Frankenstein: Awakening of Horror
Witenovastudio
Witenovastudio
20 Oktober 2026
PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series, PC
Survival Horror
Dewasa
Digital
Rp 220,890
Developer/Publisher dari negara Estonia bernama Witenova Studio merilis game terbaru mereka beberapa minggu lalu, dengan mengambil tema dari kisah horror klasik ternama yaitu Frankenstein, dengan memberikan twist baru. Apakah game ini dapat menarik perhatian para fans genre survival horror yang cukup terhibur dengan banyaknya game serupa di tahun ini?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Berlatar belakang versi alternatif dari sejarah perang Crimea di benua Eropa, kalian memainkan seorang protagonis yang tidak memiliki ingatan mengenai masa lalunya, dan memiliki kemampuan regenerasi tubuh di atas manusia pada umumnya. Pemerintah Inggris meminta kalian untuk melacak Victor Frankenstein dan menghentikan eksperimen-eksperimen senjata militer yang telah gagal.
Temukan cerita lengkapnya dengan memainkan Frankenstein: Awakening of Horror!
Gameplay
Dengan sudut pandang ketiga, Frankenstein: Awakening of Horror memiliki gaya permainan mirip dengan Resident Evil atau The Evil Within, dimana kalian dapat menggunakan senjata jarak dekat, senjata api, hingga kepalan tangan-tangan untuk membela diri melawan para makhluk-makhluk mengerikan hasil ciptaan Dr. Frankenstein.
Dari permulaan permainan saat cutscene game berlangsung, kamera game bergerak sendiri di luar fokus para karakter-karakter yang sedang berbicara. Dan hal ini terus terjadi di berbagai cutscene berikutnya, yang pada awal saya kira adalah pilihan desain dan artistik dari game nya.

Saat menggerakkan karakter terasa sangat kaku dengan framerate yang tidak stabil, membuat permainan tidak nyaman di mata dan kurang responsif. Para musuh pun memiliki desain yang kurang detil dan kurang bervariasi, hanya terlihat bergerak dan serangan yang mirip dengan zombie.
Seperti game survival horror lainnya, kalian dapat memecahkan teka-teki yang cukup mudah karena para petunjuk diletakkan di lokasi sekitar. Kalian juga akan menemukan beberapa ruangan dengan jebakan, namun dengan mudah dapat dihindari dengan melakukan dodge roll, tanpa adanya semacam tutorial terdahulu.

Presentation
Visual
Desain para karakter sangat kaku, dengan tatapan mata yang tidak hidup dan gerakan mulut yang kaku, terlihat seperti robot-robot android di film-film. Tiap lokasi walau beragam namun memiliki efek cahaya dan warna yang kurang tajam, membuat segala tampilan visual dalam game terlihat buram.
Audio
Walau tiap karakter memiliki suara namun terdengar datar. Dapat mudah diperhatikan bahwa suara mereka tidak menggunakan aktor-aktor pengisi suara, melainkan menggunakan rekaman suara seperti dari A.I..
Value
Meskipun tidak terlalu mahal harganya, namun rasanya dapat menunggu antara saat game ini sedang promo diskon atau ada informasi kedepan apakah ada perbaikan dan peningkatan kualitas dari pihak developer.

Conclusions
Frankenstein: Awakening of Horror terasa seperti game belum selesai dibuat namun karena keterbatasan anggaran dan tenggat waktu maka harus dirilis. Sangat disayangkan karena mengambil nama dari salah satu kisah horror ternama sepanjang masa.
+ Setting dan desain tiap lokasi yang beragam
- Gerakan karakter sangat kaku
- Framerate yang tidak stabil
- Kualitas visual tidak masuk standar PlayStation 5
- Suara para karakter seperti hasil prompt A.I.
![[Review] Godzilla: Destroy All Monsters Melee Remastered](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/11/Godzilla-Remastered-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Yomawari: Lost in the Dark](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/11/Yomawari-Lost-in-the-Dark-Banner-115x115.jpg)
![[Review] YOMAWARI: The Long Night Collection](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Yomawari-The-Long-Night-Collection-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Frankenstein: Awakening of Horror](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Frankenstein-Banner-200x250.jpg)
![[Review] ANOMALITH](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/ANOMALITH-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Demon Slayer -Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles 2 (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/11/Demon-Slayer-2-Switch-2-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Godzilla: Destroy All Monsters Melee Remastered](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/11/Godzilla-Remastered-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Yomawari: Lost in the Dark](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/11/Yomawari-Lost-in-the-Dark-Banner-200x250.jpg)
![[Review] YOMAWARI: The Long Night Collection](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Yomawari-The-Long-Night-Collection-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Fallen City Brawl](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/11/Fallen-City-Brawl-Banner-200x250.jpg)
![[News] Andalas: Realms of Eternal Lights Hadir di Comic Frontier 23](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/11/20261101_121649-200x250.jpg)
![[Review] Enshrouded](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Enshrouded-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Hello Kitty Party Land](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Hello-Kitty-Party-Land-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Frankenstein: Awakening of Horror](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Frankenstein-Banner-360x240.jpg)
![[Recap] Gamescom 2026 – Opening Night Live](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Gamescom-2026-Opening-Night-Live-360x240.jpg)
![[Review] Demon Slayer -Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles 2 (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/11/Demon-Slayer-2-Switch-2-Banner-360x240.jpg)
![[Review] ANOMALITH](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/ANOMALITH-Banner-360x240.jpg)