MARVEL Tōkon: Fighting Souls
Arc System Works
PlayStation Studios
6 Agustus 2026
PS5, PC
Fighting
Remaja
Blu-ray, Digital
Rp 975.690 (Standard)
Rp 1.386.390 (Deluxe)
Rp 1.663.890 (Ultimate)
Selama ini, PlayStation Studios terkenal dengan game-game single-player-nya yang berkualitas. Namun, melihat potensi genre fighting yang terus berkembang hingga punya event tahunan sendiri seperti EVO, tentu saja mereka tergiur untuk ikut terjun langsung ke dalam genre ini.
Sayangnya, meskipun PlayStation Studios sendiri menaungi banyak studio developer papan atas, tidak ada satu pun dari mereka yang punya pengalaman menggarap game fighting. Oleh karena itu, pihak Sony akhirnya menunjuk Arc System Works yang selama ini gamenya selalu menjadi langganan masuk ke EVO untuk meracik sebuah game fighting berbasis semesta MARVEL.
MARVEL dan genre Fighting sebenarnya bukanlah kombinasi yang asing karena keduanya sudah cukup sering menghiasi industri video game sejak era 1990-an. Namun, apakah game racikan Arc System Works yang berjudul MARVEL Tōkon: Fighting Souls mampu menghadirkan inovasi baru atau hanya mengulang formula lama yang sudah ada?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Game ini membawakan cerita original, di mana pada suatu hari The Champion, Sang Tetua di Alam Semesta, gagal menemukan lawan yang sepadan. Oleh karena itu, ia akhirnya menghancurkan banyak dunia dan kini memilih bumi sebagai target berikutnya. Sang promotor mengumumkan bahwa akan ada “The Challenge of the Champion” yang memaksa para Superheroes dan Supervillains dari semesta Marvel, saling berkompetisi dalam babak kualifikasi sebelum mereka bisa menantang Sang Jawara.
Captain America, Storm, Spider-Man, Ghost Rider dan Doctor Doom, yang tertarik untuk mengikuti kompetisi ini, masing-masing harus mengumpulkan tiga anggota baru untuk membentuk tim mereka sendiri.elah menghancurkan banyak dunia yang gagal menghasilkan lawan sepadan.
Apakah para Superheroes dan Supervillains dari semesta MARVEL mampu mengalahkan The Champion?
Temukan jawabannya dengan memainkan MARVEL Tōkon: Fighting Souls!
Gameplay
Marvel Tokon: Fighting Souls adalah game fighting 2D semesta MARVEL yang dikembangkan oleh developer kawakan Arc System Works yang selama ini kita kenal dari serial Guilty Gear. Arc System Works sendiri sebenarnya sudah sering menangani proyek game fighting di luar franchise milik mereka sendiri, seperti Dragon Ball FighterZ (Bandai Namco), Granblue Fantasy Versus (Cygames) dan DNF Duel (Nexon).
Game ini bisa kita anggap sebagai game Second-Party Game layaknya Stellar Blade, Death Stranding, Helldivers II atau Marathon karena meskipun dikembangkan oleh developer di luar dari PlayStation Studios, game ini tetap didanai langsung oleh Sony Interactive Entertainment sehingga game ini bisa rilis di PS5 dan PC pada hari yang sama.
Berikut kami bahas aspek gameplay selengkapnya:
Game Modes
Sama seperti game fighting pada umumnya, game ini punya beberapa pilihan mode permainan yang dibagi atas beberapa kategori, yaitu Episode, Battle, Arcade & Tutorial dan Open Lobby. Episode berperan sebagai mode cerita dalam game ini, di mana terdapat lima pilihan cerita yang dilihat dari sudut pandang tiap tim. Masing-masing tim memiliki 11 episode yang harus Anda selesaikan secara berurutan.
Cerita dalam mode ini berjalan sangat linear, tidak ada pilihan dialog atau cabang cerita, jadi Anda cukup duduk manis menikmati ceritanya yang disajikan dalam presentasi berbentuk komik Marvel. Plot cerita dalam tiap tim sebenarnya akan berujung pada satu titik akhir yang sama, namun bagaimana proses para pemimpin tim mengumpulkan anggota dan mencapai babak akhir itulah yang cukup seru untuk disaksikan.
Menariknya, ilustrasi tiap tim ditangani oleh komikus yang berbeda, seperti komik The Fighting Avengers yang diilustrasikan oleh mangaka Hiro Mashima (Fairy Tail) dan Unbreakable X-Men yang diilustrasikan oleh Emanuela Lupacchino (Thor/Ghost Rider).
Kategori kedua adalah Battle yang berisikan mode pertarungan online dan offline. Anda bisa mengikuti pertarungan online kompetitif lewat Ranked Match atau non-kompetitif di Casual Match dan Room Match. Mode online-nya sendiri sudah dilengkapi berbagai fitur modern seperti Rollback Netcode dan Cross-play, sehingga para pemain dari PS5 juga bisa bertarung melawan pemain yang menggunakan PC. Sementara itu, apabila Anda ingin bertarung secara offline melawan CPU/Player 2, Anda bisa memilih Versus Mode dan bisa berlatih secara bebas di Training Mode.
Kategori ketiga adalah Arcade & Tutorial, yang berisikan All-Star Arena, Survival, Character Lesson dan Arcadia Rumble. All-Star Arena berfungsi layaknya Arcade Mode pada game fighting tradisional, di mana Anda akan melawan serangkaian tim sampai menuju puncak. Bedanya, di sini Anda bisa memilih lawan selanjutnya lewat rute yang telah tersedia. Lalu ada mode Survival yang pastinya sudah cukup familiar di telinga para penikmat game fighting. Kemudian ada mode Character Lesson, yang bisa menjadi tempat Anda mempelajari dasar-dasar penggunaan karakter, diikuti dengan misi untuk melancarkan kombo.
Mode yang cukup unik di sini adalah Arcadia Rumble, di mana delapan orang pemain akan masuk ke dunia mini di mana Anda akan mengendalikan karakter avatar dengan bentuk chibi. Anda bisa menjelajahi peta, mengumpulkan bintang dan Fighter Souls, meningkatkan statistik dan mengganggu pemain lain. Saat batas waktu selesai, maka Anda akan dibawa menuju pertarungan yang menentukan kemenangan. Mode yang bisa dimainkan secara offline single-player maupun online multiplayer ini, mengingatkan kami pada mode Grand Bruise! yang pernah diterapkan dalam game Granblue Fantasy Versus Rising, yang juga digarap oleh Arc System Works.
Characters
Di masa peluncuran perdananya, game ini menghadirkan 20 Superheroes dan Supervillains dari semesta MARVEL. Jajaran karakter yang masuk di sini sudah diseleksi oleh Arc System Works secara ketat dan cermat sehingga menghasilkan pilihan yang variatif.
Berikut ke-20 karakter tersebut yang dibagi atas lima tim:
- Unbreakable X-Men: Storm, Magik, Wolverine, Danger
- Amazing Guardians: Spider-Man, Ms. Marvel, Star-Lord, Peni Parker
- Fighting Avengers: Captain America, Iron Man, Black Panther, Hulk
- Knight of Doom: Doctor Doom, Magneto, Green Goblin, Carnage
- Samurai Outriders: Ghost Rider, Blade, Deadpool, Loki
Dari 20 nama di atas, menurut kami variasi pilihan karakternya sudah sangat bagus karena tiap karakter terasa unik, di mana mereka punya mekanik khusus yang membuatnya berbeda dari karakter lainnya. Jadi, secara keseluruhan tidak ada karakter yang terasa seperti kloning dari karakter lainnya.
Namun, sayangnya ada beberapa nama yang juga absen seperti Thor, Doctor Strange, Venom, Fantastic Four dan lainnya. Selain itu, dari total 20 karakter, hanya ada enam karakter wanita saja dari semesta MARVEL. Seharusnya, Arc System Works bisa menambahkan beberapa nama karakter wanita populer lainnya seperti Captain Marvel, Invisible Woman, Black Widow, Scarlet Witch, Emma Frost, Psylocke, Jean Grey atau Black Cat.
![]()
Fighting System
Game ini menggunakan sistem pertarungan tim 4 lawan 4, di mana satu tim hanya punya satu Health Bar bersama di antara empat karakter. Jadi, jika satu karakter tumbang, maka ronde akan berakhir dan lanjut ke ronde berikutnya.
Ketika game fighting lainnya masih memisahkan antara “Normal Control” dan “Simplified Control”, game ini justru melebur semuanya menjadi satu sehingga menipiskan batas antara pemain kasual dan hardcore. Hal ini sengaja dirancang oleh Arc System Works agar game ini bisa dimainkan oleh semua kalangan gamer.
Marvel TOKON masih menggunakan skema tombol khas game fighting garapan ArcSys, di mana terdapat tiga tombol serangan L, M, H untuk membedakan skala kekuatan serangan. Untuk melancarkan kombo, Anda cukup menekan satu tombol yang sama berulang kali lewat fitur bernama Link Combo. Jika Super Meter Anda telah terisi penuh, biasanya karakter akan melancarkan jurus pamungkasnya untuk menutup rangkaian kombo.
Di samping tombol serang, ada tombol X yang dialokasikan untuk aksi khusus bernama Assemble. Sederhananya, Assemble adalah fungsi bantuan yang bisa Anda gunakan untuk memanggil rekan setim yang ada di balik layar agar mereka ikut menyerang lawan. Assemble punya gauge khusus di bawah Health Bar yang akan terkonsumsi apabila Anda menggunakan aksi ini.
![]()
Sekilas fitur Assemble ini tampak sederhana, namun jika Anda mempelajarinya lebih jauh, banyak sekali fungsi kompleks yang sangat berguna untuk menghadapi berbagai situasi. Misalnya, jika Anda menekan input arah belakang ditambah kotak dan X, maka karakter akan melakukan gerakan semacam Parry bernama Assemble Counter. Jika hal ini dilakukan dengan timing yang tepat, maka lawan akan terpental ke belakang dan Anda jadi punya waktu untuk memulihkan diri.
Jika Anda terhimpit oleh kombo lawan saat bertahan, Anda juga bisa melakukan aksi Crossover, di mana Anda akan memanggil rekan setim untuk menghentikan serangan lawan hingga membuat mereka terpental ke belakang. Sebaliknya, jika Anda yang terkena serangan Crossover ini, Anda masih punya opsi untuk bereaksi dengan menekan tombol kotak dan X untuk melakukan serangan balik bernama Crossover-counter, sebuah mekanik yang sangat adil dan membuka alur pertarungan semakin dinamis.
Apabila Anda punya Super Meter penuh dan Assemble Gauge yang juga terisi penuh, Anda juga bisa melakukan serangan kombinasi Tokon Assemble, di mana keempat anggota tim akan muncul semua dan menghajar musuh sebelum diakhiri dengan serangan pamungkas Team Leader. Animasi serangannya benar-benar sangat memuaskan karena ada efek visual yang meledak-ledak sebagai penutup laga.
![]()
Presentation
Visual
Kita sama-sama tahu bahwa MARVEL adalah komik yang berasal dari Amerika Serikat. Namun, karena game ini ditangani oleh developer Jepang Arc System Works, maka presentasi visualnya pun sedikit mengalami pergeseran yang menggunakan gaya Jepang ala-ala manga/anime. Marvel TOKON divisualisasikan dengan gaya visual cel-shading 2.5D ala Guilty Gear -STRIVE- dan Dragon Ball FighterZ, dengan kualitas yang sudah jauh dipoles dari judul-judul garapan ArcSys sebelumnya. Visualnya didominasi palet warna cerah khas yang membuat nyaman mata pemainnya.
Tidak hanya sekedar cerah di mata, kualitas animasi dan efek visualnya benar-benar jempolan. Anda bisa melihat bagaimana jubah karakter berkibar atau rambut karakter yang ikut terhembus saat terjadi ledakan jurus yang menggelegar. Belum lagi detail kostum hasil desain ulang ArcSys untuk para karakter Marvel yang membuatnya tampak FRESH dan tidak sekedar copy-paste dari versi komik maupun film layar lebar Marvel. Kita bisa melihat bagaimana Iron Man kini punya desain yang mirip dengan Gundam atau Captain America yang tampak gagah dengan topeng barunya.
Dari sisi performa versi PS5, game ini benar-benar berjalan lancar jaya tanpa kendala berarti. Sayangnya, versi PC justru mengalami banyak kendala di awal peluncurannya seperti stuttering, frame drop hingga crash yang membuat gamenya hampir tidak bisa dimainkan. Untungnya, saat review ini ditulis, Arc System Works dan PlayStation Studios.
Audio
Soundtrack game ini ditangani oleh nama-nama kawakan seperti Toma Otowa, Daisuke Ishiwatari, Norichika Sato, STROBES, Brain, dan Melissa Reese. Mengingat game ini dikembangkan oleh tim yang juga menggarap game Guilty Gear -STRIVE-, jelas musik bernuansa Hard Rock dan Heavy Metal akan banyak Anda temui.
Musiknya benar-benar bekerja dengan sangat maksimal dalam mempresentasikan cerita maupun atmosfer pertarungan. Setiap lagu tema pun sangat menjiwai dan terasa pas untuk menggambarkan kepribadian para karakternya. Ditambah dengan efek-efek suara komikal di setiap jurus yang Anda keluarkan, hasilnya benar-benar memuaskan ketika Anda berhasil mengeksekusinya.
Tapi, satu hal yang benar-benar kami berdecak kagum adalah sulih suaranya. Ketika game sejenisnya hanya menyediakan dua opsi sulih suara Bahasa Inggris dan Jepang, game ini bisa menghadirkan 10 opsi, di luar dua bahasa yang sudah umum tersebut. Ini berarti untuk satu karakter saja, Arc System Works mempekerjakan 10 orang pengisi suara dalam berbagai bahasa. Menariknya lagi, kualitas sulih suaranya benar-benar jauh melampaui ekspektasi kami. Kualitasnya benar-benar jempolan dan berhasil menghidupkan para karakter MARVEL, seolah-olah Anda sedang menonton tayangan kartun/anime sungguhan.
Value
Menurut kami, MARVEL Tōkon: Fighting Souls menjadi salah satu game fighting dengan konten dan fitur terlengkap di masa peluncurannya karena selama ini banyak game fighting yang rilis dengan konten seadanya dan baru ditambahkan konten baru pasca perilisannya secara berkala.
Bagi pemain single-player, game ini punya beberapa varian mode permainan seperti Episode, Battle, All-Star Arena, Survival, Character Lesson, Mission hingga Arcadia Rumble, yang akan membuat Anda sibuk selama berjam-jam. Sementara, bagi pemain kompetitif yang suka bertarung online, game ini juga sudah dilengkapi fitur-fitur modern yang Anda butuhkan seperti Rollback Netcode, Cross-play Online Lobby, Avatar, Title dan lain-lain, sehingga pengalaman bertarung di Ranked Match maupun Casual Match terasa sangat lancar, meskipun ada perbedaan kecepatan koneksi internet antar pemain.
Untuk penggemar game fighting kelas berat dan penggemar superhero Marvel, mungkin akan tutup mata saja melihat harga yang ditawarkan oleh MARVEL Tōkon: Fighting Souls ini. Melihat rekam jejak Arc System Works dalam menangani game fighting, kami juga cukup yakin bahwa game ini akan berumur panjang dengan update konten berkala setidaknya hingga tiga tahun ke depan.
Conclusions
MARVEL Tōkon: Fighting Souls adalah adalah game fighting yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga revolusioner. Game ini menyajikan visual yang indah dipandang mata, soundtrack yang keren, cerita yang menghibur dan punya mekanik pertarungan yang mudah dipelajari oleh pemula, tapi tetap punya kedalaman yang sulit untuk dikuasai bagi veteran sekalipun. Selain itu, game ini juga sudah punya mode permainan dan fitur yang sangat lengkap saat peluncuran perdananya, sebuah momen yang sangat jarang kita temui era modern ini.
Setelah lama absen dari genre ini, akhirnya MARVEL bisa mengukuhkan dirinya sebagai game fighting papan atas yang akan terus dipertandingkan dalam kompetisi Internasional dalam beberapa tahun ke depan. Kami pun tidak sabar melihat perkembangan game ini di waktu mendatang.
+ Cerita episodik yang menghibur
+ Mudah dipelajari, sulit dikuasai
+ Sistem petarungan yang mendalam
+ Jajaran roster yang variatif
+ Mode permainan yang lengkap
+ Pertarungan Online yang lancar (PS5)
+ Presentasi komik ala manga
+ Performa lancar tanpa kendala (PS5)
+ Visualisasi yang indah dipandang
+ Musik yang keren
+ Kualitas sulih suara mantap
+ 10 pilihan bahasa sulih suara
+ Deadpool sang pendobrak dinding ke-4
- Performa kurang optimal di versi PC
- Minimnya karakter wanita






![[Review] Mistfall Hunter](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/07/Mistfall-Hunter-Keyart-49180dfc6256a4854ae7-115x115.jpg)
![[Review] 1998: The Toll Keeper Story (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/10/1998-The-Toll-Keeper-Story-Banner-115x115.jpeg)
![[News] Sony Umumkan Konsol & Aksesoris PS5 Bertemakan Marvel’s Wolverine](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/PS5-Limited-Edition-Marvels-Wolverine-115x115.jpg)
![[Review] Mistfall Hunter](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/07/Mistfall-Hunter-Keyart-49180dfc6256a4854ae7-200x250.jpg)
![[Review] MARVEL Tōkon: Fighting Souls](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/07/Marvel-TOKON-Banner-200x250.jpg)
![[News] Anime Festival Asia Indonesia (AFAID) Rayakan Satu Dekade dengan Deretan Bintang Utama di Panggung](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/AFAID-2026-Banner-200x250.jpg)
![[Review] 1998: The Toll Keeper Story (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/10/1998-The-Toll-Keeper-Story-Banner-200x250.jpeg)
![[News] Sony Umumkan Konsol & Aksesoris PS5 Bertemakan Marvel’s Wolverine](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/PS5-Limited-Edition-Marvels-Wolverine-200x250.jpg)
![[News] Selamat Datang di Indonesia, Nintendo!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Nintendo-Indonesia-Website-200x250.jpg)
![[Review] Splatoon Raiders](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/07/Splatoon-Raiders-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Street Fighter 6 – Year 4](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Street-Fighter-6-Year-4-200x250.jpg)
![[News] Sword of Justice Season 1.3.1 Hadirkan PVE Raid Baru, Kostum Pantai Musim Panas, dan Beragam Hadiah Eksklusif](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Evernight-Haven-ID-200x250.jpg)
![[Review] Mistfall Hunter](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/07/Mistfall-Hunter-Keyart-49180dfc6256a4854ae7-360x240.jpg)
![[Info] Fatal Fury: City of the Wolves – Season 3](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/07/Fatal-Fury-CotW-Season-3-Banner-360x240.jpg)
![[News] Selamat Datang di Indonesia, Nintendo!](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Nintendo-Indonesia-Website-360x240.jpg)
![[News] Sword of Justice Season 1.3.1 Hadirkan PVE Raid Baru, Kostum Pantai Musim Panas, dan Beragam Hadiah Eksklusif](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Evernight-Haven-ID-360x240.jpg)