City Hunter
Sunsoft
Red Art Studios
Sunsoft
Clouded Leopard Entertainment
26 Februari 2026
PS5, Xbox Series, Switch, Switch 2, PC
Action-sidescrolling
Remaja
Blu-ray, Cartridge, Digital
Rp 384.000
City Hunter adalah sebuah serial manga dan anime legendaris karya Tsukasa Hojo yang bercerita tentang seorang detektif swasta bernama Ryo Saeba yang bertugas membereskan masalah kriminal di kota Tokyo. Meskipun serial ini cukup terkenal, sayangnya ia hanya punya satu adaptasi video game yang rilis di tahun 1990 dan hanya tersedia dalam Bahasa Jepang kala itu.
Melihat masih memiliki potensi dan penggemar setia, SUNSOFT akhirnya membangkitkan game tersebut di tahun 2026 dengan melokalisasinya ke dalam Bahasa Inggris dan bahasa lainnya agar bisa dinikmati oleh lebih banyak pemain.
Apa saja yang ditawarkan dalam game City Hunter versi Remastered ini?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Sama seperti manga dan animenya, game ini dibintangi oleh Ryo Saeba, seorang “pembersih” profesional menerima pekerjaan-pekerjaan berbahaya, mulai dari melindungi wanita cantik hingga kasus pembunuhan. Ia bahkan tidak segan-segan jika pekerjaannya harus bersinggungan dengan perusahaan-perusahaan korup dan orang-orang yang berpengaruh sekalipun. Ryo punya rekan bernama Kaori, adik perempuan dari sahabatnya yang telah meninggal.
Jadi, kasus apa yang akan dia tangani dalam game ini?
Temukan jawabannya dengan memainkan City Hunter!

Gameplay
City Hunter adalah game aksi tembak-tembakan dengan visual 2D ala game retro sederhana yang mengandung elemen platforming dan petualangan. Gameplay-nya benar-benar sangat sederhana, Anda hanya bisa berlari, merunduk, menembak dan melompat, khas game-game jadul. Tugas Anda adalah mencari jalan menuju objektif selanjutnya dengan berpindah dari ruangan ke ruangan dengan menaiki tangga atau memasuki ruangan yang bagaikan labirin.
Kami sebenarnya tidak terlalu bermasalah dengan gameplay yang simpel, namun desain levelnya yang cukup buruk, membuat kami agak kebingungan di awal karena desain lingkungannya yang mirip satu sama lain. Ada musuh-musuh dan jebakan-jebakan yang siap menghadang perjalanan Anda. Namun, jika Anda adalah tipikal gamer yang sudah terbiasa dengan game-game sejenis ini, tidak ada tantangan yang benar-benar sulit untuk ditaklukkan. Hal inilah yang membuat proses pencarian kunci atau petunjuk untuk melanjutkan permainan jadi terasa membosankan karena cenderung repetitif.
Presentation
Visual
Untuk mempertahankan cita rasa aslinya, visual game ini masih menggunakan gaya retro 2D jadul dengan sprite pixelated. Jika Anda merindukan nuansa visual zaman dahulu, ada filter TV CRT yang membuatnya tampil seperti versi originalnya. Namun, apabila filter ini Anda matikan, visualnya tampak lebih halus dan lebih nyaman dilihat. Di balik visual retro-nya, developer juga menambahkan menu utama dengan presentasi yang cukup modern sehingga terlihat ada usaha yang mereka lakukan untuk membuat versi Remastered ini terasa lebih berharga.
Audio
Ada dua lagu yang cukup enak didengar di sini, dengan penggunaan bass yang luar biasa untuk menciptakan irama yang menarik. Soundtrack ini membawa nuansa anime khas akhir tahun 80-an dan awal 90-an. Sayangnya, secara keseluruhan aspek ini tampil mengecewakan karena selain dua lagu yang enak tadi, sebagian besar musiknya terdengar biasa-biasa saja. Dialog percakapannya juga tidak ditambahkan sulih suara, sehingga tidak ada nilai tambah untuknya.

Value
Terlepas dari apakah Anda pernah memainkan versi originalnya dulu atau tidak, rilis ulang City Hunter jelas menjadi angin segar bagi para penggemarnya karena kini game ini tersedia dalam Bahasa Inggris yang bisa kita pahami. Rilis ini lebih dari sekedar porting biasa karena selain ada tambahan bonus berupa Gallery Mode yang berisikan artwork nan cantik sebagai fan-service untuk penggemarnya., ada juga mode permainan dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi untuk pemain yang haus akan tantangan.
Conclusions
Kembalinya City Hunter di tahun 2026, lebih dari sekedar nostalgia. Walaupun kami sendiri belum pernah memainkan versi originalyna dulu di PC Engine, tapi kami cukup familiar dengan animenya sehingga bisa menikmati game ini lewat karakter dan ceritanya. Namun terlepas dari konten tambahan yang ditawarkan, sayangnya mekanik gameplay-nya terlalu sederhana dan desain levelnya yang buruk membuat alur permainan jadi sangat repetitif dan menyebalkan.
+ Gameplay yang mudah dipahami
+ Visual yang cukup detail untuk ukuran game jadul
+ Dua lagu yang enak didengar
+ Menu utama yang dimodernisasi
+ Tersedia filter CRT untuk bernostalgia
+ Konten tambahan seperti Gallery
- Cerita standar khas anime
- Desain level yang buruk
- Variasi musuh terbatas
- Durasi permainan sangat singkat

![[Review] Starfield (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Starfield-Banner-115x115.jpg)
![[Review] SAROS](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/SAROS-Banner-115x115.jpg)
![[Review] PRAGMATA](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/PRAGMATA-Banner-115x115.jpg)
![[Review] The Spirit Weaver](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/The-Spirit-Weaver-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Starfield (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Starfield-Banner-200x250.jpg)
![[News] Ragnarok Origin Classic Tetapi Janji Open Server dengan Sakura Vows](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/ROOC-1-200x250.jpg)
![[Review] SAROS](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/SAROS-Banner-200x250.jpg)
![[Review] PRAGMATA](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/PRAGMATA-Banner-200x250.jpg)
![[Event] Survey Berhadiah: Riset Pasar RPG Indonesia 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Survey-Berhadiah-PlayVerse-200x250.jpg)
![[Review] KuloNiku: Bowl Up!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/KuloNiku-Banner-200x250.jpg)
![[Review] I Am Jesus Christ](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/I-Am-Jesus-Christ-Banner-200x250.jpg)

![[Review] ICARUS: Console Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Icarus-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Starfield (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Starfield-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Screamer](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Screamer-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Back to the Dawn (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/back-to-the-dawn-beginners-guide-game-rant-360x240.jpg)
![[Review] The Spirit Weaver](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/The-Spirit-Weaver-Banner-360x240.jpg)