Trails in the Sky 1st Chapter
Nihon Falcom
GungHo Online Entertainment
19 September 2025
PS5, Switch, Switch 2, PC
RPG
Remaja
Blu-ray, Cartridge, Game-Key Card, Digital
12 GB
US$ 59.99 (PS5/Switch/Switch 2)
Rp 1.022.310 (PC)
Di antara judul-judul JRPG tua yang masih eksis hingga sekarang, serial TRAILS termasuk salah satu yang paling underrated. Siapa sangka, di balik status underrated-nya itu, kini perlahan ia mulai menembus pasar mainstream yang membuat penggemar JRPG penasaran seperti apa cerita dan semestanya secara keseluruhan. Namun, karena sudah terlalu banyak seri yang rilis ke pasaran, banyak gamer yang mengurungkan niatnya untuk terjun ke dalam seri ini.
Nihon Falcom sebagai pihak developer, ingin memperkenalkan kembali seri pertama TRAILS yang sangat dicintai para fansnya agar bisa menjadi pintu gerbang pertama untuk fans baru yang ingin mengenal seri ini. Oleh karena itu, mereka akhirnya me-remake secara penuh game TRAILS pertama yang berjudul Trails in the Sky 1st Chapter.
Apa saja yang mereka tawarkan dalam versi remake ini?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Cerita dalam game ini berlatarkan tahun 1197 Kalender Septian yang mana akan menjadi pondasi pertama untuk semesta game Trails secara keseluruhan. Protagonis utama dalam game ini adalah Estelle Bright, seorang gadis muda yang tinggal di Kerajaan Liberl bersama ayahnya, Cassius. Pada suatu malam, Cassius pulang membawa seorang anak laki-laki yang terluka bernama Joshua yang kemudian diadopsinya menjadi saudara sebaya untuk Estelle.
Lima tahun berselang, Estella dan Joshua telah tumbuh menjadi dewasa. Keduanya mengikuti ujian untuk menjadi seorang Bracer, anggota sebuah organisasi multinasional non-pemerintah yang bertugas menjaga perdamaian dan melindungi warga sipil. Keduanya pun pergi ke kota Rolent untuk bertemu sang mentor, Scherazard.
Bagaimana kelanjutan kisah perjalanan Estelle dan Joshua?
Temukan jawabannya dengan memainkan Trails in the Sky 1st Chapter!
Gameplay
Trails in the Sky 1st Chapter adalah versi remake dari game The Legend of Heroes: Trails in the Sky 1st Chapter yang pertama kali rilis di tahun 2004 silam. Karena judulnya dinilai terlalu panjang, maka dari itu mereka telah membuang bagian depannya untuk versi remake ini sehingga judulnya bisa lebih pendek.
Game ini berlatarkan di Kerajaan Liberl, sebuah negara kecil di benua Zemuria. Anda akan mengikuti kisah Estelle dan Joshua, dalam perjalanan mereka untuk menjadi Bracers, anggota organisasi yang didedikasikan untuk menjaga perdamaian sekaligus membantu warga sipil. Dalam versi remake ini, semua aspek permainannya dirombak total, mulai dari eksplorasi, pertarungan hingga aspek-aspek gameplay lainnya, agar lebih relevan dengan JRPG modern sejenisnya.
Berikut kami bahas aspek gameplay selengkapnya:
Exploration
Bagi Anda yang pernah memainkan versi originalnya dulu, mungkin akan terkesima dengan tampilan dunia, kota dan dungeonnya yang sekarang lebih luas dan bisa ditelusuri hingga sudut-sudutnya. Berkeliling Liberl akan membawa Anda ke berbagai tempat, mulai dari dusun kecil, penginapan tepi danau hingga dungeon dan reruntuhan misterius.
Secara garis besar, game ini masih menggunakan formula game Trails sebelumnya, di mana Anda akan berpetualang dan mengendalikan tokoh utama, berkeliling kota untuk berbicara dengan para NPC, membeli barang di toko, mengumpulkan resep makanan, collectibles buku, menerima misi sampingan hingga akhirnya menuju misi utama untuk memajukan progress cerita.
Peta game ini memberikan ikon-ikon sebagai indikator misi. Jika Anda adalah tipe pemain yang perfeksionis dan ingin menyapu bersih semua misi, misi sampingan adalah prioritas utama Anda dan harus diselesaikan sebelum berlanjut ke misi utama. Mengapa? Karena ketika Anda memutuskan untuk melanjutkan cerita, ada kemungkinan misi sampingan jadi kadaluarsa. Selain itu, berapa banyak misi sampingan yang telah Anda selesaikan akan menentukan perolehan Bracer Points (BP).
Menyesuaikan perkembangan zaman, game ini juga menyediakan fitur Fast Travel di banyak titik agar eksplorasi Anda bisa lebih efektif dan efisien. Fast Travel-nya juga termasuk yang cukup cepat, sehingga tidak ada waktu yang terbuang percuma di layar loading.
Battle
Berbeda dengan versi originalnya yang menggunakan sistem pertarungan Turn-based murni, di versi remake ini Falcom mengadopsi sistem pertarungan Hybrid dari seri Trails through Daybreak yang telah mereka sempurnakan. Jadi, game ini punya dua sistem pertarungan, yaitu Quick Battle dan Command Battle.
Jadi, saat bertemu dengan musuh di field maupun dungeon, Anda bisa langsung menghajar mereka dengan senjata yang dimiliki masing-masing karakter secara Real-time. Selain serangan normal, mereka juga bisa melancarkan skill dengan tombol segitiga. Kecuali boss, Anda bisa mengalahkan para musuh kroco tanpa perlu masuk ke Command Battle. Anda tetap mendapatkan experience dan item yang sama dari musuh yang Anda kalahkan. Kekurangan dari Quick Battle adalah pilihan skill yang terbatas.
Ketika Anda menekan tombol kotak saat Quick Battle, Anda bisa masuk ke sistem kedua yang bernama Command Battle, sebuah sistem pertarungan di mana karakter Anda dan musuh akan saling bergantian baku hantam sesuai giliran. Namun, sebelum melakukannya, kami sarankan Anda untuk membuat musuh Stun terlebih dahulu sehingga bisa mendapatkan keuntungan saat memulai Command Battle.
Berbeda dengan game JRPG lain, di mana karakter Anda hanya berdiri statis, di sini Anda bisa menggerakkan karakter ke posisi mana pun selama masih dalam batas lingkaran. Gunanya adalah untuk mencari posisi terbaik yang memungkinkan mereka bisa menyerang banyak musuh sekaligus atau menghindari kepungan musuh.
Saat Command Battle, pilihan aksi karakter Anda akan jauh lebih luas daripada saat Quick Battle. Di sini Anda bisa melancarkan serangan normal, skill fisik, skill sihir hingga serangan pamungkas bernama S-Break. Selain itu, ada juga beberapa gimmick yang membuat karakter Anda melakukan serangan kombinasi seperti Chain atau Follow up.
Apabila dari Command Battle Anda ingin kembali lagi ke fase Quick Battle, hal itu bisa dilakukan dengan keluar dari garis batas medan pertempuran. Menurut kami, sistem pertarungan game ini benar-benar fleksibel menyesuaikan kebutuhan pemainnya. Jadi, jika Anda lebih suka salah satunya, hal tersebut bisa dilakukan kapanpun Anda inginkan.
Presentation
Visual
Dari semua game Trails (atau bahkan game-game garapan Falcom lainnya) yang pernah dibuat, bisa kami pastikan bahwa Trails in the Sky 1st memiliki tampilan visual yang terbaik saat ini. Dari sisi performa pun, game ini berjalan stabil tanpa kendala berarti, baik selama eksplorasi, cutscene maupun pertarungan.
Kami sempat membandingkannya dengan game Trails terakhir (Trails through Daybreak II) yang kami mainkan awal tahun ini, kualitas benar-benar meningkat drastis, mulai dari model karakternya yang lebih hidup, raut wajah yang wajah yang lebih ekspresif, lingkungan yang lebih detail hingga animasi pergerakannya yang jauh lebih luwes.
Audio
Dari semua game Nihon Falcom yang pernah kami mainkan selama ini, kami selalu termanjakan oleh aspek audionya. Kualitasnya benar-benar tidak perlu diragukan dan salah satu musik JRPG yang paling adiktif. Soundtrack dari versi originalnya dulu, kini telah diaransemen ulang sehingga terdengar lebih jernih dari sebelumnya, mulai dari musik saat eksplorasi, musik saat pertarungan hingga musik yang mengiringi setiap momen dalam cutscene cerita.
Dari sisi sulih suara, Nihon Falcom masih konsisten menyajikan dua bahasa sulih suara dengan kualitas yang mumpuni. Meskipun sulih suara versi Jepangnya jelas lebih superior, namun versi bahasa Inggrisnya masih bisa diterima jika Anda malas membaca teks yang panjang. Sayangnya, tidak semua percakapan disulihsuarakan secara penuh, karena ada beberapa percakapan minor yang masih tetap membisu seperti game Trails modern lainnya.
Value
Mungkin banyak gamer yang selama ini cukup tertarik dengan serial Trails, tetapi enggan terjun ke dalamnya karena serinya sudah terlalu banyak dan malas untuk memainkannya satu per satu. Jika Anda termasuk gamer dengan kriteria tersebut, maka Anda tidak perlu khawatir lagi karena Trails of the Sky 1st Chapter adalah game yang selama ini Anda cari.
Mengapa? Karena dari semua game Trails yang sudah beredar, semuanya bermula dari game ini. Semesta, karakter, plot dan semua aspek dunianya, semua dimulai dari seri ini. Jadi, Anda tidak perlu memainkan seri Trails lainnya untuk bisa menikmati game ini.
Lalu, bagaimana dengan veteran yang sudah pernah memainkan seri originalnya dulu?
Terlepas dari plot cerita yang kurang lebih masih mirip, ada banyak sekali hal baru yang bisa Anda temukan di sini, mulai dari gameplay yang dirombak total, sistem pertarungan yang dinamis, dunia yang jauh lebih luas dan hidup untuk dieksplorasi, dialog karakter yang lebih panjang, cutscene yang sinematik, visual yang lebih modern, musik original yang telah diaransemen dan fitur-fitur menarik lainnya.
Conclusions
Trails in the Sky 1st Chapter adalah salah satu game remake yang luar biasa. Visualnya atraktif, soundtrack-nya berkesan, ceritanya mantap dan yang paling penting, sistem pertarungannya yang sungguh fleksibel. Game ini tidak hanya berfungsi sebagai ranah nostalgia bagi fans lama, tetapi juga bisa menjadi pintu gerbang bagi fans baru yang ingin terjun ke serial Trails. Semoga saja kita tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menantikan seri keduanya nanti.
Jika Anda mengaku fans Trails, tidak ada alasan untuk tidak memainkan game ini. Sayangnya, GungHo Online Entertainment membanderol game ini dengan harga yang cukup mahal, baik di PlayStation, Switch maupun Steam, setara dengan harga game AAA. Selain itu, tidak tersedianya versi Bahasa Inggris di Region 3 Indonesia juga menjadi kendala untuk gamer tanah air, sehingga mau tidak mau Anda harus membelinya di Region lain seperti Amerika atau Eropa.
+ Pondasi awal semesta yang megah
+ Worldbuilding yang mantap
+ Jajaran karakter yang menyenangkan
+ Pendalaman karakter yang keren
+ Sistem pertarungan yang fleksibel
+ Pembaharuan QoL berikan kemudahan
+ Terjemahan teks yang lebih bagus
+ Peningkatan visual yang signfikan
+ Soundtrack original yang diaransemen ulang
+ Sulih suara dua bahasa
+ Surat cinta untuk fans lama
+ Gerbang pembuka untuk fans baru
- Alur cerita yang lambat di awal
- Misi sampingan yang bisa terlewatkan
- Sulih bahasa Inggris masih kalah superior dari Jepang







![[Review] Fighting Force Collection](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Fighting-Force-Collection-Banner-115x115.jpg)
![[News] Square Enix Umumkan Life is Strange: Reunion](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Life-is-Strange-Reunion-Banner-115x115.jpg)
![[Review] DRAGON BALL Z: KAKAROT – DAIMA: Adventure Through The Demon Realm Part 2](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/DBZ-Kakarot-Daima-Part-2-Wallpaper-115x115.jpg)
![[Review] Fighting Force Collection](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Fighting-Force-Collection-Banner-200x250.jpg)
![[News] Square Enix Umumkan Life is Strange: Reunion](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Life-is-Strange-Reunion-Banner-200x250.jpg)
![[Review] DRAGON BALL Z: KAKAROT – DAIMA: Adventure Through The Demon Realm Part 2](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/DBZ-Kakarot-Daima-Part-2-Wallpaper-200x250.jpg)
![[News] Marathon Siap Meluncur 5 Maret 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Marathon-Banner-200x250.jpg)

![[Review] NINJA GAIDEN 4](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/12/Ninja-Gaiden-4-Banner-200x250.jpg)
![[Review] The Legend of Heroes: Trails Beyond The Horizon](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/12/Trails-Beyond-The-Horizon-Banner-200x250.jpg)
![[Review] FAIRY TAIL: DUNGEONS](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Fairy-Tail-Dungeons-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Love Too Easily 2: Summer Pocha](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/12/Love-Too-Easily-2-Banner-200x250.jpg)
![[News] Sony Umumkan HYPERPOP Collection untuk PS5](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Hyperpop-Collection-2026-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Fighting Force Collection](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Fighting-Force-Collection-Banner-360x240.jpg)
![[News] Bocoran Gameplay Assassin’s Creed Mirage Mengemuka!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2023/05/Assassins-Creed-Mirage-official-screenshots-1-scaled-1-360x240.jpg)
![[Review] FAIRY TAIL: DUNGEONS](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/01/Fairy-Tail-Dungeons-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Love Too Easily 2: Summer Pocha](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/12/Love-Too-Easily-2-Banner-360x240.jpg)