DRAGON QUEST VII Reimagined
HEXADRIVE
Square Enix
5 Februari 2026
PS5, Xbox Series, Switch, Switch 2, PC
Turn-based RPG
Remaja
Blu-ray, Cartridge, Game-Key Card, Digital
Rp 879.000 (Standard)
Rp 1.099.000 (Deluxe)
Sebagai salah satu pionir genre JRPG di industri video game, Dragon Quest adalah nama yang harus terus dikenang sepanjang masa. Namun, mengingat judul-judul utamanya sudah berusia cukup tua dan uzur secara visual, tak heran jika gamer generasi baru enggan memainkan versi originalnya.
Oleh karena itu, kini Square Enix sedang menjalankan proyek revitalisasi Dragon Quest lawas agar bisa diterima oleh gamer-gamer modern. Setelah menyulap Dragon Quest I, II & III lewat HD-2D Remake, kini giliran seri ke-7 yang mendapatkan versi remake yang berjudul DRAGON QUEST VII Reimagined.
Apakah game ini berhasil memperkenalkan kembali serial klasik kepada gamer modern?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Game ini bercerita tentang seorang anak nelayan yang tinggal di pulau Estard bernama Auster (nama default versi 3DS dulu). Masyarakat pulau Estard meyakini bahwa satu-satunya pulau yang ada di dunia ini hanyalah Estard dan sisanya hanyalah lautan. Namun, Auster dan sahabatnya, Kiefer, yang merupakan pangeran Kerajaan, tidak percaya hal tersebut dan ingin membuktikan bahwa dunia ini jauh lebih luas dari sekadar pulau Estard.
Dalam petualangannya, mereka kuil misterius yang dijaga oleh seorang peri. Auster dan Kiefer pun mencari pecahan fragmen dan menyerahkannya pada tablet tersebut. Rencana mereka ternyata ketahuan oleh salah satu sahabat mereka, Maribel, yang akhirnya ikut terseret dalam petualangan. Setelah pecahan fragmen terkumpul dan membentuk semacam tablet, mereka bertiga terlempar ke masa lalu dan tiba di sebuah pulau bernama Ballymolloy.
Apakah mereka bertiga bisa kembali ke masa sekarang?
Temukan jawabannya dengan memainkan DRAGON QUEST VII Reimagined!
Gameplay
DRAGON QUEST VII Reimagined adalah versi remake kedua dari seri utama ke-7 franchise Dragon Quest. Sebelumnya, seri ini sudah pernah mendapatkan remake untuk Nintendo 3DS pada tahun 2013 di Jepang dan tahun 2016 di Amerika Utara. Berbeda dengan tiga remake sebelumnya yang dibalut dalam visual HD-2D, game ini justru mengambil pendekatan tiga dimensi ala Diorama, seperti game FANTASIAN: Neo Dimension.
Game ini dimulai ketika Auster (nama default dalam versi 3DS dulu), seorang anak nelayan yang tinggal di desa yang terletak di pesisir pantai Pulau Estard, bersama dengan dua sahabatnya Kiefer dan Maribel, menemukan kepingan batu misterius di desa Pilchard Bay. Setelah mereka berhasil mengumpulkan kepingan batu tersebut dan memasangkannya di kuil misterius, hal tersebut membuka portal menuju masa lalu.
Berikut kami bahas aspek gameplay selengkapnya:
Adventure
Kami masih ingat betapa sulitnya melakukan eksplorasi di versi 3DS dulu karena sudut pandang kamera orang ketiga yang digunakan membuat pandangan Anda jadi sangat terbatas. Untungnya, developer telah meninggalkan gaya eksplorasi tersebut dan kini mengubahnya dengan sudut pandang kamera isometrik yang lebih luas dan tinggi. Alhasil, proses eksplorasi Anda terasa jauh lebih nyaman karena setiap tempat dan objek bisa terlihat jelas tanpa harus takut melewatkan sesuatu.
Dragon Quest VII punya alur petualangan yang cukup unik karena Anda memulai petualangan dari satu-satunya pulau yang ada di dunia, yaitu Estard. Tugas Anda adalah mencari pecahan fragmen warna-warni yang nantinya ketika disusun akan membentuk peta suatu pulau di masa lalu dan mengirim karakter Anda ke sana. Setelah mengunjungi dan menyelesaikan cerita di pulau tersebut, lantas pulau baru yang bentuknya mirip, akan muncul di masa kini dengan penduduk yang berbeda.
Yang membuat versi Reimagined ini lebih nyaman adalah adanya indikator menuju objektif selanjutnya. Jadi, seharusnya Anda tidak akan tersasar dan petualangan Anda akan lebih terarah.  Pola petualangannya sendiri sebenarnya masih sama dengan game-game DQ lainnya. Anda bisa mengunjungi kota, bermalam di penginapan, membeli senjata dan armor di toko, menuju titik objektif untuk melanjutkan cerita, berpetualang ke dalam dungeon, melawan monster hingga akhirnya bertemu dengan boss.
Selama eksplorasi, Anda juga masih bisa menghancurkan vas, barrel, membuka lemari dan laci untuk menemukan item-item berguna dan langka seperti Mini Medal misalnya. Tak jarang Anda juga bisa menemukan pecahan fragmen yang tergeletak di lantai begitu saja.
Selama eksplorasi di World Map, Anda punya dua kendaraan yang bisa digunakan. Kendaraan pertama adalah kapal laut yang biasanya terparkir di pinggir pulau. Kendaraan kedua yang akan Anda dapatkan adalah Magic Carpet atau karpet ajaib. Kelebihannya, Anda bisa menjelajahi daratan yang terpisah dan tidak bisa diakses dengan jalan kaki maupun kapal laut.
Menariknya, game ini langsung menyediakan sihir Zoom agar Anda bisa melakukan Fast Travel dari mana pun menuju area yang sudah Anda kunjungi sebelumnya. Meskipun fitur ini tidak bisa digunakan hingga titik terdalam kota/dungeon, namun kehadirannya tetap sangat membantu mempercepat proses eksplorasi.
Battle System
Pertemuan dengan musuh di game ini ada dua jenis, yaitu Fixed Encounter dan Random Encounter. Fixed Encounter terjadi di dalam dungeon dan World Map, di mana Anda dapat melihat jelas posisi musuh, sehingga bisa menghindari pertemuan yang tidak Anda inginkan. Namun, jika Anda ingin memicu pertarungan dengan keuntungan, Anda bisa menekan tombol X untuk menebas mereka dengan senjata. Sementara, Random Encounter hanya terjadi jika Anda sedang melaut menggunakan kapal.
Mirip dengan game-game JRPG modern lainnya, apabila level karakter Anda sudah terlampau jauh dengan musuh, maka musuh akan langsung mati saat itu juga tanpa perlu masuk ke layar pertarungan. Kelebihannya, fitur ini sangat menghemat waktu Anda dalam eksplorasi. Namun kekurangannya, jumlah EXP, uang dan Vocation Proficiency yang Anda dapatkan akan lebih kecil daripada melakukan pertarungan langsung.
Salah satu perbedaan terbesar antara seri utama Dragon Quest dan Final Fantasy adalah DQ tetap mempertahankan sistem pertarungan Turn-based klasiknya dari seri yang paling lawas hingga yang terbaru, tak terkecuali versi Reimagined ini. Dari semua karakter playable yang tersedia, total Anda hanya bisa menggunakan maksimal empat karakter dalam satu tim. Karakter yang sedang tidak aktif tidak akan muncul di layar, tetapi mereka tetap mendapatkan EXP yang sama setelah pertarungan.
Ada empat perintah dasar yang bisa Anda berikan pada tiap karakter. Attack untuk serangan normal tanpa mengonsumsi apapun, Skill untuk serangan spesial atau sihir yang membutuhkan MP, Items untuk menggunakan item yang ada di tas dan Defend tentu saja untuk bertahan. Salah satu keluhan kami dari DQXI kini telah diperbaiki di sini, di mana Anda tidak perlu lagi men-transfer item-item pemulih kepada masing-masing karakter untuk bisa digunakan dalam pertarungan. Semua isi tas bisa diakses oleh semua karakter tanpa terkecuali.
Ada perintah kelima yang terkadang muncul selama pertarungan ketika tubuh karakter Anda bersinar, yaitu Let Loose. Dengan memilih perintah ini, maka karakter Anda akan mengaktifkan spesialisasinya seperti meningkatkan serangan, memulihkan kesehatan dan lain sebagainya, tergantung dari Vocation yang sedang ia gunakan.
Oh iya, sekarang juga ada tambahan indikator berupa jempol ke atas atau ke bawah yang menandakan serangan yang Anda pilih adalah kelemahan musuh tersebut. Tambahan ini sangat membantu Anda dalam memilih serangan yang efektif pada jenis musuh tertentu agar MP tidak terbuang sia-sia.
Vocation
Mirip dengan DQ3, DQ7 adalah salah satu seri utama yang menerapkan fitur Vocation di dalam gamenya. Vocation adalah fitur yang biasanya dikenal dengan istilah Job/Class dalam JRPG lain. Jadi, karakter party Anda bisa bergonta-ganti Vocation selama permainan yang akan mempengaruhi atribut karakter, skill bisa mereka gunakan dalam pertarungan serta serangan pamungkas dalam kondisi Let Loose.
Total ada 26 Vocation yang bisa Anda pilih yang terbagi atas empat kategori, yaitu Beginner, Intermediate, Advanced dan Character-exclusive. Enam Vocation yang termasuk dalam kategori terakhir, hanya bisa digunakan oleh karakter yang terikat padanya saja, sementara 20 Vocation lainnya bisa digunakan oleh semua karakter.
Fitur Vocation sendiri sebenarnya baru akan terbuka di pertengahan permainan, jadi dari sebelum Anda sampai di titik tersebut, karakter Anda hanya akan terkunci satu Vocation default mereka saja. Saat sudah mendapatkan akses untuk fitur tersebut, Vocation yang bisa Anda pilih di awal hanyalah yang berkategorikan Beginner saja. Untuk bisa mengakses Vocation tingkat Intermediate dan Advanced, Anda harus menguasai jenis Vocation tertentu untuk membukanya.
Sebagai contoh, jika Anda ingin membuka Vocation Gladiator (Intermediate), maka karakter Anda harus menguasai Vocation Warrior (Beginner) dan Martial Artist (Beginner) hingga level maksimal 8. Begitu pula jika Anda ingin membuka Vocation Champion (Advanced), Anda juga harus menguasai Vocation Gladiator (Intermediate) dan Paladin (Intermediate) hingga level maksimal.
Mengingat cukup banyak Vocation yang harus dikuasai, developer menambahkan satu fitur baru bernama Moonlighting, di mana Anda bisa memasangkan Vocation kedua untuk tiap karakter. Dengan demikian, proses grinding Vocation jadi jauh lebih cepat. Selain itu, Anda bisa mengombinasikan Vocation favorit Anda untuk menghasilkan build karakter yang lebih kuat. Sayangnya, perubahan tiap Vocation di sini tidak diikuti dengan perubahan kostum seperti yang diterapkan dalam versi remake 3DS-nya. Jadi, apapun Vocation yang Anda pilih, kostum karakter akan tetap pada pilihan kostum yang Anda pilih.
Lucky Panel
Masih sama dengan versi originalnya dulu, versi Reimagined ini kembali menghadirkan Lucky Panel, sebuah mini-game permainan cocok gambar dalam kartu di mana Anda harus menebak sepasang gambar yang telah diacak oleh pemilik permainan dengan kesempatan yang terbatas. Mini-game ini bisa diakses ketika Anda mengunjungi tempat bernama Pilgrim’s Rest, baik di masa lalu maupun masa kini.
Permainannya sendiri sebenarnya cukup sederhana, namun proses pengacakan yang sangat cepat, akan menaikkan tingkat kesulitannya. Kami sempat memainkannya dengan cara menangkap tangkapan layar dan merekam video pengacakannya, namun pada akhirnya ia tetap tidak banyak membantu karena pola kartu yang harus Anda hafalkan cukup banyak. Tapi, apabila Anda berhasil menyelesaikan permainan ini, akan ada banyak hadiah menarik dan berharga yang bisa Anda dapatkan karena item-itemnya lengka, tidak dijual di toko, tidak bisa didapatkan dari monster maupun peti harta.

Presentation
Visual
Tidak seperti tiga game remake sebelumnya, game ini tidak menggunakan gaya visual HD-2D sebagai basisnya, melainkan render full 3D bergaya diorama. Ini adalah gaya render yang berbeda dengan DQ XI kemarin karena visualisasinya mengingatkan kami dengan game FANTASIAN: Neo Dimension garapan Mistwalker yang juga dibangun dengan gaya serupa, namun animasinya terasa lebih halus dan detail karakter dan lingkungannya jauh lebih tajam dibanding FANTASIAN.
Awalnya kami merasa agak canggung dengan perubahan ini, namun setelah semakin lama memainkannya, ternyata gaya render seperti ini memang yang paling cocok dengan pesona dunia yang ditawarkan. Meskipun model karakternya cukup detail, namun kami seringkali menemukan perulangan model karakter NPC di berbagai kota. Dua karakter bisa punya tampilan yang sama, tapi dengan nama yang berbeda.
Audio
Salah satu ciri khas game Dragon Quest yang paling kental adalah musiknya dan efek suaranya. Efek-efek suara seperti saat karakter naik level, masuk ke dalam bangunan, bermalam di penginapan atau hanya sekedar menyimpan data permainan di gereja, semuanya selalu membuat kami bernostalgia. Musik game ini tergolong yang easy-listening karena mudah diingat dan enak didengar. Sayangnya, variasi musiknya tidak banyak karena Anda akan sering mendengar lagu yang sama di beberapa kota maupun dungeon.
Jika saat memainkan game JRPG lainnya kami menyukai sulih suara berbahasa Jepang, lain halnya dengan Dragon Quest yang justru suara berbahasa Inggrisnya terasa lebih menonjol. Mengapa? Karena masing-masing kota punya dialek khas dari negara tertentu seperti Prancis, Italia, Spanyol dan lain sebagainya. Dialek ini juga mempengaruhi tulisan subtitle yang muncul, sehingga kadang terasa janggal saat dibaca.

Value
Jadi, apakah game ini masih layak untuk dimainkan oleh para pemain veteran yang sudah memainkan versi original PS1 dan versi remake 3DS-nya dulu?
Versi Reimagined ini memang mengalami pengurangan konten karena ada beberapa tempat dan skenario yang dihilangkan demi menjaga tempo permainannya supaya tetap mengalir. Alhasil, total waktu permainannya hanya setengah dari versi remake 3DS-nya dulu atau bahkan sepertiga dari versi original PS1-nya yang mencapai ratusan jam.
Untuk para veteran, hal ini mungkin menjadi kekecewaan terbesar. Namun, bagi para pendatang baru, hal ini bukanlah masalah besar karena konten yang dipotong sebenarnya hanya bersifat filler saja. Apalagi dengan perbaikan Quality of Life yang ada, ini adalah game Dragon Quest ternyaman dan teramah untuk para pemula.
Conclusions
Berbeda dengan kebanyakan pemain yang mungkin pertama kali jatuh hati lewat seri kedelapan di PS2, bagi kami Dragon Quest VII punya tempat istimewa di hati. Menurut kami, DRAGON QUEST VII Reimagined adalah game remake yang berhasil menggambarkan pesona klasik dan modern di saat yang bersamaan. Perubahan gaya visual menjadi ala diorama memang langkah yang cukup berani dan berisiko, namun untungnya perubahan ini terbukti berhasil dan sangat cocok dengan nuansa semestanya yang memang penuh dengan fantasi ala dongeng.
Sejujurnya, Dragon Quest memang tidak butuh remake berskala besar seperti Final Fantasy VII karena bisa menghilangkan esensi dan pengalaman yang seharusnya. Semoga saja versi Reimagined ini bisa menjadi pondasi untuk remake DQ ke depannya.
+ Berhasil menggambarkan pesona klasik dan modern
+ Eksplorasi yang bermanfaat dan menyeluruh
+ Pencarian fragmen yang seru dan menarik
+ Sistem pertarungan terbaik di serinya
+ Semua item bisa diakses tanpa transfer ke karakter
+ Fitur Moonlighting percepat grinding Vocation
+ Perbaikan Quality of Life yang membuat pemain lebih nyaman
+ Visual ala Diorama yang menawan
+ Musik dan efek suara yang tetap khas
+ Sulih suara Bahasa Inggris dengan berbagai dialek
+ Mini-game yang cukup menantang
- Ada pengurangan skenario dari versi originalnya
- Terkadang terasa terlalu mudah







![[Review] ICARUS: Console Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Icarus-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Mega Man Star Force Legacy Collection](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Mega-Man-Star-Force-Legacy-Collection-Review-Banner-115x115.jpg)

![[Review] ICARUS: Console Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Icarus-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Island of Hearts](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Island-of-Hearts-Review-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Mega Man Star Force Legacy Collection](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Mega-Man-Star-Force-Legacy-Collection-Review-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Legacy of Kain: Ascendance](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Legacy-of-Kain-Ascendance-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Ereban: Shadow Legacy](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Ereban-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Darwin’s Paradox!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Darwins-Paradox-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Screamer](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Screamer-Banner-200x250.jpg)
![[Review] New Super Lucky’s Tale (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/New-Super-Luckys-Tale-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Marathon](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Marathon-Review-Banner-200x250.jpg)

![[Review] Screamer](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Screamer-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Back to the Dawn (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/back-to-the-dawn-beginners-guide-game-rant-360x240.jpg)
![[Review] Island of Hearts](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Island-of-Hearts-Review-Banner-360x240.jpg)