game ini sendiri bukanlah sekuel dari Tales of Destiny dan tidak memiliki keterikatan cerita dengannya. Untungnya, saat dirilis ulang untuk PlayStation Portable (PSP), Bandai Namco mengembalikan judul aslinya menjadi “Tales of Eternia”.
Berikut kami bahas aspek gameplay selengkapnya:
![]()
Adventure
Petualangan dan eksplorasi game ini masih terpaku pada formula JRPG lawas, di mana karakter Anda akan berpetualang dengan pola dari kota ke dungeon ke kota lagi dan begitu seterusnya. Kota-kotanya sendiri berfungsi sebagai tempat peristirahatan, berbelanja, berinteraksi dengan NPC atau misi sampingan.
Mirip dengan JRPG lawas lainnya, game ini masih menghadirkan fitur World Map sebagai transisi dari kota ke dungeon atau kota lainnya. Meskipun ada beberapa lokasi dan item tersembunyi yang tersebar di peta, namun peta dunianya masih terasa agak kosong. Untungnya, versi Remastered ini menyertakan fitur indikator lokasi tujuan, sehingga Anda tidak perlu membuang banyak waktu untuk mengeksplorasi tempat-tempat yang tidak perlu.
![]()
Battle
Pertemuan dengan musuh terjadi secara acak atau Random Encounter. Tales of Eternia Remastered masih membawa sistem pertarungan lamanya, yaitu Linear Motion Battle System (LMBS), yang juga pernah dipakai dalam game Tales of Phantasia dan Destiny. Berbeda dengan game Tales modern di mana Anda dapat berlari di medan pertempuran yang luas dalam format tiga dimensi, di sini Anda hanya akan berkutat pada area lurus kiri dan kanan, seperti game fighting.
Anda akan mengendalikan satu dari empat karakter party yang terlibat dalam pertarungan dan Anda bisa berganti peran selama pertarungan. Formasi tim bisa Anda atur lewat menu pengaturan sambil menentukan strategi mereka seperti “serang musuh terdekat” atau “serang musuh yang ada di udara”.
Mengingat ini adalah game klasik, maka tombol kontrol pertarungannya pun masih sangat sederhana. Hanya ada empat tombol utama, yaitu menyerang, skill, bertahan dan menu. Dengan mengombinasikan tombol serang dan arah, maka karakter Anda akan melakukan jenis serangan yang berbeda.
Anda bisa memasangkan hingga enam slot skill pada menu pengaturan. Setiap Melancarkan skill, Anda membutuhkan bar TP untuk dikonsumsi. Untuk serangan fisik, ia bisa langsung keluar begitu Anda tekan tombol, namun serangan sihir, biasanya adalah Cast Time terlebih dahulu sebelum sihirnya keluar.
Anda tidak serta-merta bisa menyerang secara membabibuta karena tetap ada jeda di antara kombo atau skill yang Anda lancarkan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengatur tempo serangan dan pertahanan agar tidak diserang balik oleh musuh.
![]()
Presentation
Visual
Jika Anda adalah gamer pendatang baru dan sudah mengikuti proyek Remastered game Tales dalam beberapa tahun terakhir, mungkin Anda akan sedikit terkejut melihat visual yang disajikan oleh game ini karena karakter-karakternya tampil dalam balutan sprite 2D. Ya, empat game awal Tales memang dibuat menggunakan style ini sebelum akhirnya berevolusi menjadi Full 3D pada game ke-5 Tales of Symphonia (2003).
Versi Remastered ini menyediakan dua opsi grafis, yaitu Original dan Remastered. Walaupun masih terlihat seperti game jadul, versi Remastered mendapatkan peningkatan visual yang cukup signifikan, di mana piksel-pikselnya terlihat lebih sedikit dan detailnya terasa lebih tajam. Selain itu, tampilan menu dan ilustrasi karakternya juga terlihat lebih jernih, bahkan jika Anda memainkannya di layar berukuran besar sekalipun.
Oh iya, salah satu pembaharuan dari segi visualnya adalah cutscene bergaya anime-nya. Meskipun masih mempertahankan estetika anime tahun 90-an, namun Bandai Namco telah memberikan filter penghalus agar terlihat seperti anime modern. Tidak hanya itu saja, rasio layar dalam cutscene-nya juga disajikan dalam format widescreen sehingga terasa lebih tajam dari versi originalnya dulu.
![]()
Audio
Game ini menyajikan musik bernuansa fantasi khas JRPG. Kualitasnya cukup bagus saat mengiringi setiap momen cerita dan pertarungan, walaupun tidak sampai seiistimewa itu. Versi Remastered ini menyediakan opsi untuk bergonta-ganti musik dan efek suara antara versi Original atau Remastered, sesuai selera telinga Anda.
Salah satu fitur unggulan dalam versi Remastered ini mungkin terletak pada sulih berbahasa Inggrisnya yang kini telah diperbaharui dan kualitasnya jauh lebih bagus dari versi PS1/PSP-nya, yang mana terdengar lebih hidup dan ekspresif. Selain itu, percakapan antar party member dalam Skit juga telah dilengkapi dengan suara penuh sehingga kepribadian masing-masing karakter bisa tergambarkan lebih baik. Hal ini benar-benar berdampak untuk mengangkat kualitas ceritanya sendiri dan memperdalam dinamika antar karakternya.
![]()
Value
Sama seperti proyek Tales of Remastered lainnya, tambahan utama yang cukup penting adalah indikator penunjuk tujuan yang memberi tahu Anda ke mana harus pergi selanjutnya karena game-game RPG jadul sering kali minim petunjuk. Tidak hanya misi utama saja, bahkan ada indikator untuk misi sampingan juga. Tambahan ini tentu saja sangat membantu dan menghemat waktu perjalanan yang terbuang.
Pembaharuan kedua adalah pengaturan Random Encounter, di mana Anda bisa menurunkan frekuensinya atau bahkan menonaktifkan sepenuhnya. Pembaharuan selanjutnya meliputi elemen pertarungan, di mana Anda dapat mengatur jumlah EXP dan Gald yang didapat, damage yang diberikan atau diterima dan lain sebagainya.
Untuk pemain veteran, fitur ini mungkin bisa merusak pengalaman bermain tapi bagi pemain pemula, hal ini dapat mempercepat proses grinding untuk bisa langsung fokus ke cerita utamanya. Ada juga fitur-fitur tambahan lain seperti Auto-save, Skip Cutscene juga termasuk di dalamnya. Dengan adanya fitur-fitur baru ini, versi Remastered ini membuat gamenya terasa lebih modern dan bukan hanya sekedar port dari versi PSP saja.
Conclusions
Komitmen Bandai Namco untuk me-remastered seri-seri Tales sebelumnya adalah keputusan yang patut kami acungi jempol. Selain membuka ruang gamer modern untuk mencicipinya, game ini juga menambahkan banyak fitur baru yang membuat pemain jauh lebih nyaman daripada memainkan versi originalnya. Setelah keputusan aneh untuk me-remastered Tales of Berseria yang kami nilai masih terlalu modern, akhirnya Bandai Namco melakukan langkah yang tepat untuk me-remastered seri yang lebih lawas.
Tales of Eternia Remastered mengingatkan kembali pada kita bahwa petualangan klasik dalam format 2D pun masih tetap terasa epik apabila diperbaharui dengan cara yang benar. Meskipun ia tidak menawarkan konten baru seperti cerita atau karakter, namun suntikan fitur-fitur modern membuat pengalmaan bermain game ini di konsol modern terasa jauh lebih nyaman.
+ Alur cerita yang berkualitas
+ Jajaran karakter dengan kepribadian kuat
+ Indikator tujuan percepat waktu eksplorasi
+ Sistem pertarungan yang memuaskan
+ Desain dungeon yang mantap
+ Pembaharuan fitur tingkatkan kenyamanan bermain
+ Pengaturan elemen permainan dan pertarungan
+ Peningkatan visual kurangi elemen piksel
+ Cutscene anime hadir dalam rasio widescreen
+ Sulih suara Inggris baru yang lebih ekspresif
- Tidak ada cerita atau karakter baru
- Peta dunia tetap terasa kosong


![[Review] Silver Pines](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Silver-Pines-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Echo Weaver](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Echo-Weaver-Banner-115x115.jpg)

![[Review] Tales of Eternia Remastered](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Tales-of-Eternia-Remastered-Banner-200x250.jpg)
![[Event] Jakarta Game On 2026 Hadirkan Pengalaman Gaming Lengkap, dari Esports hingga Game Retro](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/1791524551_6tfUxF-200x250.jpg)
![[Review] Silver Pines](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Silver-Pines-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Echo Weaver](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Echo-Weaver-Banner-200x250.jpg)
![[Review] RATATAN (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/09/Ratatan-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Disney/Pixar Toy Story: Retro Roundup!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Toy-Story-Retro-Roundup-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Disney Epic Mickey: Rebrushed (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Epic-Mickey-Rebrushed-Banner-200x250.jpg)
![[Event] Acara Jakarta Game On Siap Digelar 16-18 Oktober 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Asset-Press-200x250.jpeg)
![[Review] Middle-earthâ„¢: Shadow of Warâ„¢: Definitive Edition (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Shadow-of-War-Banner-200x250.jpg)

![[Recap] Gamescom 2026 – Opening Night Live](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Gamescom-2026-Opening-Night-Live-360x240.jpg)
![[Review] Disney Epic Mickey: Rebrushed (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Epic-Mickey-Rebrushed-Banner-360x240.jpg)
![[Event] Acara Jakarta Game On Siap Digelar 16-18 Oktober 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Asset-Press-360x240.jpeg)