HADES II
Supergiant Games
Supergiant Games
14 April 2026 (PS5, Xbox Series)
25 September 2025 (Switch, Switch 2, PC)
PS5, Xbox Series, Switch, Switch 2, PC
Roguelike-action
Dewasa
Cartridge, Game-Key, Digital
8.7 GB
Rp 429.000
Di tahun 2020, siapa yang mengira game indie buatan Supergiant Games yang berjudul HADES, berhasil mendulang banyak penghargaan dan menjadi salah satu nominasi untuk kategori paling bergengsi seperti Game of the Year. Kesuksesan itulah yang mendasari mereka untuk melanjutkan IP ini ke seri kedua.
HADES II sebenarnya sudah dirilis sejak September tahun lalu untuk Switch, Switch 2 dan PC. Game ini bahkan kembali masuk sebagai nominasi GOTY, meskipun pada akhirnya kalah dari Clair Obscur: Expedition 33. Kendati demikian, mereka tetap berhasil menyabet gelar di kategori Best Action Game tahun lalu. Tujuh bulan berlalu, kini HADES II akhirnya mampir ke platform PS5 dan Xbox Series dengan berbagai perbaikan dari versi sebelumnya.
Apa saja yang ditawarkan HADES II dalam versi PS5-nya?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Kembali membawakan kisah mitologi Yunani, Supergiant Games kali ini merepresentasikan ulang dengan cara yang berbeda dari seri pertamanya dulu. Pada suatu hari, Chronos yang merupakan penguasa waktu, kembali setelah digulingkan oleh anak-anakyna berabad-abad lalu. Chronos mengambil alih Underworld dan memenjarakan Hades, Persephone dan Zagreus.
Sementara Hecate berhasil melarikan diri bersama adik Zagreus yang baru lahir juga merupakan putri dari Underworld, yang bernama Melinoë. Ia membesarkan Melinoe dan melatihnya untuk menjadi kuat agar suatu hari nanti bisa membalaskan dendam kepada Chronos. Setelah merasa cukup siap dan terlatih, akhirnya Melinoe turun ke Tartarus.
Mampukah Melinoe mengalahkan Chronos untuk selamanya?
Temukan jawabannya dengan memainkan HADES II!
![]()
Gameplay
HADES II adalah sekuel dari game roguelike bertemakan dewa-dewa dari mitologi Yunani. Seri keduanya berlatarkan setelah pelarian Zagreus di Underworld dan kini berfokus pada adiknya yang bernama Melinoe. Game ini masih menggunakan konsep Roguelike, di mana setiap area yang Anda selalu diacak dari perjalanan yang sebelumnya. Dan jika karakter Anda mati, maka Anda akan mengulang dari awal tanpa adanya sistem save point atau checkpoint. Meskipun begitu, setiap kali mati, tetap ada progress yang Anda peroleh untuk perjalanan selanjutnya.
Berikut kami bahas aspek gameplay selengkapnya:
![]()
Secara garis besar, loop gameplay HADES II masih serupa dengan seri pertamanya dulu. Anda akan berpetualang dalam level yang akan terus diacak dalam setiap siklus permainan. Setiap menyelesaikan satu area, Anda akan dihadiahkan item untuk menunjang perjalanan Anda.
Gameplay seri kedua ini masih sama kuatnya dengan seri pertama dulu, namun dengan cara yang sedikit berbeda. Jika seri pertama dulu mengandalkan tempo permainan yang cepat, di sini justru lebih menekankan pada kedalaman mekanik. Melinoe punya gerakan Omega, sebuah serangan kuat yang butuh parameter untuk dikonsumsi.
![]()
Di awal, Anda hanya punya akses untuk satu senjata saja, yaitu Witch’s Staff, namun seiring berjalannya permainan, kemudian mati dan kembali lagi, maka Anda bisa membuka akses untuk menggunakan jenis senjata lainnya seperti Sister Blades, Moonstone Axe, Umbral Flames, Xinth dan Argent Skull. Masing-masing senjata punya fungsi yang berbeda-beda seperti Umbral Flames sangat cocok untuk membantai kerumunan musuh.
Mekanik baru yang diperkenalkan di seri kedua ini adalah The Cauldron, di mana Melinoe dapat membuat berbagai mantra dan item untuk membantunya dalam petualangan. Bisa dibilang ini adalah sistem progress utama di HADES II. Lalu, ada Meditation, di mana Anda harus memilih Arcana dalam bentuk kartu. Sistem ini bertindak bertindak sebagai progress pasif yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan bonus permanen yang meningkatkan statistik Melinoe.
![]()
Musuh-musuh di game ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Bahkan musuh kroco pun bisa saja menjadi hambatan besar apabila muncul dalam jumlah banyak sekaligus. Hal inilah yang membuat Anda harus terus bergerak, menghindar dan memperhatikan sekitar agar tidak terkepung dan mati sia-sia.
Begitu pula dengan karakter boss karena setiap boss juga terasa begitu menantang dan unik karena pola serangan mereka yang sangat dinamis. Hal ini jelas memaksa Anda untuk melakukan observasi terlebih dahulu, alih-alih menyerang secara membabibuta.

Presentation
Visual
Secara visual, HADES II tampak jauh lebih memukau dari seri pertamanya berkat pola warna mencolok yang digunakan sehingga tiap area terasa lebih hidup dan tidak repetitif. Art Style-nya masih tetap sama, menggunakan estetika ala lukisan khas Supergiant. Dari sisi performa, game ini juga tidak ada masalah sama sekali. Versi PS5 bisa berjalan di 120 fps hingga resolusi 4K, sementara jika Anda memainkannya di Nintendo Switch, ia berjalan di angka 60 fps pada resolusi 720p.
Audio
Soundtrack HADES II terasa jauh lebih dinamis dan lebih variatif dibanding game pertamanya. Ia memadukan nuansa rock, metal dan blues dengan sangat baik sehingga terasa bersinergi dengan gameplay dan atmosfer dunianya. Fitur sulih suaranya pun sangat bekualitas karena para aktornya berhasil memerankan tiap karakternya dengan baik dan konsisten menghidupkan suasana sehingga percakapan terasa relevan dalam setiap momen yang dihadirkan. Efek suara selama pertarungan juga patut diacungi jempol karena terdengar begitu memuaskan tiap kali Anda menggunakan jurus-jurus milik Melinoe.
![]()
Value
HADES II berada di persimpangan antara game indie dan AAA. Mau dibilang game indie, tapi kualitasnya terlalu bagus bahkan mungkin mengalahkan game AAA yang harganya jutaan Rupiah. Tapi, mau dibilang game AAA pun juga tidak mungkin karena harga jual yang ditawarkan berada jauh di bawah judul besar pada umumnya.
Hanya dengan Rp429.000, Anda mendapatkan sebuah game berkualitas dengan paket lengkap, meliput icerita yang menegangkan, gameplay yang seru dan menegangkan, visual yang memanjakan mata, musik yang keren, sulih suara yang mantap hingga replay-value yang tinggi. Tak heran jika game ini menjadi salah satu nominasi Game of the Year tahun lalu.
Conclusions
Sekuel game yang berhasil melampaui kualitas seri pertamanya biasanya cukup jarang terjadi di industri video game, tapi HADES II adalah pengecualian. HADES II adalah evolusi dari seri pertama di semua aspek, mulai dari penulisan cerita, mekanik gameplay, visualisasi, perpaduan musik hingga elemen roguelike itu sendiri. Tak heran jika game ini berdiri sejajar dengan game-game hebat lainnya di ajang The Game Awards tahun lalu.
+ Melinoe, protagonis yang karismatik
+ Jajaran karakter pendukung yang menarik
+ Pertarungan dinamis dan presisi
+ Sistem progress yang lebih adil
+ Pola serangan boss yang sulit ditebak
+ Visualisasi yang artistik
+ Soundtrack yang keren
+ Sulih suara yang hidup
- Varian musuh monoton
![[Review] Starfield (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Starfield-Banner-115x115.jpg)
![[Review] SAROS](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/SAROS-Banner-115x115.jpg)
![[Review] PRAGMATA](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/PRAGMATA-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Ys Memoire: Revelations in Celceta](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Ys-Memoire-Revelations-in-Celceta-Banner-200x250.jpg)
![[Review] The Spirit Weaver](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/The-Spirit-Weaver-Banner-200x250.jpg)
![[Review] HADES II](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Hades-II-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Starfield (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Starfield-Banner-200x250.jpg)
![[News] Ragnarok Origin Classic Tetapi Janji Open Server dengan Sakura Vows](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/ROOC-1-200x250.jpg)
![[Review] SAROS](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/SAROS-Banner-200x250.jpg)
![[Review] PRAGMATA](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/PRAGMATA-Banner-200x250.jpg)
![[Event] Survey Berhadiah: Riset Pasar RPG Indonesia 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Survey-Berhadiah-PlayVerse-200x250.jpg)
![[Review] KuloNiku: Bowl Up!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/KuloNiku-Banner-200x250.jpg)
![[Review] I Am Jesus Christ](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/I-Am-Jesus-Christ-Banner-200x250.jpg)
![[Review] HADES II](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Hades-II-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Screamer](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Screamer-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Ys Memoire: Revelations in Celceta](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Ys-Memoire-Revelations-in-Celceta-Banner-360x240.jpg)
![[Review] The Spirit Weaver](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/The-Spirit-Weaver-Banner-360x240.jpg)