Devil May Cry 5: Devil Hunter Edition
Capcom
Capcom
23 Juni 2026
Switch 2
Hard-stylish Action
Dewasa
Game-key Card, Digital
27.9 GB
$39.99
Hadirnya konsol hybrid baru seperti Nintendo Switch 2, membuat CAPCOM menjadi sangat rajin untuk memporting game-game unggulan mereka. Setelah Resident Evil 7 dan 8 yang hadir dengan performanya yang mantap di bulan Februari lalu, sekarang CAPCOM juga membawa Devil May Cry 5 untuk penikmat Nintendo. Menyematkan subjudul Devil Hunter Edition, ini menjadi cara Capcom untuk merilis ulang Devil May Cry 5 dengan berbagai tambahan konten dan fitur.
Apa saja yang ditawarkan CAPCOM dalam Devil May Cry 5: Devil Hunter Edition?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Cerita dimulai beberapa tahun setelah peristiwa di Devil May Cry 4 berakhir. Seorang pemuda bernama “V” tiba-tiba datang ke kantor Devil May Cry untuk menyewa jasa Dante. Pemuda itu ingin agar Dante membasmi para iblis yang menyerang dunia. Sementara itu di lain pihak, Nero juga membangun sebuah agensi perburuan iblisnya sendiri berbasis mobil van bertuliskan Devil May Cry. Ia dibantu oleh seorang engineer wanita bernama Nico, yang juga menciptakan lengan robot untuknya, setelah lengan Devil Bringer-nya diambil oleh seseorang yang misterius dan bertudung.
Mampukah Nero memburu pemutus lengannya?
Apakah Dante berhasil membasmi seluruh iblis yang menyerang dunia?
Siapakah sebenarnya pemuda bernama “V” itu?
Temukan jawabannya dengan memainkan Devil May Cry 5: Devil Hunter Edition!
Gameplay
Seri utama Devil May Cry kembali ke ranah konsol yang diperkuat dengan engine baru milik Capcom, yaitu RE Engine, engine yang juga digunakan untuk mengembangkan Resident Evil 2 Remake. Masih setia dengan konsep awalnya, Devil May Cry 5 merupakan sebuah game linear yang terbagi atas misi-misi. Game ini menyediakan tiga karakter playable, di mana satu di antaranya merupakan karakter yang benar-benar baru.
Ada Nero sang protagonis dari seri keempat, ada Dante yang sudah muncul sejak seri pertama dan terakhir ada V, karakter misterius yang bertubuh kurus. Anda tidak bisa bebas memilih karakter mana di level yang ingin dimainkan. Anda akan memainkan karakter yang mengikuti alur cerita yang telah ditentukan oleh developer. Akan tetapi, akan tiba saatnya di mana dalam satu misi, Anda bisa memilih salah satu dari karakter yang terlibat di dalamnya.
Tugas Anda sebenarnya cukup mudah, yaitu bergerak dari titik awal ke titik akhir dari suatu misi dengan menghabisi setiap musuh yang menghadang. Namun yang perlu Anda ketahui adalah Devil May Cry bukanlah sebatas menghabisi semua musuh saja, tetapi tentang bagaimana cara Anda melibas mereka dengan gaya atau kombo yang keren karena di situlah letak seni permainannya. Beberapa keluhan yang kami alami terletak pada pergerakan kamera yang kerap kali tidak bersahabat. Pada sudut-sudut tertentu, kamera sering kali malah menyoroti tembok yang akhirnya menghalangi pandangan dan berakibat pada hasil akhir kombo karakter.
Berikut kami bahas aspek gameplay selengkapnya:
Nero
Nero masih dipersenjatai dengan pedang Red Queen, pistol Blue Rose serta amunisi baru berupa tangan mekanik bernama Devil Breaker, yang menggantikan tangan iblis Devil Bringer yang telah tiada. Masih sama seperti pendahulunya, Anda dapat merangkai kombo, baik di darat maupun udara dengan kombinasi tombol, arah dan timing yang tepat. Kombinasi ini meliputi sabetan pedang, tembakan pistol serta tangan robot Devil Breaker.
Tangan Overture dapat mengeluarkan sengatan listrik, sementara tangan Gerbera dapat membuat Nero meluncur lebih cepat. Kami menemukan elemen strategi dalam slot Devil Breaker. Awalnya, slot yang tersedia hanya ada tiga saja, yang nantinya bisa Anda mengupgrade-nya melalui kustomisasi dengan membayar sejumlah Red Orb.
Untuk mengganti jenis tangan, Anda harus menghancurkan tangan tersebut, dengan tombol L (Break Away) atau melancarkan serangan spesial dari tangan tersebut dengan menahan tombol A. Setelah hancur, tangan Nero akan berganti ke slot selanjutnya, begitu seterusnya hingga amunisi Devil Breaker habis. Tidak perlu khawatir akan kehabisan, karena tangan Devil Breaker ini bisa Anda temukan di sepanjang perjalanan bagaikan peluru dalam game Resident Evil misalnya.
Variasi tangan mekanik Devil Breaker sendiri terbilang cukup banyak. Belum lagi adanya tangan khusus yang hanya didapat melalui Downloadable Content (DLC) saja seperti Mega Buster milik Mega Man misalnya. Tangan-tangan ini memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain. Anda bisa menyesuaikan gaya favorit Anda dengan tangan-tangan ini, yang nantinya bisa menghasilkan kombo yang keren.
Pada tangan kanannya pula, Nero dibekali semacam tali kabel yang bisa dikeluarkan untuk menarik musuh. Fitur ini bisa Anda picu dengan menekan tombol R+A. Seandainya Anda menarik musuh berukuran besar, maka posisi Nero lah yang akan tertarik menuju musuh tersebut. Dengan memanfaatkan fungsi Wire Snatch ini, Anda dapat melakukan Air Combo dengan menarik mereka ke udara, kemudian dilanjutkan dengan sabetan pedang atau tembakan pistol. Tembakan pistol Blue Rose sendiri bisa Anda charge agar memberikan daya rusak yang lebih kuat.
Untuk menghindari serangan, Anda dapat melakukan dodge menahan tombol R sambil mengarahkan analog kiri ke arah kiri atau kanan bersamaan dengan tombol B. Di samping itu, Anda dapat memprovokasi musuh dengan menekan tombol (-), dimana Nero akan memperagakan gaya mengejek dan bisa meningkatkan Stylish Rank-nya. Selanjutnya, ada Exceed yang serupa dengan Devil May Cry 4, dimana Nero dapat mengisinya dengan tombol ZL hingga tiga bar. Bar ini bisa diisi saat Nero diam maupun selama pertarungan dengan menyesuaikan tempo yang tepat. Menggabungkannya dengan serangan melee akan memberikan daya rusak yang signifikan pada musuh.
Dante
Sang protagonis dari empat seri sebelumnya, kembali hadir dalam versi separuh baya. Pada seri kelima ini, Dante tampak lebih tua dengan brewok yang menghiasi wajahnya. Masih setia dengan gaya pertarungan sebelumnya, Dante dibekali empat style yang dialokasikan pada empat tombol D-Pad, yaitu Trickster (atas), Gunslinger (kiri), Swordmaster (kanan) dan Royal Guard (bawah). Selain keempat style tersebut, Dante juga dibekali beragam senjata jarak jauh dan dekat yang juga bisa digonta-ganti selama pertarungan hanya dengan menekan tombol ZL atau ZR.
Berbeda dengan Nero yang cukup ramah pemula dan kombonya lebih mudah dirangkai, jurus-jurus yang dimiliki Dante punya tingkat kompleksitas yang cukup tinggi untuk dikuasai. Butuh waktu khusus sebelum Anda bisa beradaptasi dengan seluruh senjata dan style yang ia miliki.
Style Trickster memungkinkan Dante bergerak dan menghindar dengan cepat berkat mobilitasnya yang tinggi. Style Gunslinger berfokus pada serangan jarak jauh dan memberikan efek atau animasi khusus pada pistol, shotgun dan sejenisnya. Style Swordmaster berfokus pada serangan jarak dekat yang berefek pada jumlah kombo yang dilancarkan pedang Rebellion atau tinju Balrog. Dan terakhir ada style Royal Guard yang agak defensif, di mana ia merupakan style yang paling sulit dikuasai, namun juga berpotensi menjadi yang terkuat. Style ini memberikan Dante kemampuan untuk melakukan counter attack dengan menyesuaikan tempo serangan musuh.
Kami agak kerepotan menggunakan senjata melee Balrog, di mana ia terbagi atas dua mode terpisah. Blow Mode untuk pukulan dan Kick Mode untuk tendangan. Kedua mode ini bisa Anda ganti dengan menekan tombol mundur sambil menahan tombol R disertai penekanan tombol X. Hal ini cukup membuat kombo sering kali terputus dan kagok. Sementara, beberapa jurus lawas khas Dante seperti Rainstorm dan kombo-kombo pedang Rebellion-nya, masih bisa Anda gunakan dalam game ini.
Jenis senjata Dante terasa lebih variatif dibanding kedua kompatriotnya. Selain pedang Rebellion, pistol kembar Ebony & Ivory, tinju Balrog dan shotgun A-Coyote, nantinya ia akan mendapatkan senjata-senjata baru yang lebih gila lagi seperti pedang raksasa Sparda, nunchaku bernama Cerberus, bazooka bernama Kalina Ann hingga sebuah motor bernama Cavaliere. Persenjataan inilah yang membuat kombo Dante tidak pernah membosankan untuk dieksekusi, namun tentu saja ia membutuhkan waktu untuk dikuasai hingga benar-benar mematikan.
V
V merupakan karakter playable baru yang melakukan debutnya di seri kelima ini. Berbeda dengan Nero dan Dante yang ofensif, V cenderung lebih defensif dan pasif dalam pertarungan. Ia tidak memiliki pedang atau pistol, namun sebagai gantinya ia dapat mengendalikan makhluk-makhluk peliharaannya yang berwujud seperti bayangan untuk menyerang musuh. Makhluk pertama sekaligus partner V adalah Griffon yang menyerupai seekor burung.
Griffon berperan sebagai pengganti pistol, yang mana dapat mengeluarkan serangan proyektil dan petir. Lalu, makhluk kedua bernama Shadow yang bentuknya menyerupai seekor macan dan berfokus pada serangan jarak dekat. Makhluk ketiga bernama Nightmare yang bentuknya cukup besar dan menyerupai monster bertangan dan berkaki.
Berbeda dengan Griffon dan Shadow yang bisa dipanggil kapan saja, Nightmare hanya bisa muncul jika Anda mengaktifkan Devil Trigger (DT) dengan tombol L. Untuk mengaktifkannya sendiri, ia membutuhkan minimal 3 bar DT berwarna ungu. Dengan bentuk tubuhnya yang raksasa, ia bisa ditunggangi oleh V. Akan tetapi, jika Anda tidak menaiki tubuhnya, ia akan menyerang secara otomatis hingga bar Devil Trigger terkuras habis.
Fungsi Devil Trigger (DT) bagi V tidak hanya sebatas memanggil Nightmare saja, ia juga dapat memperkuat Griffon dan Shadow dengan menekan tombol ZL + Y atau ZL + X, atau mengeluarkan serangan spesial dengan tongkatnya. Selama Devil Trigger aktif, warna rambut V akan berubah menjadi putih. Uniknya, V bisa mengisi bar DT dengan membaca buku yang bisa Anda picu dengan menahan tombol ZR. Akan tetapi, selama membaca buku, pertahanan V akan terbuka lebar dan gerakannya pun sedikit melambat. Hal ini membuatnya sangat mudah terkena serangan, terutama serangan proyektil.
Jika semua serangan dilakukan oleh para makhluk peliharaannya, lantas apa peran V sendiri dalam pertarungan? Walaupun ketiga makhluk peliharaannya cukup kuat, namun mereka tidak bisa mengakhiri nyawa para monster. Di sinilah muncul peran V sebagai pencabut nyawa. Monster-monster yang telah berubah warna tubuhnya, harus dihabisi oleh V sendiri menggunakan tongkatnya dengan menekan tombol A, baik itu musuh kroco maupun boss sekalipun. Selama para makhluk peliharaannya menyerang, V harus tetap siaga menjaga jarak agar tidak terhindar dari damage apapun yang dapat memutus kombo maupun menurunkan Ranking Style. Tantangan inilah yang membuat gaya permainan V berbeda dari Nero dan Dante.
Vergil
Dalam Devil Hunter Editioni, Vergil juga menjadi karakter playable. Ia bukanlah nama baru di semesta DMC karena sebelumnya sudah pernah beberapa kali muncul dalam seri sebelumnya. Anda tidak memerlukan syarat tertentu untuk memainkannya karena Vergil sudah terbuka sejak awal permainan.
Alur petualangan Vergil sebenarnya masih mirip dengan tiga karakter lainnya. Bedanya, jika Nero, Dante dan V harus berganti peran dalam misi-misi tertentu, Anda bisa memainkan seluruh misi yang ada menggunakan Vergil.
Gaya bertarung Vergil masih mirip dengan apa yang pernah diperagakannya pada DMC4 Special Edition dulu dengan mempertahankan semua kemampuannya. Meskipun Vergil adalah karakter yang kuat, namun mengendalikannya bukanlah hal mudah karena Anda membutuhkan ketepatan yang lebih baik saat menghindar atau mengeluarkan kekuatannya.
Presentation
Visual
Devil May Cry 5 masih menunjukkan lompatan visual yang signifikan dibandingkan seri sebelumnya, berkat RE Engine yang mampu menghadirkan detail karakter dan dunia dengan kualitas tinggi. Penampilan Nero, Dante, Trish, dan Lady tetap terasa segar, dengan cutscene penuh aksi heroik yang menjadi ciri khas seri ini. Presentasi dunia dan variasi monster masih mengingatkan pada pendekatan artistik DmC: Devil May Cry (2013), namun kini dibalut dengan kualitas grafis yang lebih matang.
Perbedaan utama dengan Special Edition di PS5 adalah absennya fitur ray tracing. Hunter Edition di Switch 2 lebih menekankan pada kestabilan performa: game berjalan mulus di 60fps baik dalam TV mode maupun handheld mode. Resolusi tetap tajam, dengan dukungan HDR output untuk layar TV yang kompatibel.
Ukuran file sekitar 27.8–30GB, cukup besar untuk standar Switch, namun sepadan dengan kualitas visual dan audio yang ditawarkan. Dari sisi teknis, port ini terasa solid tanpa keluhan berarti, dan yang menarik adalah konsistensi performa antara handheld dan TV mode—suatu pencapaian penting untuk memastikan pengalaman stylish combat tetap terjaga di mana pun Anda berada.
Audio
Presentasi Devil May Cry 5 tetap menghadirkan musik yang menjadi identitas seri ini. Genre heavy metal masih mendominasi, mengiringi pertarungan dan cutscene dengan intensitas yang meningkat seiring naiknya Style Rank. Sistem dinamis ini membuat setiap kombo terasa lebih emosional dan penuh energi, menjaga atmosfer khas Devil May Cry.
Hunter Edition di Switch 2 juga memperkuat pengalaman audio dengan dukungan Linear PCM surround, sehingga baik di TV mode maupun handheld, nuansa musik dan efek suara tetap imersif. Sulih suara tersedia dalam berbagai bahasa, dengan opsi default Inggris dan Jepang, serta tambahan bahasa lain seperti Korea, Mandarin, dan bahkan Bahasa Indonesia untuk teks. Semua bahasa menghadirkan kualitas yang konsisten, dengan intonasi karakter yang menjiwai kepribadian masing-masing.
Value
Devil Hunter Edition juga menambahkan nilai lewat konten ekstra: Bloody Palace Mode sebagai arena survival, Training Dimension untuk eksperimen senjata dan musuh, Photo Mode untuk menangkap momen aksi, serta EX Color Pack yang memberi variasi kostum. Semua ini memperkaya pengalaman di luar cerita utama, sehingga Anda tidak sekadar mengulang misi, tetapi juga menemukan cara baru untuk menikmati pertarungan stylish khas DMC.
Dari sisi harga, Devil Hunter Edition dipasarkan lebih ekonomis dibandingkan standar AAA, yakni USD 29,99 (diskon hingga akhir Juli 2026). Dengan konten penuh, performa stabil di 60fps baik handheld maupun TV mode, serta fleksibilitas bermain di mana saja, Switch 2 menawarkan nilai yang solid.
Memang, ia tidak memiliki fitur teknis seperti ray tracing yang ada di Special Edition PS5, tetapi portabilitas dan konsistensi performa menjadikannya pilihan menarik bagi Anda modern yang menginginkan kebebasan bermain tanpa kompromi besar pada kualitas. Dengan kata lain, Hunter Edition di Switch 2 bukan hanya sekadar port, melainkan paket lengkap yang menghadirkan keseimbangan antara harga, konten tambahan, dan fleksibilitas platform.
Conclusions
Devil May Cry 5: Devil Hunter Edition di Nintendo Switch 2 berhasil menghadirkan pengalaman stylish action yang solid dengan performa stabil 60fps baik di handheld maupun TV mode, meski tanpa fitur teknis seperti ray-tracing yang ada di Special Edition (PS5 & Xbox Series).
Konten tambahan seperti Bloody Palace, Training Dimension, Photo Mode dan EX Color Pack memperkaya replayability di luar cerita utama, sementara harga yang lebih ekonomis menjadikannya paket lengkap yang seimbang antara kualitas, fleksibilitas, dan nilai, sehingga layak dimainkan baik oleh veteran maupun pendatang baru yang ingin merasakan intensitas pertarungan khas Devil May Cry di platform modern yang portabel.
+ Hadirnya karakter playable baru, Vergil
+ Turbo Mode tawarkan aksi yang jauh lebih cepat
+ Tingkat kesulitan Legendary Dark Knight
+ Konten-konten yang menarik dan sudah include pada satu edisi
+ Mendukung performa yang stabil baik mode handheld maupun docked
- Absennya fitur Ray Tracing
- Trish, Lady dan Nico masih tidak playable







![[Review] TEKKEN 8 – Season 3](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/07/TEKKEN-8-Season-3-Banner-115x115.jpg)
![[Review] 007 First Light](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/007-First-Light-Banner-115x115.jpg)
![[Review] DEAD OR ALIVE 6 Last Round](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Dead-or-Alive-6-Last-Round-Banner-115x115.jpg)
![[Review] TEKKEN 8 – Season 3](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/07/TEKKEN-8-Season-3-Banner-200x250.jpg)
![[Info] Persona 4 Revival – Rise Kujikawa](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/07/Persona-4-Revival-Rise-Kujikawa-200x250.jpg)
![[Info] Persona 4 Revival – Protagonist](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/07/Persona-4-Revival-Protagonist-200x250.jpg)
![[News] Koei Tecmo Siapkan Kostum Baru Untuk DEAD OR ALIVE 6 Last Round](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/07/Dead-or-Alive-6-Last-Round-Marie-Rose-Costumes-200x250.jpg)
![[Review] Devil May Cry 5: Devil Hunter Edition (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Devil-May-Cry-5-NS2-Banner-200x250.jpg)
![[Review] 007 First Light](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/007-First-Light-Banner-200x250.jpg)
![[Review] DEAD OR ALIVE 6 Last Round](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Dead-or-Alive-6-Last-Round-Banner-200x250.jpg)
![[News] Pre-Order Grand Theft Auto VI Resmi Dibuka!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/GTA-VI-Ultimate-Edition-200x250.jpg)
![[Review] Rise of the Tomb Raider: 20 Year Celebrations (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/1-200x250.jpg)
![[News] Genshin Impact versi Candra VIII akan Segera Hadir](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Key-Art_EN-200x250.jpg)
![[Review] TEKKEN 8 – Season 3](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/07/TEKKEN-8-Season-3-Banner-360x240.jpg)
![[Info] Persona 4 Revival – Protagonist](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/07/Persona-4-Revival-Protagonist-360x240.jpg)
![[Review] Devil May Cry 5: Devil Hunter Edition (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Devil-May-Cry-5-NS2-Banner-360x240.jpg)
![[Recap] Summer Game Fest 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Summer-Game-Fest-2026-Banner-360x240.jpg)