Castlevania: Belmont's Curse
Evil Empire
Motion Twin
Konami
15 Oktober 2026
PS5, Xbox Series, Switch, PC
Metroidvania, Action-sidescrolling
Dewasa
Blu-ray, Cartridge, Digital
7.2 GB
Rp 444.000 (Standard)
Rp 555.000 (Midnight)
Apakah Anda pernah mendengar genre game bernama Metroidvania? Genre tersebut lahir dari gabungan dua nama game yang populer di masa lalu, yaitu Metroid dan Castlevania.
Gamer masa kini mungkin pernah mendengar game Metroid karena ia eksistensinya masih dijaga oleh Nintendo, namun kami yakin sebagian besar gamer yang baru memulai kiprahnya di era PS4, tentu terasa asing mendengar judul Castlevania. Hal ini kami nilai cukup wajar karena serial ini sendiri memang sempat diistirahatkan oleh Konami sejak terakhir kali rilis di era PS3 pada tahun 2014.
Setelah 12 tahun hibernasi, di tahun 2026 ini, Konami akhirnya membangkitkan serial lawas tersebut lewat seri terbarunya yang berjudul Castlevania: Belmont’s Curse dalam rangka merayakan ulang tahun ke-40 franchise tersebut.
Apakah game ini bisa menjadi titik balik kebangkitan serial Castlevania?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Cerita dalam game ini mengambil latar tempat di Paris, tepatnya 23 tahun setelah peristiwa di Castlevania III: Dracula’s Curse. Saat itu, Paris tengah menghadapi kekacauan besar karena invasi dari para monster dan kondisi kota pun dilalap api. Akhirnya Uskup setempat mengirimkan surat pada Trevor Belmont, sang pemburu vampir legendaris yang pernah mengalahkan Dracula.
Rose Belmont, anak dari Trevor dan Sypha, adalah protagonis utama dalam game ini. Berkat ayah dan ibunya, ia punya darah campuran pemburu vampir dan penyihir. Mendengar kabar bahwa Ayahnya akan berangkat ke Paris, akhirnya Rose memaksa untuk ikut melakukan investigasi. Ia juga ingin membuktikan pada ayahnya bahwa ia memang pantas menyandang nama belakang “Belmont”.
Apa yang sebenarnya terjadi di Paris?
Temukan jawabannya dengan memainkan Castlevania: Belmont’s Curse!
Gameplay
Castlevania: Belmont’s Curse adalah sebuah seri baru dari franchise Castlevania yang sudah 12 tahun mati suri. Berbeda dengan game terakhirnya, seri ini kembali mengadopsi formula klasiknya, yaitu 2D Action-platformer. Meskipun masih diterbitkan oleh Konami, namun game ini dikembangkan oleh developer Evil Empire dan Motion Twin, yang pernah menggarap game DEAD CELLS.
Tokoh utama dalam game ini adalah Rose Belmont, seorang protagonis baru dalam seri Castlevania. Rose berasal dari klan Belmont, keluarga pemburu vampir turun-temurun, karena ia adalah anak dari Trevor Belmont dan Sypha Belnades. Sejak lahir, Rose telah mewarisi kutukan dari orang tuanya yang membuat lengan kanannya menjadi berwarna merah. Karena punya darah campuran antara pemburu vampir dan penyihir, Rose piawai menggunakan senjata dan juga bisa melancarkan serangan sihir.
Berikut kami bahas aspek gameplay selengkapnya:
Rose Belmont
Di awal permainan, Rose hanya dibekali satu pedang sebagai senjata utamanya dan satu jenis sihir untuk menembakkan semacam bola api. Namun, seiring berjalannya permainan, nantinya ia bisa memperoleh Armoury (senjata) baru dan Arcanas (sihir) baru yang bisa Anda gonta-ganti selama permainan berlangsung. Total ada 7 jenis senjata dan 15 sihir yang bisa Anda peroleh sepanjang permainan.
Setiap senjata punya empat varian dengan kekuatan serangan yang berbeda-beda. Senjata baru biasanya bisa Anda dapatkan dari peti harta karun yang tersebar di area peta. Tiap jenis senjata punya animasi serangan, kecepatan, jangkauan dan kekuatan yang berbeda-beda. Misalnya, pedang punya jarak sedang dan damage yang juga sedang, lalu ada tombak yang punya jangkauan jauh, tapi animasi seranganya cepat dan relatif aman digunakan, kemudian ada Gauntlet yang punya jangkauan serang pendek, kombo cepat dan serangan mematikan, tapi sangat berisiko digunakan.
Sementara itu untuk mendapatkan jenis sihir baru, biasanya Anda harus mengumpulkan petunjuk kartu tarot terlebih dahulu untuk menemukan keberadaan boss. Setelah mengalahkan boss, Anda baru bisa mengakses jenis sihir baru tersebut. Menariknya, Anda bisa membuka dua hingga tiga perk tambahan yang bisa memperkuat sihir tersebut.
Untuk bisa membukanya, Anda harus menyelesaikan tantangan bernama Works of Mercy yang biasanya persyaratannya terpampang di kartu tarot seperti harus membunuh jenis musuh tertentu menggunakan cara spesifik, mendatangi suatu lokasi spesifik dan lain sebagainya.
Menurut kami, proses upgrade ini terhitung menarik karena tidak monoton yang hanya berkutat pada level dan EXP saja. Jadi, selain menjalani misi utama, Anda juga diberi tantangan ekstra untuk membuka upgrade sihir ini. Jika syaratnya terpenuhi, maka Anda bisa memperoleh poin khusus yang bisa Anda alokasikan untuk membuka perk tersebut.
Selain senjata dan sihir, Anda juga bisa memasangkan maksimal 3 Relics (aksesoris) pada Rose untuk memberikan buff padanya seperti bisa memulihkan diri saat membuka peti harta karun, meningkatkan serangan sementara waktu hingga ada seekor kelelawar yang bisa menemani Anda selama perjalanan dan pertarungan. Total ada sekitar lebih dari 40 Relics yang bisa Anda dapatkan selama permainan dan biasanya tersimpan dalam peti harta karun.
![]()
Lalu, ada juga yang tak kalah penting adalah Abilities, sebuah kemampuan aktif khas game-game Metroidvania yang bisa Anda gunakan untuk menunjang eksplorasi maupun pertarungan, tanpa mengonsumsi Health/Mana Bar. Total ada 5 kemampuan khusus yang bisa Anda dapatkan, yaitu Arcane Whip, Holy Light, Smash, Aerial Rush dan Double Jump.
Arcane Whip berfungsi sebagai alat untuk berayun di titik-titik tertentu yang berwarna kuning atau ungu dengan menekan tombol R2. Selain itu, cambuk ini juga bisa digunakan untuk menarik diri ke arah musuh. Selanjutnya ada Holy Light, sebuah mantra sihir yang menyelimuti tubuh Rose dengan kilauan cahaya suci. Dengan menahan tombol L2, Anda bisa melewati batu-batu sihir yang menghalangi. Selain itu, kemampuan ini juga berfungsi sebagai Parry ketika Anda menekan tombol L2 sesaat sebelum serangan musuh masuk.
Kemampuan ketiga adalah Smash, sebuah serangan menukik ke bawah yang berfungsi untuk menghancurkan lantai kuning yang memblokade area. Kemampuan ini juga bisa digunakan untuk menginjak musuh. Kemampuan keempat adalah Aerial Rush, sebuah gerakan Dash di udara untuk menjangkau platform yang jauh atau menghindari serangan.
Kemampuan terakhir adalah Double Jump, sebuah gerakan khas game-game Metroidvania yang mengizinkan Anda untuk melakukan lompatan kedua di udara. Kami merasa cukup aneh karena developer menjadikan Double Jump sebagai kemampuan khusus yang baru bisa Anda dapatkan di pertengahan menuju akhir karena game-game Metroidvania lain, biasanya langsung menyediakan kemampuan ini dari awal atau setidaknya dibuka di awal-awal permainan.
![]()
World Design
Daya tarik game-game Metroidvania biasanya terletak pada peta dunianya yang luas dan saling terhubung satu sama lain. Seperti yang kita ketahui bersama, game-game Castlevania klasik punya dunia yang cukup kejam karena rintangan dan jebakannya kadang terasa tidak adil dan sangat menghukum para pemainnya. Tapi, tentu saja dunia yang luas tadi akan jadi membosankan dan monoton apabila tidak dirancang dengan cara yang unik.
Secara keseluruhan, dunia dalam game ini terbagi atas 9 area utama yang bisa Anda jelajahi di sepanjang permainan. Tentu saja area-area ini tidak langsung terbuka semua di awal karena Anda harus menyusurinya secara bertahap dan ada beberapa area yang baru bisa diakses ketika Anda sudah mengalahkan boss atau punya kemampuan khusus.
Tapi yang membuat kami terkesima adalah bagaimana developer merancang setiap areanya dengan sangat baik sehingga terasa unik dan mudah dikenali. Selain itu, mereka juga secara cerdas menyembunyikan banyak rahasia yang bisa dilewatkan mayoritas pemain apabila tidak cukup jeli memeriksa setiap sudutnya.
Misalnya, ada celah sempit yang hanya bisa diakses menggunakan Dodge. Secara kasat mata, Anda hanya akan melihat tembok hitam saja, namun jika Anda mencoba Dodge ke arah sana, maka area rahasia tersebut baru akan terbuka dan terlihat. Lalu, ada juga retakan-retakan kecil di dinding yang menjadi pertanda bahwa dinding tersebut bisa dihancurkan apabila Anad serang. Hal-hal seperti inilah yang membuat rasa penasaran Anda terpacu sehingga jiwa penjelajah Anda akan bangkit.
![]()
Trap & Puzzle
Rintangan Anda selama eksplorasi bukan hanya soal monster dan vampir, tapi juga jebakan yang siap menikam, menggilas atau meniban Anda dari arah yang tak Anda duga. Misalnya, ada roda duri yang berputar dengan pola naik-turun atau kiri-kanan, lalu ada duri yang menempel di dinding dan lantai dan lain sebagainya. Untuk melewati jebakan-jebakan ini, Anda membutuhkan refleks yang tinggi karena biasanya Anda harus menggabungkan beberapa aksi dan kemampuan khusus dalam satu sekuens.
Selain jebakan, teka-teki juga menjadi elemen yang tak terpisahkan dari game Metroidvania. Anda akan sering sekali bertemu dengan pintu yang tertutup atau jalan yang diblokir ketika menghampiri suatu area. Jika menemukan kondisi ini, biasanya Anda harus mencari rute alternatif untuk bisa mencapai ke area tersebut sambil mencari tuas atau kunci untuk bisa membuka jalan yang terblokir tadi. Maka dari itu, proses backtracking pastinya akan sangat sering Anda lakukan, entah untuk mengumpulkan item yang terlewat atau hanya sekedar mencari jalan.
Fast Travel
Dengan ukuran dunia seluas itu, tentu saja Anda membutuhkan fitur modern bernama Fast Travel, untuk mempercepat waktu tempuh dalam backtracking. Uniknya, game ini menyediakan dua opsi Fast Travel, di mana salah satunya opsinya diberitahukan secara gamblang lewat progress cerita dan satu opsi lainnya justru menjadi fitur rahasia yang bahkan tidak pernah dijelaskan lewat tutorial.
Di tiap satu area utama, biasanya Anda akan menemukan satu titik bernama Ferryman’s Wharf, yang berisikan seorang kakek tua yang siap mendayung perahu. Dengan berbicara pada kakek tersebut, Anda bisa berpindah tempat dari satu area utama ke area utama lainnya yang juga memiliki ruangan yang sama. Semua pemain pasti tidak akan melewatkan fitur ini karena progress ceritanya akan membawa Anda bertemu dengan sang kakek.
Namun, fitur Fast Travel “tersembunyi” lainnya justru datang dari titik yang sering Anda temui selama permainan. Ya, seperti kebanyakan game Metroidvania lain, Save Point yang di sini dikenal dengan istilah Mirror of Life, juga punya fungsi rahasia sebagai titik Fast Travel. Namun, fitur ini sama sekali tidak dijelaskan lewat tutorial atau menu. Fitur ini bisa diakses dengan cara berlutut di depan cermin (Save Point) dengan cara menekan tombol bawah selama kurang lebih 3-5 detik, lalu Rose akan tersedot ke dalam cermin.
Fitur ini bisa bisa digunakan setelah Anda bertemu dengan sang kakek perahu pertama kalinya dan minimal sudah membuka dua cermin (Save Point) dalam satu area yang sama. Jika Anda berlutut sebelum syarat terpenuhi, maka Rose tidak akan tersedot ke dalam cermin.
![]()
Combat
Pertarungan tentu saja menjadi salah satu elemen utama dalam setiap game Castlevania dan aspek ini benar-benar diperhatikan oleh developer. Seperti yang sudah kami utarakan di atas, Rose punya banyak jenis senjata dan sihir yang bisa ia gunakan selama pertarungan. Selain itu, ada juga beberapa kemampuan khusus yang mendukung sesi pertarungan tersebut seperti cambuk untuk menarik diri, Holy Light untuk parry hingga Smash untuk menginjak musuh.
Transisi animasi Rose dari pergerakan eksplorasi dan aksi pertarungan benar-benar terasa sangat mulus sehingga tidak ada kesan kikuk atau kaku saat Anda terpaksa harus bertarung di tengah sesi platforming. Tapi, menurut kami masalah terbesar dari sesi pertarungan ini adalah Anda hanya bisa menggunakan satu senjata/sihir saja dalam satu waktu.
Tidak ada tombol khusus untuk akses cepat yang membuat Anda bisa bergonta-ganti senjata/sihir selama pertarungan berlangsung. Satu-satunya cara untuk menggantinya adalah Anda harus mengakses Pause Menu, kemudian memilihnya secara manual dan baru kembali lagi ke pertarungan.
Hal ini jelas menurunkan pacing pertarungan yang seharusnya bisa lebih dinamis. Padahal, sangat besar kemungkinannya Anda membutuhkan dua atau tiga jenis senjata/sihir berbeda dalam satu pertarungan boss agar strategi Anda bisa berjalan dengan baik.
Custom Mode
Dalam game-game modern, aksesibilitas bisa dibilang menjadi fitur ekstra yang wajib ada agar game yang bersangkutan bisa dinikmati lebih banyak pemain. Sadar bahwa fans-fans veteran Castlevania sebagian besar sudah banyak yang pensiun dari dunia game, akhirnya Konami memutuskan untuk memasukkan fitur ini dengan nama Custom Mode demi memikat pemain-pemain baru dan kasual.
Singkatnya, Custom Mode bisa dibilang sebagai “Cheat Mode Resmi” yang disediakan oleh developer dan bersifat opsional. Mode ini bisa Anda akses lewat Pause Menu, kemudian membuka menu Settings dan tab Gameplay. Tenang saja, Anda tidak perlu takut mengaktifkan mode ini karena ia sama sekali tidak menghalangi perolehan Trophy/Achievements.
Anda dapat melakukan penyesuaian terhadap tingkat kesulitan dan atribut lainnya. Beberapa opsi yang bisa Anda atur di sini meliputi pengaturan skala damage kepada musuh, damage yang diterima Rose dari musuh atau jebakan, jumlah perolehan EXP, menambah jumlah Potion, Respawn di depan pintu boss apabila mati hingga mencegah kematian ketika Health Bar Anda telah habis. Tapi, pengaktifan Custom Mode sama sekali tidak membuat pemecahan teka-teki atau sesi platforming jadi mudah karena Anda tetap harus melakukan eksplorasi dan mencari jalan secara manual.
Presentation
Visual
Kami sudah cukup banyak memainkan game-game Metroidvania dalam beberapa tahun terakhir, namun Castlevania tetap punya pesonanya tersendiri. Meskipun seri ini dikembangkan oleh developer lain, akan tetapi presentasi visualnya masih mempertahankan gaya gothic yang sudah menjadi identitas dan ciri khasnya sejak dulu, mulai dari desain karakter, lokasi hingga ornamen-ornamen yang menghiasi setiap latar belakangnya. Jika membandingkannya dengan seri Castlevania terdahulu, seri ini tampak jauh lebih berwarna namun tetap punya kesan kelam dan misterius.
Penyajian cerita dalam game ini sebagian besar diisi oleh cutscene berupa visual novel, di mana para karakternya berdialog dengan ilustrasi karakter beserta kotak teks di bawahnya. Namun, untuk beberapa adegan penting, biasanya cerita akan disajikan dalam bentuk cutscene animasi 2D layaknya sebuah anime. Untuk sisi performa, versi PS5 yang kami mainkan berjalan sangat baik. Transisi animasi antar gerakan seperti menyerang, melompat, slide, berayun dan lain-lain terasa mulus tanpa ada kendala berarti.
![]()
Audio
Musik-musik dalam game Castlevania biasanya selalu punya kesan misterius tapi tetap terasa megah dan penuh energi. Secara keseluruhan, musik-musik yang dibawakan oleh game ini tergolong cukup bagus, tapi agak kurang menggigit di beberapa bagian. Ada beberapa soundtrack yang terasa terlalu pasif, hanya seperti suara latar saja, bukan menjadi identitas dari suatu area yang sedang Anda lewati.
Selain musik dan soundtrack, sulih suara juga menjadi bagian yang patut kami apresiasi karena kualitasnya benar-benar luar biasa. Selain Rose, tokoh-tokoh penting yang terlibat dalam ceritanya benar-benar disuarakan dengan penuh penjiwaan sehingga bisa membuat Anda merinding saat akan berhadapan dengannya. Efek suaranya juga tidak kalah fantastis karena banyak sekali rintangan yang kerap kali memberikan efek kejut lewat suaranya.
Value
Posisi Castlevania: Belmont’s Curse bisa dibilang berada di tengah-tengah antara game indie dan game AAA karena genre yang dibawakan oleh game ini sudah sangat sering ditemui dalam game indie akhir-akhir ini, tapi mengingat Castlevania adalah salah satu franchise legendaris yang datang dari publisher sekelas Konami, tentu ia juga tidak bisa dipandang sebagai game indie.
Untuk ukuran game Metroidvania, Castlevania: Belmont’s Curse punya banyak sekali konten dan rahasia yang bisa Anda gali. Bahkan, setelah menamatkannya pun, kami yakin masih banyak rahasia yang tertinggal atau ending lain yang belum terbuka. Hal ini jelas memancing rasa penasaran pemain untuk memainkannya lagi dan lagi demi melengkapi semua konten yang disajikan.
Melihat konten dan kualitas yang ditawarkan, menurut kami, harga Rp 444.000 yang disematkan pada game ini sudah sangat pas, tidak terlalu mahal, tapi tetap terjangkau. Jika Anda menyukai game Metroidvania, ini adalah salah satu game yang wajib Anda mainkan tahun ini.
Conclusions
Keputusan Konami untuk membangkitkan salah satu IP legendarisnya terbukti jitu. Castlevania: Belmont’s Curse bukan hanya hadir sebagai penawar rasa rindu para fansnya, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi pendatang baru yang belum pernah memainkan Castlevania sama sekali.
Menurut kami, Castlevania: Belmont’s Curse bukan hanya menjadi salah satu seri terbaik di franchise-nya, tetapi juga menjadi salah satu game Metroidvania terbaik di era modern ini. Jika Anda penasaran seberapa bagusnya game ini, Anda bisa mencoba versi demonya terlebih dahulu yang sudah disediakan oleh Konami di Digital Store masing-masing platform.
+ Cerita yang solid dan emosional
+ Rose Belmont, protagonis baru yang hebat
+ Karakter pendukung yang luar biasa
+ Desain dunianya dirancang sangat baik
+ Sistem pertarungan mendalam
+ Platforming menantang dan variatif
+ Pertarungan boss yang unik dan menantang
+ Fitur Custom Mode sangat membantu
+ Gaya visual ala gothic masih menjadi identitas utama
+ Cutscene cerita ala visual novel dan anime
+ Sulih suara yang menjiwai
+ Efek suara yang renyah di telinga
+ Banyak sekali rahasia yang bisa diungkap
+ Harganya tidak terlalu mahal
- Beberapa musik kurang menggigit
- Tidak ada akses cepat untuk pergantian senjata dan sihir
- Petunjuk kartu tarot kadang membingungkan









![[Review] Tales of Eternia Remastered](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Tales-of-Eternia-Remastered-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Silver Pines](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Silver-Pines-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Castlevania: Belmont’s Curse](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Castlevania-Belmonts-Curse-Banner-200x250.jpg)

![[Review] Tales of Eternia Remastered](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Tales-of-Eternia-Remastered-Banner-200x250.jpg)
![[Event] Jakarta Game On 2026 Hadirkan Pengalaman Gaming Lengkap, dari Esports hingga Game Retro](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/1791524551_6tfUxF-200x250.jpg)
![[Review] Silver Pines](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Silver-Pines-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Echo Weaver](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Echo-Weaver-Banner-200x250.jpg)
![[Review] RATATAN (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/09/Ratatan-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Disney/Pixar Toy Story: Retro Roundup!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Toy-Story-Retro-Roundup-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Disney Epic Mickey: Rebrushed (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Epic-Mickey-Rebrushed-Banner-200x250.jpg)
![[Event] Acara Jakarta Game On Siap Digelar 16-18 Oktober 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Asset-Press-200x250.jpeg)
![[Review] Castlevania: Belmont’s Curse](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Castlevania-Belmonts-Curse-Banner-360x240.jpg)
![[Recap] Gamescom 2026 – Opening Night Live](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Gamescom-2026-Opening-Night-Live-360x240.jpg)
![[Review] Disney Epic Mickey: Rebrushed (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Epic-Mickey-Rebrushed-Banner-360x240.jpg)
![[Event] Acara Jakarta Game On Siap Digelar 16-18 Oktober 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/10/Asset-Press-360x240.jpeg)