Code Vein II: Mask of Idris
Bandai Namco
Bandai Namco
9 September 2026
PS5, Xbox Series, PC
Action RPG
Dewasa
Digital
Mask of Idris hadir sebagai ekspansi cerita ambisius untuk Code Vein II, memperluas narasi post-game sekaligus memperkenalkan dunia baru, karakter partner tambahan, serta sistem gameplay yang semakin matang. DLC ini bukan sekadar tambahan kosmetik, melainkan sebuah bab penting yang memperdalam lore dan menghadirkan tantangan baru bagi para pemain yang telah menuntaskan cerita utama.
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Jika Base Game Code Vein II berfokus pada fenomena The Resurgence dan konflik antara Revenant Hunter dengan komunitas Revenant, maka Mask of Idris membawa cerita ke level yang lebih kompleks. Anda akan diajak memasuki dunia Forsaken World, sebuah dimensi yang lahir dari Temporal Rifts akibat intervensi Idris, pemimpin para Revenant di masa lampau. Di sinilah misteri baru muncul, yaitu Spindle of Pathos, suatu fenomena dimana pusaran emosi lintas waktu yang mengancam dapat merusak sejarah dan realitas.
Kehadiran Liv Voda, Guardian of Time and Space sekaligus saudari Valentin Voda, menjadi sorotan utama dalam ekspansi ini. Dengan senjata Halberd dan Formae Chariot Rave, ia tampil sebagai partner baru yang agresif dan karismatik. Hubungan emosional antara protagonis, Lou Magmell, dan Liv Voda juga memperkaya dinamika cerita, menghadirkan nuansa persaudaraan dan pengorbanan yang lebih dalam.
Narasi DLC ini menekankan tema ruang-waktu, pengorbanan, dan rekonstruksi sejarah, menjadikan Mask of Idris bukan sekadar epilog, melainkan sebuah ekspansi yang memperluas cakupan dunia Code Vein II.
Saksikan kelanjutan kisah dan petualangan bersama Liv Voda di Forsaken World dengan memainkan ekspansi Mask of Idris!
Gameplay
Sejak kesuksesan besar Elden Ring, genre soulslike memang semakin menjamur. Dari studio indie hingga AAA, semua seakan berlomba menghadirkan formula serupa dengan ciri khas masing-masing. Namun, harus diakui, belum ada yang benar-benar mampu menandingi Elden Ring dari sisi open world maupun kedalaman kontennya.
Di tengah tren tersebut, Shift mengambil langkah berani dengan menghadirkan pendekatan open world pada Code Vein II. Formulasi ini terasa cukup solid dan memberikan nuansa baru dibanding seri pertamanya. Anda akan merasakan kebebasan menjelajah area yang lebih luas, dengan struktur dunia yang berusaha menyeimbangkan eksplorasi dan tantangan khas soulslike.
Meski begitu, eksekusi ini belum sepenuhnya sempurna. Dari sisi teknis, masih ada sejumlah kekurangan yang terasa mengganggu, mulai dari performa yang tidak konsisten hingga detail lingkungan yang kadang kurang maksimal. Variasi musuh pun belum seberagam yang diharapkan, sehingga beberapa area terasa repetitif.
Walau demikian, keberanian Shift untuk mengadopsi konsep open world patut diapresiasi. Ada fondasi yang menjanjikan di sini, dan jika dieksekusi lebih matang, Code Vein II berpotensi menjadi salah satu seri soulslike yang mampu berdiri sejajar dengan nama-nama besar di genre ini.
Berikut kami bahas aspek gameplay selengkapnya:
Ekspansi Mask of Idris hadir sebagai bab lanjutan yang memperluas cakupan narasi Code Vein II. Alih-alih sekadar menambahkan misi sampingan atau kosmetik, DLC ini membawa pemain ke dimensi baru bernama Forsaken World, sebuah ruang yang lahir dari Temporal Rifts akibat intervensi Idris. Di sinilah misteri besar Spindle of Pathos terungkap, sebuah pusaran emosi lintas waktu yang mengancam merusak sejarah dan realitas. Tema ruang-waktu ini menjadikan Mask of Idris terasa lebih ambisius dibandingkan konten tambahan biasa, karena ia benar-benar memperluas fondasi cerita utama.
Untuk mengakses DLC ini, Anda diharuskan terlebih dahulu menuntaskan ending Luna Fraterna pada base game Code Vein II sebelumnya. Setelah itu, akan tersedia quest khusus bernama Valentin’s Request atau diskusi dengan Valentin mengenai MagMell Island’s Book. Hanya dengan menyelesaikan syarat tersebut, pintu menuju Forsaken World akan terbuka. Pendekatan ini membuat Mask of Idris terasa sebagai konten endgame yang eksklusif, menuntut komitmen penuh dari Anda sebelum bisa menikmati kisah baru yang ditawarkan agar setidaknya Anda telah membereskan cerita pada campaign utama.
Kehadiran karakter baru menjadi salah satu daya tarik utama. Liv Voda, Guardian of Time and Space sekaligus saudari Valentin Voda, tampil sebagai partner baru dengan gaya bertarung agresif menggunakan senjata Halberd. Ia memiliki Formae unik bernama Chariot Rave yang memungkinkan serangan beruntun cepat, menjadikannya sosok yang tidak hanya penting secara naratif tetapi juga signifikan dalam gameplay.
Hubungan emosional antara protagonis, Lou Magmell, dan Liv Voda memperkaya dinamika cerita, menghadirkan nuansa persaudaraan dan pengorbanan yang lebih dalam. Selain itu, update gratis 2.0 turut menambahkan karakter partner baru bernama Jadwiga, serta mode cerita tambahan Age of Harmony dan Trials of Remembrance yang berupa boss rush dengan reward kosmetik.
Dari sisi gameplay, Mask of Idris memperluas sistem Partner yang sudah solid di basegame. Sinergi antara Lou dan Liv menghadirkan buff tambahan saat digabungkan, sementara variasi boss fight di Forsaken World menuntut strategi baru berbasis manipulasi waktu. Mekanisme Drain, Jail, dan Ichor tetap dipertahankan, namun kini terasa lebih relevan karena musuh-musuh di area baru memiliki pola serangan yang lebih kompleks. Sensasi pertarungan semakin intens berkat animasi serangan yang berbobot dan efek audio yang lebih presisi, meski kelemahan teknis seperti frame rate tidak konsisten masih terasa di PS5 Pro.
Presentation
Visual
Secara visual, Forsaken World menghadirkan atmosfer yang lebih surreal dibanding area basegame. Efek distorsi ruang dan waktu memperkuat tema naratif, sementara sistem cuaca dinamis kini dipadukan dengan temporal shift yang membuat area berubah seiring progres cerita.
Audio
Musik baru yang mengiringi eksplorasi dan pertarungan boss Idris menjadi salah satu highlight audio, menghadirkan nuansa epik sekaligus melankolis yang memperkuat emosi cerita.
Value
Dari sisi nilai, DLC ini dijual dengan harga sekitar $29.99 atau termasuk dalam Season Pass. Dengan konten berupa area baru, karakter tambahan, boss fight unik, serta update gratis 2.0, Mask of Idris terasa cukup sepadan. Ia bukan sekadar tambahan kosmetik, melainkan sebuah ekspansi naratif yang memperpanjang umur permainan sekaligus memperdalam lore.
Conclusions
Mask of Idris adalah ekspansi yang berhasil memperkuat identitas Code Vein II sebagai soulslike dengan sentuhan narasi emosional yang unik. Meski kelemahan teknis masih membayangi, konten yang ditawarkan menjadikan DLC ini layak disebut sebagai bab penting dalam perjalanan seri. Bagi Anda yang sudah menuntaskan Base Game-nya, Mask of Idris adalah alasan kuat untuk kembali menyelami dunia Revenant, kali ini dengan tantangan ruang-waktu yang lebih ambisius dan penuh kejutan.
+ Narasi ruang-waktu yang ambisius
+ Hadirnya Liv Voda sebagai partner baru
+ Forsaken World sebagai area eksplorasi baru
+ Boss fight yang menuntut strategi berbeda
+ Trials of Remembrance dan Age of Harmony menambah replay value
+Fan service yang sangat mantap
- Optimisasi teknis masih lemah di PS5 Pro
- Variasi musuh biasa tetap terbatas
- Pencahayaan dan kualitas visual belum stabil
- Akses DLC yang mensyaratkan harus tamat dan mencapai ending tertentu bisa terasa terlalu eksklusif bagi sebagian pemain.
- Masih absennya fitur online Co-op






![[Review] Kalanoro](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Kalanoro-Banner-115x115.jpg)
![[Review] The Blood of Dawnwalker](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/The-Blood-of-Dawnwalker-Banner-115x115.jpg)
![[Review] EA SPORTS FCâ„¢ 27](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/EA-SPORTS-FC-27-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Kalanoro](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Kalanoro-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Granblue Fantasy Versus: Rising (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/GBVS-Rising-NS2-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Code Vein II: Mask of Idris](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Code-Vein-II-Mask-of-Idris-Banner-200x250.jpg)
![[Review] SHINOBI: Art of Vengeance (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2025/08/Shinobi-Banner-200x250.jpg)
![[Review] The Blood of Dawnwalker](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/The-Blood-of-Dawnwalker-Banner-200x250.jpg)
![[Review] EA SPORTS FCâ„¢ 27](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/EA-SPORTS-FC-27-Banner-200x250.jpg)
![[News] PlayStation Umumkan Kontroler DualSense Bertema LISA Blackpink](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/DualSense-LISA-200x250.jpg)
![[Review] METAL GEAR SOLID: Master Collection Vol. 2](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Metal-Gear-Solid-Master-Collection-Vol.-2-Banner-200x250.jpg)
![[Review] The Legend of Heroes: Trails to Azure (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Trails-to-Azure-Banner-200x250.jpg)
![[Review] The Legend of Heroes: Trails from Zero (PS5)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Trails-from-Zero-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Kalanoro](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Kalanoro-Banner-360x240.jpg)
![[Recap] Gamescom 2026 – Opening Night Live](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Gamescom-2026-Opening-Night-Live-360x240.jpg)
![[Review] Granblue Fantasy Versus: Rising (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/GBVS-Rising-NS2-Banner-360x240.jpg)
![[Review] STAR WARS Zero Companyâ„¢](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Star-Wars-Zero-Company-Banner-360x240.jpg)