Realm of Ink
Leap Studio
Maple Leaf Studio
4Divinity
26 Mei 2026
PS4, PS5, Xbox Series, Switch, PC
Roguelite-action
Remaja
Digital
Rp 349.000
Dalam beberapa tahun terakhir, game bergenre Roguelite sedang membanjiri industri game. Berbagai judul dengan variasi uniknya terus bermunculan berkat kesuksesan HADES yang berhasil menembus pasar mainstream dan dua kali menjadi kandidat Game of the Year.
Momentum ini mirip seperti ketika Soulslike merajalela beberapa tahun silam karena kesuksesan Dark Souls dan Bloodborne. Sadar bahwa momentum seperti ini jarang terjadi dua kali, hal tersebut dimanfaatkan oleh banyak developer untuk menciptakan game serupa, salah satunya Leap Studio. Developer asal Negeri Tirai Bambu ini akhirnya menciptakan game Hadeslike yang berjudul Realm of Ink.
Apakah game ini mampu menawarkan formula yang menyegarkan atau hanya sekedar copy-paste dari game yang sudah ada?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Di sebuah alam virtual yang bernama Realm of Ink itu, para penghuninya tanpa sadar hidup sebagai rekaya dalam dunia fiksi. Alam ini dikendalikan oleh Roh Buku misterius dan para pneghuninya patuh mengikuti takdir yang telah ditentukan. Red, seorang wanita ahli pedang yang menemukan fakta bahwa dirinya adalah karakter fiktif dalam kumpulan cerita pendek yang berjudul Realm of Ink. Dengan membuka rahasia gelap Roh Buku, ia menemukan kebenaran tentang keberadaannya dan menentang takdirnya.
Rahasia apa yang sebenarnya tersimpan di balik Roh Buku?
Temukan jawabannya dengan memainkan Realm of Ink!
Gameplay
Bicara soal game Roguelite, tentu sangat erat kaitannya dengan kata “repetitif” karena memang itu konsep dasar yang ia usung. Game bertipe ini biasanya memanfaatkan konsep “mengulang dari awal” saat karakter Anda mati sambil dibumbui mekanik progress yang membuat karakter Anda tumbuh dan berkembang seiring kematian. Realm of Ink menerapkan konsep serupa sehingga setiap kematian karakter Anda akan terasa penting.
Saat memulai permainan, Anda akan langsung dibawa menuju medan pertempuran dengan berperan sebagai wanita bernama Red. Alur pertarungan game ini terasa cukup luwes dan responsif, di mana Anda dapat menebas musuh menggunakan pedang secara agresif dan cukup presisi. Di setiap serangan yang masuk, terasa ada bobot yang mengiringi ritme pertarungannya.
Sepanjang petualangan, Anda dapat membuka 9 bentuk senjata yang masing-masingnya punya gaya bertarung berbeda. Beberapa senjata dikhususkan untuk pertarungan jarak dekat, ada juga senjata yang fokus untuk serangan jarak jauh dan ada yang condong ke efek elemen dan manipulasi status. Dengan adanya variasi seperti ini, Anda jadi bisa bereksperimen pada setiap kesempatan.
Satu perjalanan Anda mungkin berfokus pada elemen api yang bisa membakar musuh, namun di perjalanan selanjutnya setelah mati, karakter Anda bisa saja berubah menjadi berelemen racun yang tentu saja mengubah cara dan gaya bermain. Fleksibilitas inilah yang membuat tiap perjalanan terasa berbeda.
![]()
Anda akan ditemani seekor peliharan yang berasal dari tinta yang disebut The Ink Pets. Makhluk-makhluk ini akan bertarung bersama Red dan berevolusi berdasarkan kombinasi Ink Gem yang Anda miliki. Jika kombinasinya tepat, maka hewan peliharaan ini akan berubah menjadi bentuk baru dengan kemampuan yang unik, seperti kemampuan ofensif ekstra atau opsi defensif. Yang paling membuat kami terkesan adalah bagaimana sistem-sistem tersebut saling terkait secara alami, di mana sistem senjata, The Ink Gems dan The Ink Pets saling mempengaruhi satu sama lain.
![]()
Presentation
Visual
Game ini punya tampilan visual yang cukup unik nan indah mengingatkan kami pada game OKAMI, di mana seluruh presentasinya menggunakan gaya goresan tinta yang menciptakan atmosfer khas kebudayaan Tiongkok. Ilustrasi karakternya pun dibuat sangat cantik dan memanjakan mata, terutama karakter wanitanya. Dari sisi performa, game ini tampil cukup solid. Bahkan, ketika pertarungan penuh dengan efek visual dan musuh dalam jumlah banyak, performanya tetap terjaga tanpa kendala berarti.
Game ini punya empat wilayah yang yang digambarkan dengan cukup bagus sehingga tidak terkesan repetitif. Selain itu, desain musuhnya juga cukup variatif terutama para karakter boss yang terasa intimidatif, di mana desainnya dibuat berdasarkan cerita rakyat Tiongkok,
Audio
Sepanjang permainan, Anda akan sering mendengarkan musik yang didominasi oleh instrumen tradisional ala Tiongkok. Kualitasnya sendiri cukup bagus dan bisa mempertahankan atmosfer permainan, baik selama eksplorasi maupun pertempuran.
Untuk sulih suara sendiri, game ini menyediakan dua opsi bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Mandarin. Meskipun kualitasnya tidak bisa dibilang istimewa, namun setidaknya fitur ini dapat menggambarkan kepribadian karakter saat percakapan berlangsung.
Value
Game Roguelite biasanya punya durasi permainan yang tidak terlalu panjang untuk diselesaikan, namun bisa jadi sangat panjang karena Anda akan mengalami kematian berkali-kali agar karakter bisa berkembang menjadi lebih kuat. Dalam game ini, Anda harus bereksperimen dengan permata dan hewan peliharaan agar perjalanan berikutnya bisa lebih efektif dan efisien.
Terlepas dari hal tersebut, game ini tentu saja punya sedikit kekurangan di mana elemen narasi di tengah petualangan terkadang justru mengganggu ritme permainan. Padahal, game-game sejenis biasanya menaruh elemen narasi ini ketika karakter mati atau jika pemain berhasil menamatkan permainan.
Conclusions
Realm of Ink adalah satu dari sekian banyak game Roguelite yang menawarkan sesuatu yang revolusioner. Visualnya punya ciri khas yang unik, mekanik permainannya bersinergi dengan baik satu sama lain, sistem progress-nya sangat menghargai kreativitas pemain sehingga membuat Anda bisa terus bereksperimen di setiap pengulangan. Jika dalam game lain, kematian dianggap sebagai kegagalan, Realm of Ink justru membuat kematian sebagai proses transformasi menjadi lebih kuat dari sebelumnya.
+ Premis cerita cukup membuat penasaran
+ Ilustrasi karakter yang menggoda
+ Mekanik yang bersinergi dengan baik
+ Memungkinkan pemain untuk bereksperimen
+ Pertarungan yang luwes dan presisi
+ Desain musuh yang variatif
+ Boss yang intimidatif
+ Visual indah ala goresan tinta
+ Musik tradisional khas Tiongkok
+ Fitur Sulih suara perkuat kepribadian karakter
+ Replayability yang tinggi
- Narasi di tengah permainan sedikit mengganggu ritme
- Isi dialog terkadang tidak penting





![[Review] LEGO® Batman™: Legacy of the Dark Knight](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/LEGO-Batman-Legacy-of-the-Dark-Knight-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Story of Seasons: Grand Bazaar (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/08/Story-of-Seasons-Grand-Bazaar-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Diablo IV: Lord of Hatred](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/DIA_D4_Helix_First_Party_Resizes_mc_super_hero_textless_stat_enus_3840x2160_RD2_1_JW01-115x115.jpg)
![[Review] Realm of Ink](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Realm-of-Ink-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Tales of Arise: Beyond the Dawn Edition (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Tales-of-Arise-NS2-Banner-200x250.jpg)
![[Review] LEGO® Batman™: Legacy of the Dark Knight](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/LEGO-Batman-Legacy-of-the-Dark-Knight-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Story of Seasons: Grand Bazaar (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/08/Story-of-Seasons-Grand-Bazaar-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Diablo IV: Lord of Hatred](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/DIA_D4_Helix_First_Party_Resizes_mc_super_hero_textless_stat_enus_3840x2160_RD2_1_JW01-200x250.jpg)
![[Review] Yerba Buena](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Yerba-Buena-Banner-200x250.jpg)
![[Review] SAVARA](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Savara-Banner-200x250.jpg)
![[Liputan] BONUS LEVEL INDONESIA by Bandai Namco & The Lazy Monday](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260522-WA0041-200x250.jpg)
![[Review] Bubsy 4D](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Bubsy-4D-Banner-200x250.jpg)
![[Review] STARBITES](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Starbites-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Realm of Ink](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Realm-of-Ink-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Screamer](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Screamer-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Tales of Arise: Beyond the Dawn Edition (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Tales-of-Arise-NS2-Banner-360x240.jpg)
![[News] Sword of Justice Kolaborasi dengan Juara Dunia Muay Thai Phetjeeja untuk Rayakan Anniversary Setengah Tahun](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Sword-of-Justice-Muay-Thai-Champion-360x240.jpg)