Bubsy 4D
Fabraz
Atari
22 Mei 2026
PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series, Switch, Switch 2, PC
Platformer
Semua Umur
Blu-ray, Cartridge, Game-key Card, Digital
1.3 GB
Rp 279.000
Di era 1980 hingga 1990-an, genre platformer begitu merajai konsol rumahan hingga melahirkan banyak sekali IP-IP populer yang menjadi tulang punggung publisher yang bersangkutan, sebut saja Nintendo dengan Mario, SEGA dengan Sonic hingga Ubisoft dengan Rayman. Bahkan, judul-judul yang kurang populer pun tetap mendapatkan tempat di hati para gamer, salah satunya adalah Bubsy.
Bagi gamer Indonesia, nama Bubsy mungkin terdengar asing. Namun, faktanya Bubsy sudah eksis di tahun 1993 lewat konsol SNES dan SEGA Genesis kala itu. Sempat mendapatkan dua sekuel dan beberapa spin-off, namun sepertinya Bubsy masih kesulitan menembus pasar mainstream yang sudah punya jagoannya masing-masing.
Lama tak terdengar kabarnya, Atari berniat membangkitkan serial Bubsy lewat sebuah sekuel yang berjudul Bubsy 4D. Apakah game Bubsy masih mampu bersaing dengan game platformer modern yang ada saat ini?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Bubsy 4D mengambil tema cerita tentang pemulihan, di mana ia bertemu dengan musuh bebuyutannya, Woolies, yang menculik domba-domba dari bumi untuk diubah menjadi MahBots menggunakan teknologi modern. Bubsy yang awalnya terlihat tenang, kini tampak bergejolak. Ia pun akhirnya memutuskan untuk menghentikan Woolies dari ambisis jahatnya dengan melewati berbagai planet.
Mampukah Bubsy melakukan itu sendirian?
Temukan jawabannya dengan memainkan Bubsy 4D!
![]()
Gameplay
Bubsy 4D adalah game platformer tiga dimensi yang dikembangkan oleh developer yang berbeda dari pendahulunya. Di game ini, Anda akan berperan sebagai seekor kucing bernama Bubsy yang sedang memburu musuh bebuyutannya bernama Woolies, tetapi ia harus melintasi berbagai planet terlebih dahulu sebelum mencapainya.
Bubsy punya beberapa kemampuan unik untuk menunjang petualangannya. Pertama, Bubsy dapat melompat dan meluncur untuk melewati celah platform yang cukup jauh. Kedua, ia dapat mencakar dinding sehingga bisa memanjat secara vertikal. Ketiga, ia dapat berubah menjadi bola dan meluncur dengan kecepatan tinggi dan menjadi mekanik baru yang cukup menarik karena dengan berubah menjadi bola, kecepatan bergerak Anda meningkat berkali-kali lipat daripada berjalan kaki. Jika Anda adalah seorang speedrunner, mekanik ini wajib Anda kuasai agar bisa menyelesaikan level secepat-cepatnya.
![]()
Sepanjang permainan, Anda bisa mengumpulkan berbagai collectibles, salah satunya adalah gulungan benang. Dengan mengumpulkan gulungan benang dan blueprint yang tersembunyi di setiap level, nantinya Anda bisa membuka upgrade baru untuk Bubsy. Beberapa upgrade membuka gerakan baru seperti menempel di dinding tanpa batas waktu, nyawa tambahan sebelum ke checkpoint hingga Fast Travel antar checkpoint.
Desain level dalam game ini bertemakan kerajinan tangan yang sesuai dengan ambisi Woolies yang terobsesi dengan bulu domba. Planet-planetnya seperti terbuat dari benang dan kain. Tata letak objek dan penataan lingkungannya sebenarnya cukup bagus, namun karena pewarnaan visualnya yang amburadul, membuatnya jadi tidak nyaman dipandang mata.
BaaBots akan berperan sebagai tipe musuh utama yang harus Anda hadapi. Musuh ini berbentuk sejenis domba robot yang ditenagai oleh teknologi modern milik Woolie. Namun, tingkat kesulitan game ini tidak pernah terasa sulit karena semuanya bisa Anda kalahkan dengan mudah.
Presentation
Visual
Visual cel-shading biasanya selalu cocok dengan kami, namun entah kenapa Bubsy 4D sepertinya salah menempatkan perpaduan warna pada dunianya. Warna-warnanya terlalu mencolok dan menabrak satu sama lain sehingga tidak nyaman dipandang mata. Transisinya kasar dan animasinya pun kikuk dan terlihat patah-patah, terasa seperti game PS1 yang di-remastered ke era PS5.
Audio
Perpaduan musik dalam game ini terbilang cukup unik karena menggabungkan elemen funky dengan electro-swind dan synth. Namun sayangnya, tidak ada lagu yang benar-benar menempel di kepala kami, seperti game-game platformer lainnya. Selain itu, sulih suara antar karakternya terasa kurang bersinergi sehingga seperti berdiri sendiri-sendiri.
![]()
Value
Meskipun dijual dengan harga yang relatif murah, namun menurut kami kualitas BUBSY 4D masih jauh dari harapan. Ceritanya kurang menarik, nada warnanya campur aduk, presentasi visualnya berantakan, kontrolnya terlalu licin dan mekanik permainannya ketinggalan zaman. Dengan harga yang sama, Anda bahkan bisa mendapatkan nominasi GOTY seperti Hollow Knight: Silksong atau Dispatch.

Conclusions
Sulit rasanya untuk Bubsy 4D bersaing dengan game platformer modern saat ini. Ketika game-game seperti Mario, Sonic, ASTRO BOT hingga Sackboy sudah punya formula dan gimmick baru yang membuat pengalaman bermain lebih imersif, Bubsy 4D justru masih terjebak dengan formula jadul yang ada di era PS1 yang terbilang sudah uzur dan tak lagi relevan di era PS5. Jika Anda masih penasaran dengan game ini, sebaiknya cicipi dulu lewat demo gratis yang ditawarkan oleh Atari sebelum Anda membelinya.
+ Tingkat kesulitan yang masuk akal
+ Berubah menjadi bola cukup menyenangkan
+ Ada referensi ke seri sebelumnya
- Cerita kurang menarik
- Kontrol kikuk dan licin
- Formula yang sudah uzur
- Perpaduan warna yang berantakan
- Sulih suara kurang bersinergi

![[Review] STARBITES](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Starbites-Banner-115x115.jpg)

![[News] Pre-Order untuk Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok Resmi Dibuka!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Granblue-Fantasy-Relink-Endless-Ragnarok-Pre-Order_05-13-26-768x432-1-115x115.jpg)
![[Review] Bubsy 4D](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Bubsy-4D-Banner-200x250.jpg)
![[Review] STARBITES](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Starbites-Banner-200x250.jpg)

![[News] Pre-Order untuk Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok Resmi Dibuka!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Granblue-Fantasy-Relink-Endless-Ragnarok-Pre-Order_05-13-26-768x432-1-200x250.jpg)
![[News] Sword of Justice Kolaborasi dengan Juara Dunia Muay Thai Phetjeeja untuk Rayakan Anniversary Setengah Tahun](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Sword-of-Justice-Muay-Thai-Champion-200x250.jpg)
![[Review] Kingdom’s Return: Time-Eating Fruit and the Ancient Monster](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Kingdoms-Return-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Directive 8020](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Directive-8020-Banner-200x250.jpg)
![[Review] CONSTANCE](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Constance-Banner-200x250.jpg)
![[Review] REANIMAL](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/REANIMAL-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Tides of Tomorrow](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Tides-of-Tomorrow-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Bubsy 4D](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Bubsy-4D-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Screamer](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Screamer-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Ys Memoire: Revelations in Celceta](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Ys-Memoire-Revelations-in-Celceta-Banner-360x240.jpg)
![[News] Sword of Justice Kolaborasi dengan Juara Dunia Muay Thai Phetjeeja untuk Rayakan Anniversary Setengah Tahun](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Sword-of-Justice-Muay-Thai-Champion-360x240.jpg)