Silent Hill Townfall
Screen Burn Interactive
Konami
24 September 2026
PS5, PC
Survival Horror
Dewasa
Blu-ray, Digital
Rp 800.000 (Standard)
Rp 900.000 (Deluxe)
Setelah tahun lalu kita dihibur dengan Silent Hill f bertemakan Jepang era 1960an, tahun ini Silent Hill: Townfall membawa kita ke sebuah kota fiksi di negara Skotlandia era 1990an, dibuat oleh developer Screen Burn Interactive (Stories Untold, Observation) lengkap dengan kabut pekat dan unsur-unsur horror klasik dari seri Silent Hill, dengan menambah mekanisme permainan baru. Apakah Townfall dapat memuaskan para fans sambil menunggu remake Silent Hill pertama?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Dengan setting tahun 1996, seorang Simon Ordell terdampar di pelabuhan kota St. Amelia, sebuah pulau kecil di negara Skotlandia, dengan tanpa ingatan bagaimana atau mengapa dia berada di sana. Tidak lama kemudian dia sampai di balai kota dan menemukan berbagai spanduk dan sebuah kota yang terlihat kosong karena telah ditinggalkan oleh para penduduknya. Dengan bantuan seseorang bernama Richard dan Zoe sebagai penunjuk, Simon perlahan-lahan menjelajahi kota hendak mencari tahu apa yang terjadi kepada para penduduk St. Amelia, dengan gaya khas Silent Hill tentunya.
Temukan cerita lengkapnya dengan memainkan Silent Hill Townfall!
Gameplay
Untuk pertama kalinya dalam 27 tahun seri Silent Hill, Townfall memiliki tampilan sudut pandang pertama (first-person perspective), mirip dengan game survival horror Outlast, Resident Evil 7, dan game singkat/demo P.T. buatan Hideo Kojima di tahun 2014 lalu. Selain memainkan Simon sebagai karakter utama, kalian juga akan memainkan dua karakter lainnya, Zoe dan Richard, dengan total enam bagian cerita.
Dengan fokus utama pulau St. Amelia, Simon akan menjelajahi beberapa sisi kota penuh dengan rumah penduduk, toko-toko, dan gedung lainnya untuk memecahkan teka-teki, mengumpulkan petunjuk, dokumen, dan item-item penting untuk dapat menyelesaikan satu bagian dan melanjutkan ke bagian cerita berikutnya.

Dengan bantuan peta penuh dengan coretan-coretan penanda dan fasilitas telepon dari awal permainan, kalian akan diberikan petunjuk-petunjuk agar tidak tersasar di St. Amelia. Namun kalian harus tetap mencari tahu lokasi tersebut dan cara memasukinya, yang terkadang cukup membingungkan. Jika kalian merasa sudah dekat ke lokasi tujuan namum terhalang sesuatu, kalian dapat membuka peta untuk mendapatkan penanda-penanda baru sehingga kalian dapat mencari jalan alternatif.
Dengan kondisi seperti kota hantu tanpa terlihat satu penduduk St. Amelia pun, kalian akan menguak misteri secara perlahan-lahan dengan meneliti kondisi lokasi-lokasi yang kalian hampiri dan membaca dokumen-dokumen yang ditemukan, dan membaca isi email tiap komputer yang dapat diakses. Dengan mengakses komputer, seringkali kalian akan mendapatkan petunjuk-petunjuk untuk menyelesaikan teka-teki yang bervariasi. Dapat dibilang teka-teki di Townfall cukup cemerlang, beberapa akan membuat kalian memutar otak untuk menyelesaikannya.

Selain peta dan telepon, saat sedang memainkan Simon kalian akan memiliki suatu perngkat genggam bernama CRTV, yang dapat mengubah sinyal radio dan elektrik menjadi tampilan visual. Mirip dengan radio analog, kalian dapat mengubah-ubah sinyal frekuensi menampilkan video dan suara, informasi petunjuk, dan memberitahu lokasi para musuh di sekitar. Fungsi paling akhir dari CRTV ini sangat membantu, karena Simon bukanlah jagoan seperti Leon dari Resident Evil 9, melainkan hanya manusia biasa yang dipersenjatai dengan balok kayu atau pipa besi sebagai senjata melee yang dapat hancur setelah beberapa kali pemakaian, dan pistol revolver dengan jumlah peluru yang terbatas dan akan memancing para musuh di sekitar saat kalian tembakkan.
Para musuh di Townfall cukup bervariasi namun tidak sebanyak seri-seri sebelumnya, dan memiliki serangan yang sama dan sederhana untuk tiap jenis, yang dapat kalian tangkis dengan mudah dan menyerang balik setelahnya. Jika kalian menamatkan dan memainkan ulang melalui New Game Plus, maka dari awal permainan kalian akan dipersenjatai dengan kapak yang tidak dapat hancur dan memiliki daya serang jauh lebih kuat, sehingga kalian dapat melakukan aksi balas dendam kepada mayoritas musuh dalam game. Kenapa mayoritas? Karena terdapat satu jenis musuh bernama The Weight yang tidak dapat kalian lukai, dan otomatis akan membunuh jika berhasil menangkap kalian.

Kalian juga dapat memungut botol kaca dan batu bata untuk kalian lempar ke tembok atau permukaan lainnya dengan tujuan mengalihkan perhatian para musuh, karena beberapa situasi akan menempatkan kalian di posisi yang sulit untuk mencapai ruangan atau lokasi tujuan dengan banyaknya para musuh berkeliaran bolak balik. Jika kalian terdeteksi oleh musuh, mereka dengan agresif akan mengejar kalian, hingga masuk ke dalam ruangan yang telah kalian tutup pintunya, kecuali pintu tersebut memiliki kunci. Dengan ini pengalaman permainan Townfall akan selalu terasa menegangkan, karena kalian harus peka dengan suara sekitar setiap memasuki lokasi baru.
Seperti seri-seri sebelumnya, Silent Hill: Townfall memberi tahu kisah narasi secara samar-samar dari awal permainan hingga saat kalian telah menamatkannya, dimana terbagi menjadi tiga ending utama dan dua ending ‘joke’ yang menjadi ciri khas tiap seri. Setelah mendapatkan semua ending, saya harus mencari tahu lore, cerita dan tiap ending Townfall di internet. Walau membingungkan, pengalaman bermain di Townfall cukup seru dan berkesan, mirip dengan game-game visual interactive atau walking simulator penuh dengan misteri.

Berbicara mengenai kekurangan selain variasi musuh dan narasi, Townfall terasa cukup singkat dengan durasi permainan kurang lebih 10 jam saat pertama kali kalian menamatkannya, karena hampir setengah permainan kalian disuguhi dengan cutscene-cutscene dan sibuk membaca tiap dokumen dan email. Saat kalian memainkan ulang hendak mendapatkan ending lainnya maka akan jauh lebih cepat, ditambah dengan adanya satu trofi harus menyelesaikan game dibawah 4 jam, dimana target tersebut memiliki toleransi waktu yang jauh lebih dari cukup.

Presentation
Visual
Dari awal mula permainan kalian akan dimanjakan dengan tampilan visual yang memukau, dari detil-detil desain kota St. Amelia yang terlihat sangat tepat menampilkan khasnya era tahun 90an, seperti pager, telepon umum, komputer lengkap dengan floppy disk. Tiap rumah atau gedung yang kalian masuki memiliki dekorasi yang realistis dan banyak barang terlihat berserakan karena tidak terurus dalam waktu yang cukup lama, membuat kalian dengan mudah merasakan atmosfir game. Desain para musuh juga walau terlihat sederhana tapi cukup mencekam dan masuk akal setelah kalian mengetahui akhir kisah game. Tiap ruangan gelap terlihat perbedaan tampilannya di saat kalian menyalakan lampu senter, memberikan kesan menegangkan seperti seri-seri Silent Hill pada umumnya.
Audio
Suara benturan ombak laut, angin kencang, langkah kaki, dan suara lingkungan sekitar membuat kota St. Amelia terasa ‘asli’, ‘hidup’ memberikan kesan atmosfir game yang mencekam dengan lantunan musik latar belakang seperti film-film horror. Dilengkapi oleh para pengisi suara dari aktor-aktor ternama di dunia film dan video game: Jovan Adepo (Overlord, IT: Welcome to Derry), Kezia Burrows (Alien: Isolation, Star Citizen), dan Terry O’Quinn (Lost, Resident Alien), sebagai Simon, Zoe dan Richard.

Value
Dengan total lima ending yang dapat kalian dapatkan membuat Silent Hill: Townfall memiliki replay value yang cukup tinggi, namun dua ending utama memiliki syarat yang sedikit rumit untuk mendapatkannya, sehingga harus cukup teliti dan hati-hati agar tidak mengulangi permainan berkali-kali, karena tidak adanya chapter select.
Conclusions
Developer Screen Burn Interactive berhasil menangkap esensi horror klasik seri Silent Hill walau mengubah tampilan sudut pandang permainan, namun masih memiliki DNA dan mekanik dari game-game buatan sebelumnya. Walau petualangan kalian di kota St. Amelia terasa singkat dan kurang mencekam, Silent Hill: Townfall tetap dapat menghibur para fans serinya.
+ Visual dan suara yang memukau
+ Teki-teki yang bervariasi dan cemerlang
+ Menguak tragedi kota St. Amelia memberikan rasa penasaran yang cukup tinggi
+ Perpaduan mekanisme permainan yang teras pas dengan jenis musuh yang dihadapi
- Beberapa teka-teki cukup memutar otak untuk memecahkannya
- Beberapa ending utama memiliki syarat yang cukup rumit
- Terlalu singkat
![[Review] Ghost of Yōtei: Complete Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Ghost-of-Yotei-Complete-Edition-115x115.jpg)
![[Review] CONTROL Resonant](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/CONTROL-Resonant-Banner-115x115.jpg)
![[News] Pre-Order God of War: Laufey Telah Dibuka!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/God-of-War-Laufey-Banner-with-Logo-115x115.jpg)
![[Review] Ghost of Yōtei: Complete Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Ghost-of-Yotei-Complete-Edition-200x250.jpg)
![[Review] Silent Hill Townfall](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Silent-Hill-Townfall-Banner-200x250.jpg)
![[News] Game Survival Antariksa Kooperatif O2GETHER Siap Meluncur 29 Oktober 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/O2GETHER-Banner-200x250.jpg)
![[Review] CONTROL Resonant](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/CONTROL-Resonant-Banner-200x250.jpg)
![[News] Pre-Order God of War: Laufey Telah Dibuka!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/God-of-War-Laufey-Banner-with-Logo-200x250.jpg)
![[Review] iRacing® Studios NASCAR 26](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/NASCAR-26-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Brigandine: Abyss](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Brigandine-Abyss-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Fear The Timeloop](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Fear-The-Timeloop-Banner-200x250.jpg)
![[News] SILENT HILL: Townfall Telah Resmi Rilis](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Silent-Hill-Townfall-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Kalanoro](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Kalanoro-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Ghost of Yōtei: Complete Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Ghost-of-Yotei-Complete-Edition-360x240.jpg)
![[Recap] Gamescom 2026 – Opening Night Live](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Gamescom-2026-Opening-Night-Live-360x240.jpg)
![[Review] Granblue Fantasy Versus: Rising (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/GBVS-Rising-NS2-Banner-360x240.jpg)
![[News] Game Survival Antariksa Kooperatif O2GETHER Siap Meluncur 29 Oktober 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/O2GETHER-Banner-360x240.jpg)