Constance
bildundtonfabrik
PARCO GAMES
1 Mei 2026
PS5, Xbox Series, Switch, PC
Metroidvania
Remaja
Digital
Rp 139.000
Dalam 5 tahun terakhir, fans Metroidvania bisa dibilang sedang dimanjakan oleh para developer game, karena dalam beberapa tahun ini, kita cukup sering mendapatkan game Metroidvania berkualitas, baik itu yang berasal dari franchise yang sudah ada maupun IP baru. Bahkan, ada yang bahkan mampu menjadi salah satu nominasi Game of the Year seperti Hollow Knight: Silksong.
Tak heran jika para developer indie berlomba-lomba untuk menciptakan game Metroidvania sekreatif dan seinovatif mungkin untuk meraih prestasi serupa, salah satunya adalah btf (bilduntonfabrik), developer indie asal Jerman, yang telah meracik game Metroidvania berjudul CONSTANCE.
Apakah CONSTANCE hanya menjadi kloning dari Metroidvania yang sudah ada atau justru ia punya keunikan tersendiri yang membuatnya tampil berbeda daripada yang lain?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Game ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Constance, seorang seniman lukis diforsir habis-habisan oleh atasannya. Suatu hari mendapati dirinya terdampar di sebuah dunia aneh berisikan robot, serangga dan pemandangan yang aneh di bawah alam sadarnya. Di dunia itu, ia bertemu dengan Frida yang memberikannya kuas ajaib agar bisa menghadapi makhluk-makhluk aneh i dunia tersebut. Selain itu, Constance juga harus mengatasi kesehatan mentalnya dan memperkuat penerimaan dan kesadarannya, agar bisa lebih kuat.
Mampukah Constance lepas dari dunia itu?
Temukan jawabannya dengan memainkan CONSTANCE!
Gameplay
CONSTANCE adalah sebuah game bergenre Metroidvania berfokus pada elemen eksplorasi, platforming, pertarungan dan teka-teki. Anda akan berperan sebagai Constance, seorang gadis yang kesehatan mentalnya terganggu. Game ini membahas tema-tema kesehatan mental, kreativitas, seni, passion dan budaya kerja di dunia nyata. Dunianya beragam dan imajinatif, tapi penuh rintangan, bahaya dan teka-teki.
Berikut kami bahas aspek gameplay selengkapnya:

Exploration
Petualangan Constance dimulai dari sebuah area kosong, di mana hanya ada pemandangan di belakang layar. Tanpa teman, tanpa bekal, tanpa senjata, Anda akan dituntun oleh sesi tutorial yang membawa Constance menuju seorang NPC bernama Frida. Setelah bertemu dengan Frida, Constance pun diberikan sebuah kuas ajaib sebagai senjata utamanya untuk menghadapi makhluk-makhluk aneh yang ada di dunia ini.
Sesi eksplorasinya sendiri sebenarnya cukup standar dengan platforming yang cukup presisi. Anda harus mencari jalan menuju titik objektif dengan rute-rute yang sudah tersedia. Biasanya, rute-rute ini punya jalur masih tertutup di awal. Namun, ketika Anda sudah menemukan tuas untuk membuka pintunya, akan tercipta sebuah jalan pintas yang membuat perjalanan berikutnya lebih cepat.
Salah satu fitur baru yang diimplementasikan pada versi konsol adalah Overlay Map, di mana Anda dapat mengaktifkan fitur ini dengan tombol R3, yang membuat peta muncul di bagian layar permainan dan menunjukkan posisi karakter secara real-time. Inilah fitur yang menurut kami seharusnya ada dalam game-game Metroidvania agar pemain tidak harus bolak-balik ke layar peta untuk melacak keberadaan dan tujuannya.
Seperti game Metroidvania pada umumnya, Constance bisa melakukan aksi-aksi dasar seperti melompat dan menyerang. Di awal permainan, kemampuannya sangatlah terbatas. Namun, seiring berjalannya permainan, ia akan mendapatkan kemampuan baru saat menemukan kanvas kosong di suatu area. Nantinya, Constance bisa melakukan Paint Dive (Dash), Paint Stab, Wall Dive, untuk menunjang petualangan dan pertarungan.
Setiap kemampuan baru ini, biasanya akan mengonsumsi Paint Meter (warna ungu) di bawah Health Meter Anda. Paint Meter akan terisi secara otomatis apabila terkuras. Namun, jangan sekali-kali memaksakan diri menggunakan kemampuan tersebut apabila Paint Meter telah kosong, karena akan ada penaltinya yang membuat Health Meter Constance terkuras yang ditandai dengan layar yang berubah warna menjadi hitam dan putih.
Fitur lainnya yang juga sangat membantu eksplorasi dan pengumpulan collectibles adalah Snapshot. Fungsi dasarnya sebenarnya mirip dengan Screenshot yang ada pada setiap konsol, namun fitur Snapshot ini akan menempel pada peta, sehingga memudahkan Anda untuk backtracking tanpa harus menebak-nebak di mana letak sesungguhnya dari tempat yang ingin Anda kunjungi.

Combat
Selain eksplorasi, tentu saja ada sesi pertarungan yang cukup sering terjadi di setiap area. Musuh-musuh yang Anda hadapi cukup variatif, ada musuh yang bisa melompat, menembak, terbang dan lain-lain, namun semua itu bisa Anda pelajari agar bisa menemukan timing yang tepat untuk menghindarinya. Sayangnya, sesi pertarungan dalam game ini lumayan “basic” atau mendasar. Constance tidak bisa menyerang sambil menunduk atau skill khusus lainnya. Skill-skill yang dimiliki Constance pun terhitung mendasar, tanpa kompleksitas berarti.
Menilik pertarungan bossnya, setiap boss punya tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Namun, sama seperti musuh kroco, ketika Anda sudah berhasil mempelajari pola serangannya, boss yang Anda hadapi mungkin bisa Anda taklukkan tanpa terkena damage sedikitpun.
Menariknya, game ini punya mekanik unik di mana saat Constance mati, Anda diberikan dua pilihan, apakah kembali ke Shrine (Save Point) yang mungkin posisinya cukup jauh dari tempat Anda mati, dengan semua kondisinya normal, atau pilihan kedua yang membuat Anda hidup kembali di titik yang sama saat mati, tetapi musuh-musuh yang Anda hadapi akan jauh lebih kuat dari biasanya. Jika Anda yakin dengan kemampuan Anda, pilihan kedua mungkin bisa sangat menarik dan menghemat waktu perjalanan. Namun, jika Anda kurang percaya diri dan takut mati lagi, pilihan pertama terasa lebih masuk akal dan aman.
Presentation
Visual
Metroidvania modern biasanya menggunakan gaya 2D sebagai pondasi visualnya untuk menciptakan daya tariknya tersendiri. Ada yang memilih gaya pixelated, ada yang memilih gaya cel-shading, tetapi Constance memilih gaya seperti lukisan bergerak. Visual game ini mengingatkan kami pada game Hollow Knight, namun dengan nada warna yang lebih cerah.
Tidak hanya bagian antarmukanya saja, latar belakangnya juga digambarkan dengan sangat baik, sehingga ada kesan megah ketika Anda melewati suatu area. Selain itu, keunikan latar belakangnya juga membuat Anda lebih mudah mengenali atau mengingat area yang pernah Anda lewati.
Audio
Game ini punya soundtrack yang cukup megah dan menarik untuk didengar. Musiknya berhasil menjaga keagungan visualnya lewat alunan yang merdu. Sayangnya, percakapan dalam game ini tidak didukung fitur sulih suara yang seharusnya, sehingga Anda mungkin hanya mendengar suara seperti orang komat-kamit saja.
Value
Datang dengan statusnya sebagai game indie, CONSTANCE dibanderol dengan harga yang relatif murah, yaitu Rp 139.000. Menurut kami, harga ini sudah sangat sepadan dengan kualitas yang ditawarkan. Ceritanya cukup relevan dengan problematika gamer modern, eksplorasinya menarik, platformingnya presisi, visualnya cantik dan musiknya cukup megah. Sayangnya, mekanik pertarungannya terlalu dasar tanpa kompleksitas yang kami harapkan. Tingkat kesulitannya pun terkadang kurang merata. Di satu area bisa terlalu menyulitkan, namun area selanjutnya bisa jadi terlalu mudah.
Conclusions
CONSTANCE adalah game Metroidvania yang solid dan bagus, namun tidak revolusioner. Beberapa mekaniknya memang unik seperti berubah menjadi cat untuk melewati rintangan berduri maupun memanjat tembok, tapi secara keseluruhan, pengalaman bermain yang ditawarkan seperti sudah pernah kami temukan dalam game lainnya. Sesi aksinya terlalu mendasar, sehingga kurang memberikan variasi dalam pertarungan.
+ Metroidvania yang solid
+ Cerita yang relevan dengan gamer modern
+ Platforming yang presisi
+ Dua opsi untuk Retry
+ Varian musuh yang beragam
+ Pertarungan boss yang menantang
+ Overlay Map & Snapshot sangat membantu eksplorasi
+ Visual 2D yang cantik
+ Musik terasa megah
+ Harga sepadan dengan konten yang ditawarkan
- Mekanik pertempuran terlalu mendasar
- Tanpa fitur sulih suara
- Harga upgrade terlalu mahal
- Tingkat kesulitan tidak merata






![[Review] REANIMAL](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/REANIMAL-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Tides of Tomorrow](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Tides-of-Tomorrow-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Mouse: P.I. For Hire](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/MOUSE-P.I.-for-Hire-Banner-115x115.jpg)
![[Review] CONSTANCE](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Constance-Banner-200x250.jpg)
![[Review] REANIMAL](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/REANIMAL-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Tides of Tomorrow](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Tides-of-Tomorrow-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Mouse: P.I. For Hire](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/MOUSE-P.I.-for-Hire-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Ys Memoire: Revelations in Celceta](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Ys-Memoire-Revelations-in-Celceta-Banner-200x250.jpg)
![[Review] The Spirit Weaver](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/The-Spirit-Weaver-Banner-200x250.jpg)
![[Review] HADES II](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Hades-II-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Starfield (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Starfield-Banner-200x250.jpg)
![[News] Ragnarok Origin Classic Tetapi Janji Open Server dengan Sakura Vows](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/ROOC-1-200x250.jpg)
![[Review] SAROS](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/SAROS-Banner-200x250.jpg)
![[Review] CONSTANCE](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/05/Constance-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Screamer](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Screamer-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Ys Memoire: Revelations in Celceta](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Ys-Memoire-Revelations-in-Celceta-Banner-360x240.jpg)
![[Review] The Spirit Weaver](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/The-Spirit-Weaver-Banner-360x240.jpg)