The Exit Project: Backstreets
Nostra Games
Nostra Games
29 Januari 2026
PS5, PC
Adventure
Dewasa
Digital
Semenjak The Exit 8 rilis dan sukses di pasaran beberapa tahun lalu, banyak game developer dan publisher lain mengikuti tren merilis game bergenre Walking Simulator di sebuah lorong dengan tujuan mencapai pintu keluar yang tepat dengan memperhatikan anomali-anomali yang muncul secara acak di lorong tersebut, atau kalian akan terjebak di lorong tersebut hingga waktu yang cukup lama. Developer game indie Nostra. Games merilis game serupa berjudul The Exit Project: Backstreets, dengan beda desain lorong dan anomali tapi memiliki mekanisme dan tujuan akhir yang sama.
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Kalian memainkan seorang karyawan yang sedang pulang kerja menuju apartemen miliknya melalui suatu lorong yang yang akan terus menerus dia lalui jika tidak jeli meneliti hal-hal yang tidak normal dan berbeda dari lorong sebelumnya. Sama seperti The Exit 8 dan The Street 10, game ini tidak fokus kepada narasi, jadi kalian tidak perlu memikirkan apa/siapa yang menyebabkan anomali-anomali tersebut muncul.
Temukan cerita lengkapnya dengan memainkan The Exit Project: Backstreets!
Gameplay
Tujuan utama The Exit Project: Backstreets adalah kalian harus melewati pintu yang tepat selama sepuluh kali berturut-turut, dengan satu pintu di belakang kalian dan satu pintu di ujung lorong. Jika kalian memilih pintu yang salah maka kalian akan memulai ulang dari lorong pertama, dan jika kalian memilih pintu yang tepat maka akan berlanjut ke lorong berikut. Jika di lorong tersebut kalian melihat suatu anomali, maka kalian harus keluar melalui pintu belakang. Jika di lorong tersebut kalian yakin tidak ada anomali, maka kalian dapat keluar melalui pintu di ujung lorong.
Beberapa anomali dapat dengan sangat mudah kalian lihat, seperti terdapat boneka tergeletak di lantai atau gelantungan di atap, atau di dinding kanan terdapat gambar mata merah besar atau tulisan kaliamt. Namun ada beberapa anomali yang cukup sulit untuk dilihat atau di dengar; contoh: suara radio tiba-tiba terdengar suara teriakan samar-samar, atau ruangan kecil di kiri dimana terdapat satu buah kotak diterangi lampu tiba-tiba terbuka bagian atas nya. Dengan ini saat kalian memulai permainan diharap menghapali seluruh objek di lorong tersebut, baik di sebelah kanan kiri, atas bawah, depan belakang.

Jika kalian telah menghapalkan sekeliling isi lorong tersebut, maka kalian dengan mudah akan mengenali apakah lorong berikutnya terdapat suatu anomali. Dengan total lebih dari 30 anomali, kalian tidak akan menemukan semuanya dalam satu permainan, bahkan jika kalian sangat beruntung mungkin dari sepuluh lorong yang dilalui cuma akan menemukan 3-4 anomali saja. Oleh karena itu game ini sangatlah singkat, tidak mencapai 10 menit untuk ‘menamatkan’nya, namun jika tidak beruntung dan kurang teliti, kalian dapat terjebak di game ini kurang lebih 30 menit, dimana tetap cukup singkat.
Untuk mengetahui lorong ke berapa yang sudah kalian lalui, tiap memasuki lorong baru di dinding sebelah kiri akan terdapat tulisan ‘No. 5’ sebagai contoh. Dengan ini kalian dengan mudah melacak sudah mencapai lorong ke berapa untuk berhasil pulang ke apartemen milikmu. Saat kalian berhasil melewati 10 lorong dengan sukses maka karakter kalian akan memasuki ruangan apartemen dia dan menghela nafas lega karena telah berhasil melewati rintangan. jika kalian merasa penasaran untuk menemukan anomali-anomali yang belum pernah kalian lihat atau dengar, kalian dapat berinteraksi dengan pintu di belakang atau di sebelah kiri tempat tidur, dan permainan akan dimulai ulang kembali.

Jika kalian memilih untuk berinteraksi dengan tempat tidur, maka permainan akan selesai. Namun bukannya muncul ending credits seperti game lain pada umumnya, akan muncul tulisan ‘To Be Continued…’ di tengah bawah layar hitam. Nampaknya kedepan akan pihak developer akan merilis game serupa tapi berbeda tema dan desain, atau hanya agar kita menjadi penasaran. Saya mencoba untuk memainkan ulang setelah kembali ke menu utama beberapa kali, namun tidak ada perubahan setelah berhasil kembali ke apartemen dan memilih untuk tidur.
Presentation
Visual
Walau game ini hanya memiliki tampilan satu lorong saja, namun cukup memiliki desain yang cukup detil, memudahkan kalian untuk melihat para anomali yang muncul, karena memiliki warna dan pencahayaan yang cukup jelas.

Audio
Berbeda dengan visual, suara karakter utama dan suara lain dalam game terdengar sangat biasa, seperti didevelop menggunakan suara dari AI. Karakter kalian akan berbicara setiap melalui pintu baru, mengingatkan kita untuk mengantar dia pulang dengan sukses.
Value
Saat kalian membeli The Exit Project: Backstreets akan mendapatkan versi PlayStation 4 dan PlayStation 5, dengan ukuran game yang sangat kecil dan sangat mudah untuk mendapatkan trofi Platinum. Disarankan kalian memainkan versi PlayStation 4 terdahulu hingga mendapatkan trofi Platinum, lalu berpindah ke versi PlayStation 5 dan di menu utama pilih opsi ‘Cross Save’. Setelah kalian mengkonfirmasi untuk mengunduh data game dari versi PlayStation 4, maka trofi Platinum untuk versi PlayStation 5 akan didapat secara otomatis.

Conclusions
The Exit Project: Backstreets adalah salah satu game The Exit 8-like yang lebih bagus di desain dan visual, namun memiliki harga yang cukup mahal dengan durasi permainan tidak mencapai satu jam. Namun dengan mendapat dua versi game dan dua trofi Platinum mudah melalui menu cross save, maka game ini akan sangat digemari oleh para trophy hunter.
+ Memiliki visual yang cukup detil
+ Menguji ingatan dan pendengaran kita
- Terlalu singkat
- Suara terdengar dibuat oleh AI

![[Review] ICARUS: Console Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Icarus-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Mega Man Star Force Legacy Collection](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Mega-Man-Star-Force-Legacy-Collection-Review-Banner-115x115.jpg)
![[Review] I Am Jesus Christ](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/I-Am-Jesus-Christ-Banner-200x250.jpg)

![[Review] ICARUS: Console Edition](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Icarus-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Island of Hearts](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Island-of-Hearts-Review-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Mega Man Star Force Legacy Collection](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Mega-Man-Star-Force-Legacy-Collection-Review-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Legacy of Kain: Ascendance](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Legacy-of-Kain-Ascendance-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Ereban: Shadow Legacy](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Ereban-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Darwin’s Paradox!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/Darwins-Paradox-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Screamer](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Screamer-Banner-200x250.jpg)
![[Review] New Super Lucky’s Tale (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/New-Super-Luckys-Tale-Banner-200x250.jpg)

![[Review] Screamer](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/Screamer-Banner-360x240.jpg)
![[Review] Back to the Dawn (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/03/back-to-the-dawn-beginners-guide-game-rant-360x240.jpg)
![[Review] I Am Jesus Christ](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/04/I-Am-Jesus-Christ-Banner-360x240.jpg)