One Piece: Grand Gourmet
Kairosoft
Bandai Namco
23 Oktober 2026
Switch, Switch 2, PC, Mobile
Simulation
Remaja
Digital
347 MB
S$ 19.90
Sebagai salah satu manga Shonen terpopuler di dunia, One Piece sudah mendapatkan banyak sekali adaptasi video game selama hampir 30 tahun terakhir. Namun, adaptasi game One Piece, biasanya tidak jauh-jauh dari genre Fighting, Action atau RPG dengan Luffy sebagai poros ceritanya.
Melihat masih banyak potensi yang bisa digali dari dunia One Piece, developer Kairosoft mencoba membuat game simulasi manajemen restoran berjudul One Piece: Grand Gourmet, di mana kali ini Sanji Si Koki yang memegang peranan penting dalam permainan. Seperti apa game One Piece yang tidak berfokus pada pertarungan ini?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Pada suatu hari, Kapal milik Bajak Laut Topi Jerami diterpa badai hingga sebagian besar kru-krunya terpisah satu sama lain. Sanji yang terdampar di suatu pelabuhan bersama Luffy, mengatakan bahwa ia harus segera menyelamatkan Nami dan Robin secepat mungkin tanpa memedulikan kru lainnya. Tapi, Luffy berkata bahwa kru-krunya adalah orang yang tangguh dan hebat, jadi Sanji tidak perlu khawatir.
Di tengah percakapan, Sanji dan Luffy menemukan sebuah kapal restoran yang diteror oleh kelompok Bajak Laut Topi Jerami palsu yang menjelek-jelekkan nama Baratie. Mereka berlayar pun untuk mengalahkan para penipu lewat pertempuran kuliner, memulihkan reputasi Baratie di sepanjang Grand Line, dan mengembangkan Baratie Ni-Go dari kapal sederhana menjadi restoran terapung terbesar di lautan.
Bagaimana kelanjutan petualangan Sanji dan Luffy dalam mengembangkan restoran yang terapung di tengah lautan?
Temukan jawabannya dengan memainkan ONE PIECE: Grand Gourmet!
Gameplay
ONE PIECE: Grand Gourmet adalah sebuah game simulasi manajemen restoran yang dikembangkan oleh developer Kairosoft. Sebelumnya, developer Kairosoft pernah membuat game bergenre serupa seperti Cafeteria Nipponica dan The Sushi Spinnery, namun kali ini game mereka menggunakan semesta ONE PIECE sebagai basisnya, sebuah serial manga terkenal ciptaan Eiichiro Oda.
Dalam game ini, Anda tidak akan berperan sebagai Luffy atau Sanji, melainkan karakter avatar yang akan membantu mereka sebagai staff restoran Baratie Ni-Go, sebuah cabang dari restoran Baratie milik Zeff. Tentu saja perjalanan Anda membangun restoran ini tidak mudah karena reputasinya sempat tercoreng oleh Bajak Laut Topi Jerami palsu.
Berikut kami bahas aspek gameplay selengkapnya:

Dalam game ini, Anda diberikan kebebasan untuk membangun restoran Baratie Ni-Go sesuai dengan apa yang Anda inginkan selain meracik resep makanannya, seperti mengatur tata letak, dekorasi, furnitur dan lain sebagainya. Ada ratusan jenis item bertema ONE PIECE yang bisa Anda pilih di sini. Penataan dekorasi dan tata ruang ini bukan sekedar kosmetik belaka karena nantinya ia juga akan mempengaruhi impresi pelanggan terhadap restoran Anda.
Dasar-dasar gameplay-nya sendiri terbilang cukup mudah dipahami, meskipun Anda cukup awam dalam genre ini. Selain mengatur dekorasi, tugas utama Anda adalah meracik resep makanan, mengumpulkan bahan baku, menambah fasilitas serta menaikkan gengsi dari restoran itu sendiri.

Sebagai staff restoran tanpa kekuatan khusus, tentu saja bukan Anda yang akan mencari bahan baku makanan, melainkan Luffy. Anda bisa memerintahkan Sang Kapten Bajak Laut Topi Jerami atau kru lainnya untuk melakukan petualangan dan kembali dengan bahan baku yang dibutuhkan untuk menciptakan resep baru.
Salah satu daya tarik game ini adalah hadirnya ratusan karakter dari semesta ONE PIECE dengan segala detail dan perilakunya. Anda juga bisa merekrut karakter-karakter baru dari dunia ONE PIECE untuk menjadi staff restoran yang membantu operasional. Namun, ada juga karakter-karakter yang akan datang sebagai pelanggan restoran untuk menyantap hidangan Anda.
Satu hal yang membuat game ini tetap menarik dan adiktif adalah bagaimana melihat karakter-karakternya saling berinteraksi yang mungkin belum pernah Anda lihat dalam manga, anime atau game ONE PIECE lainnya. Bagi penggemar berat ONE PIECE, tentu saja ini adalah salah satu bentuk fan-service yang memberikan kepuasan tersendiri.
Presentation
Visual
Berbeda dari game-game ONE PIECE modern lain yang biasanya menampilkan gaya visual 3D atau Cel-shading dengan resolusi tingkat tinggi, game ini justru mengikuti gaya visual Pixel Art yang sudah digunakan oleh developer Kairosoft sebagai ciri khasnya.
Hebatnya, meskipun tampil dalam balutan piksel, namun karakter-karakter dari dunia ONE PIECE sendiri tetap mudah dikenali karena sprite karakternya menghadirkan detail yang mengagumkan. Area lingkungannya juga digambarkan dengan sangat detail sehingga penggemar ONE PIECE akan dengan mudah mengenali tempat-tempat yang sudah cukup familiar dari animenya. Tidak hanya itu saja, animasi karakternya juga dibuat unik dan spesifik mengikuti kepribadian karakter seperti Luffy yang suka melahap makanan dalam jumlah banyak.
Audio
Kontras dengan presentasi visualnya yang apik dan menawan, aspek audio justru menjadi kekecewaan terbesar kami. Musik dalam game ini juga terasa agak monoton dan minim variasi. Musik latarnya hanya berupa musik instrumen generik yang terus diputar berulang-ulang.
Tapi tidak ada yang lebih mengecewakan daripada absennya fitur sulih suara. Padahal, daya tarik utama dari ONE PIECE adalah sulih suara karakternya yang unik dan ikonik. Sebenarnya, developer tidak perlu sampai menghadirkan sulih suara penuh dalam dialog, cukup seruan, teriakan atau gaya tertawa masing-masing karakter saja sudah cukup untuk membuat karakternya lebih hidup.
Value
Sebagai game simulasi, tentunya ONE PIECE: Grand Gourmet punya banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan, namun hal ini tidak menghilangkan fakta bahwa formula gameplay-nya tetap akan berujung pada satu siklus yang repetitif. Tapi, jika Anda adalah penggemar serial ONE PIECE dan ingin merasakan genre game yang berbeda dari game lainnya, Anda wajib mencoba game yang satu ini.
ONE PIECE: Grand Gourmet kini telah tersedia di berbagai platform seperti Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, PC hingga platform Mobile seperti iOS dan Android. Namun, melihat tampilan antarmuka dan kontrolnya, menurut kami game ini akan jauh lebih nyaman dimainkan di layar mobile dengan fitur touchscreen-nya daripada Anda memainkannya di Switch menggunakan kontroler atau PC menggunakan Mouse.
Conclusions
Kairosoft benar-benar memahami seperti apa membuat game simulasi manajemen yang menyenangkan sekaligus adiktif. Mereka berhasil memanfaatkan sumber materi semesta ONE PIECE dengan baik dan menggabungkannya dengan elemen-elemen permainan dari game-game Kairosoft sebelumnya untuk menghasilkan “sajian” yang lezat dan mantap bernama ONE PIECE: Grand Gourmet.
+ Cerita original di luar anime
+ Mekanisme permainan mudah dipahami
+ Gameplay yang simpel dan adiktif
+ Interaksi antar karakter yang unik
+ Gaya visual Pixel yang mendetail
+ Fan-service yang melimpah
- Membuka resep baru kadang tergantung keberuntungan
- Absennya fitur sulih suara
- Musik yang kurang menggugah

![[Review] Toy Story 3: Complete Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Toy-Story-3-Complete-Edition-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Village in the Shade](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Village-in-the-Shade-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Resident Evil 4: Gold Edition (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/1-6-115x115.jpg)
![[Review] ONE PIECE: Grand Gourmet](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/One-Piece-Grand-Gourmet-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Toy Story 3: Complete Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Toy-Story-3-Complete-Edition-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Village in the Shade](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Village-in-the-Shade-Banner-200x250.jpg)
![[News] Indonesia Game Expo Stage 03 Kembali Berlangsung Meriah](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/20261024_114928-200x250.jpg)
![[Review] Resident Evil 4: Gold Edition (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/1-6-200x250.jpg)
![[Review] Resident Evil 3 (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/1-5-200x250.jpg)
![[Review] Resident Evil 2: Deluxe Edition (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/1-4-200x250.jpg)
![[Review] Shadow of the Tomb Raider: Definitive Edition (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Shadow-of-the-Tomb-Raider-Banner-NS2-200x250.jpg)
![[Review] Clive Barker’s Hellraiser: Revival](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Clive-Barkers-Hellraiser-Revival-Banner-200x250.jpg)
![[News] SEGA Resmi Rilis STUPID NEVER DIES](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/images-41-200x250.jpeg)
![[Review] Toy Story 3: Complete Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Toy-Story-3-Complete-Edition-Banner-360x240.jpg)
![[Recap] Gamescom 2026 – Opening Night Live](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Gamescom-2026-Opening-Night-Live-360x240.jpg)
![[Review] ONE PIECE: Grand Gourmet](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/One-Piece-Grand-Gourmet-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Clive Barker’s Hellraiser: Revival](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Clive-Barkers-Hellraiser-Revival-Banner-360x240.jpg)