The Legend of Heroes: Trails from Zero
Falcom
NIS America
10 September 2026
PS5, Switch 2
Turn-based RPG
Remaja
Blu-ray, Game-key Card, Digital
3.1 GB
US$39.99
The Legend of Heroes bisa dibilang JRPG paling underrated yang pernah ada. Popularitasnya memang tak pernah mencapai level Final Fantasy atau Persona, namun Nihon Falcom terus konsisten melahirkan seri terbaru darinya. Terhitung sudah ada lebih dari 10 judul yang menjadi turunan dari franchise ini.
Setelah menyelesaikan saga Cold Steel, kini NIS America mengalihkan fokusnya untuk sedikit mundur ke belakang. The Legend of Heroes: Trails from Zero yang menjadi prekuel dari Cold Steel, akhirnya mendapatkan terjemahan Bahasa Inggris-nya setelah penantian lebih dari satu dekade.
Seperti apa game pertama dari saga Crossbell ini?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Trails from Zero mengambil latar waktu tiga bulan setelah peristiwa Trails in the Sky 3rd. Kota yang menjadi latar tempatnya pun masih sama, yaitu kota Crosbell. Kota ini sedang berada dalam situasi yang tidak menguntungkan karena sedang menjadi rebutan antara dua kekuatan besar, yaitu Kekaisaran Erebonian dan Republik Calvard. Keduanya mengklaim kedaulatan atas kota Crosbell, sehingga membuat kota ini terbagi atas dua sisi karena ketegangan politik, korupsi dan kejahatan terorganisir.
Sang protagonis game ini, Lloyd Bannings berprofesi sebagai seorang detektif polisi pemula. Di awal cerita, ia ditugaskan ke bagian Special Support Section (SSS), sebuah divisi yang menjalankan pekerjaan sampingan dari departemen kepolisian kota, bersama dengan ELie McDowell.
Saat ini reputasi kepolisian Crosbell berada di titik terendah di mata publik, oleh karena itulah mereka sedang berusaha mengembalikan kepercayaan masyarakat dengan cara menyelesaikan kasus-kasus sederhana seperti menemukan barang hilang, mengirim barang, melawan monster dan sejenisnya.
Apa yang akan terjadi selanjutnya di kota Crossbell?
Temukan jawabannya dengan memainkan The Legend of Heroes: Trails from Zero!
Gameplay
Trails from Zero merupakan bagian penting dari seri Trails yang menghubungkan antara trilogi Trails in the Sky dengan Quadrilogy Trails of Cold Steel. Setelah bertahun-tahun hilang tanpa ada kejelasan, akhirnya game ini mendapatkan versi lokalisasi resminya, 12 tahun setelah versi Jepangnya.
Game ini mengambil latar di sebuah kota fiksi bernama Crossbell. Anda akan berperan sebagai detektif muda bernama Lloyd Banning, yang baru-baru ini menerima tugas untuk bergabung dengan Special Support Section (SSS) dari Kepolisian Crossbell. Setelah tiba di kantor polisi, Lloyd menemukan bahwa tugasnya sama sekali tidak biasa, karena SSS adalah cabang baru yang menagani tugas-tugas receh seperti menyelamatkan kucing atau melawan monster. Dari sinilah perjalanan Lloyd dimulai.
Berikut kami bahas aspek gameplay selengkapnya:
![]()
Adventure
Kota Crosbell menjadi salah satu daya tarik dari game ini sendiri karena ukurannya cukup besar yang punya pemerintahan sendiri. Ia terletak di benua Zemuria dan berada di antara dua kekuatan besar, yaitu Kekaisaran Erebonian dan Republik Calvard.
Jumlah karakter utama dalam game ini memang tidak sebanyak Trails of Cold Steel, namun mereka punya kepribadian yang sangat kuat dan interaksi yang terjadi antar karakternya terasa begitu hebat. Lloyd sendiri adalah protagonis yang kuat, namun kepribadiannya ini baru akan terlihat ketika ia berinteraksi dengan karakter lainnya. Kemudian, ada si manis nan sarkas Elie MacDowell, Tio Plato yang super jenius serta Randy Orlando yang pemarah dan sedikit kurang ajar.
Awalnya, kepribadian mereka saling berbenturan, namun seiring berjalannya cerita, mereka akan tumbuh bersama berkat perjuangannya untuk Crossbell. Ada begitu banyak karakter menarik di luar tim Anda, seperti pemilik bar misterius dan pemimpin geng Wazy Hemisphere serta Presiden Crossbell, Dieter Crois, yang karismatik.
Satu hal yang membuat cerita Trails from Zero terasa hidup adalah bagaimana cara developer meracik misi sampingan yang mendukung perkembangan cerita utama dan dunianya. Setiap pencarian misi sampingan terasa relevan dengan narasi cerita yang dihadirkan, mulai dari membangun politik Crossbell atau memperlihatkan sisi lain para karakternya. Suatu hal yang sangat jarang diperhatikan oleh game JRPG selama ini.
Sebagai game yang kuat dalam narasi cerita, jelas Anda akan banyak menghabiskan waktu dalam percakapan maupun cutscene. Diperlukan kemampuan berbahasa Inggris yang cukup matang agar Anda bisa memahami konteks ceritanya karena plotnya tidak bisa dibilang sederhana. Konflik yang terjadi jelas memiliki banyak unsur politik, yang mana akan sulit dipahami jika Anda tidak memperhatikan kata demi kata yang diucapkan karakter.
![]()
Combat
Pertarungan tentu saja menjadi aspek yang tak terpisahkan dalam JRPG. Pertemuan dengan musuh tidak terjadi secara acak. Mereka dapat terlihat saat Anda mengeksplorasi dungeon. Game ini menggunakan sistem pertarungan Turn-based Battle di sebuah bidang berbasis kotak-kotak, akan tetapi ia bukan strategi seperti Fire Emblem. Anda bisa memilih antara serangan biasa, Arts (Magic), Crafts (Skill) atau Items.
Jika Anda sudah pernah memainkan game Trails sebelumnya, niscaya penjelasan di sesi tutorial ini tidak perlu Anda hiraukan. Namun, jika Anda baru pertama kali memainkan seri Trails, akan ada sedikit penjelasan tentang sistem bernama Quartz dan Orbment yang nantinya dibutukan untuk memperkuat karakter Anda.
Karakter Anda dapat bergerak dalam jarak tertentu, tergantung dari status atribut Move mereka. Jika musuh sudah masuk jangkauan serang, Anda bisa memberi perintah pada karakter untuk menyerang menggunakan serangan fisik, skill (Crafts) atau mantra sihir (Spells).
Perintah S-Crafts juga kembali sebagai serangan pamungkas yang bisa memberikan kerusakan besar pada sekelompok musuh dan sangat efektif untuk mengakhiri pertarungan lebih cepat. Menariknya, tiap karakter punya jangkauan serang yang berbeda-beda berdasarkan bentuk pola, seperti garis lurus, lingkaran dan sejenisnya.
Salah satu fitur unik yang diterapkan dalam game ini adalah Team Rush, di mana fitur ini bisa dipicu jika Anda berhasil membuat musuh pusing dengan serangan dan menyebabkan Pre-emptive Encounter. Karakter Anda kemudian akan melakukan serangan tim dengan bentuk lingkaran besar. Terkadang, fitur ini sangat membantu Anda membuat jalannya pertarungan terasa lebih cepat atau melemahkan musuh yang tangguh.
Untungnya, game ini disuntikkan fitur baru bernama High-Speed Mode untuk mempercepat alur permainan, baik selama petualangan, cerita maupun pertarungan. Hal ini sangat membantu kami untuk menyelesaikan permainan lebih cepat dari waktu normal.
![]()
Presentation
Visual
The Legend of Heroes: Trails from Zero versi PS5 hadir dengan berbagai peningkatan yang membuat aksesibilitas game ini menjadi lebih baik. Fitur-fitur tersebut mencakup Text Log, High-Speed Mode dan tekstur lingkungan yang sudah diperhalus. Gambarnya juga lebih tajam, framerate-nya stabil dan nyaman dipandang.
Presentasi game ini sendiri sebenarnya sudah sangat bagus. Meskipun awalnya ini adalah game di era PSP, namun pesonanya masih terjaga. Anda tentu bisa melihat bahwa ini aslinya adalah gim Sony PSP lawas, namun pesonanya tetap terjaga. Versi porting ini tidak banyak mengubah identitas aslinya seperti model karakter, bangunan dan lingkungan, karena ignin menghargai memori para pemainnya yang suka bernostalgia dengan memainkan game lawas di konsol modern.
![]()
Audio
Satu aspek yang tidak pernah dari Nihon Falcom adalah Audio. Musik-musik dalam game mereka selalu tersampaikan dengan baik untuk membantu membangun atmosfer dunia, cerita dan suasana. Musik-musik yang ditawarkan terasa variatif, mulai dari yang bernuansa ceria dan enerjik, hingga yang suram dan kelam, semua lengkap menemani waktu-waktu petualangan Anda bersama Lloyd. Dari semua trek musik yang ada, jelas trek saat pertarunganlah yang paling fenomenal karena Anda akan menginvestasikan banyak waktu untuk bertarung saat memainkannya.
Sayangnya, ada satu aspek penting yang absen dalam versi lokalisasi ini. Ya, game ini tidak menyertakan sulih suara berbahasa Inggris seperti halnya seri Cold Steel. Anda harus puas mendengarkan suara original Jepangnya saja tanpa ada opsi untuk menggantinya. Padahal, game naratif yang punya banyak percakapan seperti ini akan lebih enak didengarkan menggunakan Bahasa Inggris untuk mengurangi beban membaca teks yang panjang dan bersambung.
Value
Versi PS4 sebenarnya sudah rilis sekitar tahun yang lalu, namun kualitas visualnya terasa inferior jika dibandingkan dengan versi Switch dan PC. Versi PS5 ini hadir untuk mengoreksi kesalahan tersebut. Meskipun tidak didukung oleh sulih suara berbahasa Inggris dan minim pembaharuan, rasanya kami masih patut bersyukur karena NIS America dan Nihon Falcom masih berbaik hati untuk merilis game ini secara resmi dalam Bahasa Inggris.
Walaupun secara presentasi ia sudah terasa usang, namun keberadaannya sangat penting untuk menjadi pondasi cerita untuk semesta Trails of Cold Steel. Durasi permainan Trails from Zero memang tidak sepanjang Trails of Cold Steel, namun jelas 40-50 jam bukanlah waktu yang sebentar untuk Anda alokasikan pada satu judul game.
Conclusions
Meskipun di era modern ini sudah banyak game Trails dengan tampilan visual yang modern, namun pesona klasik The Legend of Heroes: Trails from Zero masih belum tergantikan. Ini adalah game RPG yang luar biasa dengan cerita yang seru. Beberapa misi sampingan mungkin terasa repetitif, namun Falcom tetap menjaga orisinalitasnya agar fans setianya tetap bisa bernostalgia di era modern. Kami pun tidak sabar menantikan versi remake-nya yang direncanakan akan dibuat setelah remake trilogi Trails in the Sky selesai.
+ Cerita yang seru untuk diiktui
+ Penokohan yang hebat
+ Interaksi antar karakter menarik
+ Crossbell kota yang menarik
+ Sistem pertarungan yang solid
+ Visual yang lebih tajam dari versi PS4
+ Musik yang keren
+ Sulih suara menjiwai
- Masih tanpa sulih suara Inggris
- Awal cerita yang agak lambat
- Misi sampingan agak repetitif
![[Review] Onimusha: Way of the Sword](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Onimusha-Way-of-the-Sword-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Port of Jumanah](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Port-of-Jumanah-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Marvel’s Wolverine](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Marvels-Wolverine-Banner-115x115.jpg)
![[Review] The Legend of Heroes: Trails from Zero](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Trails-from-Zero-Banner-200x250.jpg)

![[Review] Onimusha: Way of the Sword](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Onimusha-Way-of-the-Sword-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Port of Jumanah](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Port-of-Jumanah-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Marvel’s Wolverine](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Marvels-Wolverine-Banner-200x250.jpg)
![[Recap] Nintendo Direct – September 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Nintendo-Direct-Recap-200x250.jpg)
![[Review] NBA 2K27](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/NBA-2K27-Banner-200x250.jpg)
![[Review] NIOH 3: DLC 1 – Hell Rising](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Nioh-3-DLC-1-Banner-200x250.jpg)
![[Review] STAR WARS Zero Companyâ„¢](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Star-Wars-Zero-Company-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Hot Wheels Infinite Rush](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Hot-Wheels-Infinite-Rush-Banner-200x250.jpg)
![[Review] The Legend of Heroes: Trails from Zero](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Trails-from-Zero-Banner-360x240.jpg)
![[Recap] Gamescom 2026 – Opening Night Live](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Gamescom-2026-Opening-Night-Live-360x240.jpg)
![[Recap] Nintendo Direct – September 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Nintendo-Direct-Recap-360x240.jpg)
![[Review] STAR WARS Zero Companyâ„¢](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Star-Wars-Zero-Company-Banner-360x240.jpg)