Marvel's Wolverine
Insomniac Games
PlayStation Studios
15 September 2026
PS5
Action-adventure
Dewasa
Blu-ray, Digital
Rp 1.297.590 (Standard)
Rp 1.497.390 (Deluxe)
Insomniac Games bisa dibilang salah satu studio yang paling produktif di bawah naungan PlayStation Studios. Dalam enam tahun terakhir, mereka sudah menciptakan tiga game superhero, Marvel’s Spider-Man Remastered, Marvel’s Spider-Man: Miles Morales, Marvel’s Spider-Man 2 dan satu game platformer Ratchet & Clank: Rift Apart. Tak heran jika para gamer menjuluki mereka sebagai tulang punggung Sony di era PS5 ini.
Untuk memperluas Marvel Gaming Universe yang telah mereka ciptakan, Insomniac Games beralih sebentar dari manusia laba-laba dan berfokus pada salah satu karakter Marvel yang tak kalah populernya, yaitu Wolverine. Pertama kali diumumkan pada tahun 2021, akhirnya proyek Marvel’s Wolverine telah selesai dibuat lima tahun berselang dan terima kasih kepada PlayStation Asia yang telah menyediakan review copy untuk kami sehingga kami dapat menamatkannya lebih dulu dan mengulasnya secara lengkap untuk Anda sebelum gamenya resmi dirilis tanggal 15 September 2026.
Apakah game ini berhasil memenuhi ekspektasi gamer untuk sebuah game superhero?
Apakah game ini hanya sekedar reskin dari Marvel’s Spider-Man atau justru menawarkan sesuatu yang berbeda?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Story
Game ini akan membawa Anda mengikuti kisah James “Logan” Howlett, jauh sebelum X-Men dibentuk oleh Professor X. Tiga puluh tahun yang lalu, diceritakan bahwa Logan yang hidup menyendiri dalam hutan karena adanya diskriminasi dan eksperimen terhadap mutan secara besar-besaran. Di sisi lain, Nathaniel Essex yang sedang berusaha menyelamatkan para mutan yang ada di dunia, kemudian menemukan Logan dan memungutnya ke tempat yang lebih aman.
Setelah diberi penghidupan yang layak, Logan kini tergabung dalam Team X bersama Mystique dan Sabretooth, yang dibentuk oleh Essex. Mereka menyelidiki kasus penculikan mutan muda oleh miliarder bernama Bolivar Trask dan milisi siber Reavers. Logan menemukan fakta bahwa ini lebih dari sekedar kasus penculikan mutan biasa karena ada rencana besar yang tengah disiapkan oleh Trask dan Reavers.
Apakah Logan dan Team X berhasil menyelamatkan para mutan?
Temukan jawabannya dengan memainkan Marvel’s Wolverine!
Gameplay
Marvel’s Wolverine adalah sebuah game Action-adventure yang dikembangkan oleh developer Insomniac Games dan dipublikasikan oleh PlayStation Studios. Sesuai dengan judulnya, dalam game ini Anda akan berperan sebagai mutan bernama Logan atau yang biasa kita kenal dengan nama Wolverine. Sebagai mutan, ia punya cakar adamantium yang bisa keluarkan atau sembunyikan di kepalan tangannya. Selain itu, ia juga punya indera yang tajam, naluri bagai binatang dan kemampuan untuk menyembuhkan diri.
Satu hal yang patut kami garis bawahi adalah Marvel’s Wolverine merupakan Story-driven Action-adventure linear dan bukan Open-world seperti Marvel’s Spider-Man. Jika Anda butuh judul pembanding, maka bisa dibilang game ini punya struktur permainan yang mirip dengan Uncharted atau The Last of Us, di mana Anda akan menjalani petualangan dari misi ke misi.
Berikut kami bahas aspek gameplay selengkapnya:
Adventure
Dengan struktur misi yang linear, Anda hanya perlu berjalan dari titik A menuju titik B yang telah ditentukan sebagai objektif untuk memajukan cerita. Dengan indera penciuman dan pendengaran yang dimiliki Wolverine, akan ada indikator jejak atau sinyal berwarna biru sebagai petunjuk Anda.
Di setiap misinya, Anda akan menjelajahi suatu area dengan ukuran yang berbeda-beda, ada yang luas dan ada yang sempit. Namun, satu hal yang pasti adalah semua area ini merupakan area tertutup, tidak ada Map maupun Mini-Map dan tidak ada fitur Fast Travel. Oleh karena itu, area yang sudah Anda lewati, mayoritas tidak bisa dikunjungi kembali kecuali lewat fitur Level Select.
Selain berjalan dan berlari, game ini juga menyajikan sesi platforming yang mirip dengan seri Uncharted, di mana Wolverine bisa memanjat tebing atau bangunan menggunakan cakarnya. Kontrol platformingnya pun cukup sederhana, Anda hanya perlu menahan tombol R2 untuk berlari dan ia akan secara otomatis melompat ke pijakan berikutnya. Ada juga tombol X yang bisa digunakan melompat saat sedang berpegangan di pinggiran dan tombol O untuk melakukan Slide.
Di beberapa bagian cerita juga ada sesi puzzle, di mana Anda diminta memasukkan angka-angka password untuk membuka kunci atau pintu. Tenang saja karena meskipun Anda tidak membaca semua dokumen yang ada, game ini tetap akan membantu Anda karena ada jejak sidik jari yang tertinggal di mesin tersebut dan bisa dilihat oleh Wolverine sehingga Anda hanya perlu mengikuti jejak tersebut.
Di bagian tertentu dalam cerita, ada gameplay di mana Logan akan mengendarai motor untuk mengejar penjahat. Namun, kontrol pengendaraan motornya agak kikuk dan kurang luwes sehingga Anda akan sering sekali menabrak mobil/motor/pembatas jalan selama proses pengejaran tersebut.
Jadi intinya, dalam game ini Anda hanya perlu mengikuti objektif utama yang telah ditentukan untuk memajukan cerita. Meskipun desain levelnya linear, game ini sebenarnya masih memberikan ruang eksplorasi bagi Anda untuk menemukan collectibles. Sejauh mata memandang, ada tiga jenis collectibles yang bisa Anda kumpulkan dan sangat berhubungan fitur Upgrades yang akan kami jelaskan di bawah nanti.
Collectibles & Upgrades
Seperti yang sudah kami utarakan di atas, game ini punya fitur Collectibles yang sangat erat kaitannya dengan fitur Upgrade. Di sebagian besar misi yang Anda jalani, Anda bisa menemukan tiga jenis collectibles yang bisa Anda cek dari menu pause. Collectibles pertama bernama Nightmare Doors, sebuah pintu misterius dan tersembunyi di suatu tempat.
Keberadaan pintu ini biasanya ditandai dengan akar pohon yang menjalar di lantai dan Anda hanya perlu mengikutinya sampai menemukan pintu tersebut. Pintu ini berisikan kabin yang berbentuk seperti kamar yang mana Anda bisa menjalani sebuah Trials/Challenge tertentu seperti mengalahkan sejumlah musuh, mencapai titik finish dalam waktu tercepat dan lain-lain. Dalam Trials ini, biasanya ada empat ranking berdasarkan medali, yaitu Bronze, Silver, Gold dan Adamantium.
Collectibles kedua adalah Material Crates, sebuah peti yang berisikan sumber daya material yang bisa Anda gunakan untuk membeli/membuka kostum baru untuk Wolverine. Di awal, Anda mungkin akan meraba-raba dan menjelajahi tempat hingga sudut-sudut untuk menemukan peti ini. Namun, di pertengahan permainan nanti, ada upgrade khusus di mana Anda bisa menemukan peti ini lebih mudah karena adanya suara unik dan sinyal biru yang bisa dideteksi oleh Wolverine.
Collectibles ketiga adalah Whisky Bottles. Mirip dengan Material Crates, botol wiski ini juga tersebar di beberapa area dan misi, namun karena bentuknya cukup kecil, ini menjadi collectibles tersulit untuk ditemukan. Kendati demikian, tenang saja karena nantinya ada upgrade khusus seperti Material Crates, di mana Anda dapat mendeteksi keberadaan botol wiski ini lebih mudah berkat sinyal biru atau jejak biru yang terlihat jelas saat eksplorasi.
Sama seperti Collectibles, fitur Upgrades juga terbagi atas tiga kategori, yaitu Gear, Techniques dan Adaptations. Fitur Gear berisikan kosmetik berbentuk kostum dan cakar untuk Wolverine. Banyak sekali kostum Wolverine yang bisa Anda buka di sini, mulai yang berasal dari komik, serial animasi, film layar lebar, game Marvel TOKON hingga kostum-kostum original Wolverine lain yang mungkin belum pernah Anda lihat sebleumnya. Semakin banyak kostum yang Anda buka, hal ini akan berimplikasi pada total Max Health milik Wolverine.
Upgrade kedua adalah Techniques yang berisikan skill untuk pertarungan. Untuk membuka upgrade ini, Anda membutuhkan sumber daya bernama Technique Points yang bisa didapatkan ketika Wolverine naik level dengan cara mengumpulkan XP dari pertarungan. Seiring bertambahnya level karakter, maka skill yang bisa dibuka juga akan lebih banyak. Untungnya, setiap skill hanya membutuhkan 1 poin saja, sehingga kami pun sudah bisa membuka semua skill saat Wolverine sudah mencapai level 32.
Enam skill yang berbentuk lingkaran bisa Anda pasangkan pada menu shortcut yang nantinya bisa Anda gunakan dalam pertarungan. Sayangnya, hanya tersedia empat slot skill saja sehingga Anda tidak bisa menggunakan semua skill dalam satu waktu.
Upgrade ketiga adalah Adaptations, yang sifatnya pasif, baik untuk pertarungan maupun eksplorasi. Berbeda dengan Techniques yang akan aktif semua setelah dibuka, Adaptations lebih berfungsi seperti Equip yang bisa Anda bongkar pasang sesuai batas pemakaian bernama Strands.
Strands sendiri akan naik level seiring Adaptation Level yang akan terus naik ketika Anda menemukan botol wiski atau objek-objek unik selama petualangan. Semakin banyak botol wiski yang ditemukan, maka variasi upgrade ini juga akan semakin banyak seperti meningkatkan recharge skill, membuat Healing Factor aktif saat berhasil melakukan dodge/parry, mendeteksi keberadaan peti material dan lain sebagainya.
Combat
Aksi pertarungan tentu saja menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam game Superhero. Kami sangat mengapresiasi bagaimana Insomniac Games membuat alur pertarungannya terasa sangat berbeda dengan Spider-Man. Bahkan, jika membandingkannya dengan game Batman Arkham pun, ia masih tetap terasa berbeda dan punya ciri khas tersendiri.
Wolverine punya dua jenis serangan dasar, yaitu Shred Attack yang dialokasikan pada tombol kotak dan Leap Attack yang dialokasikan pada tombol segitiga. Dengan menekan tombol kotak berulang-ulang, maka Wolverine akan mencabik-cabik musuhnya dengan cakar adamantium dan Anda bisa mengakhiri kombonya dengan tombol segitiga. Sementara, jika ada musuh yang posisinya cukup jauh, Anda bisa menerkamnya dengan tombol segitiga lewat Leap Attack.
Selama pertarungan berlangsung, Anda harus benar-benar memperhatikan situasi sekitar dan tidak bisa hanya fokus pada satu musuh saja karena mayoritas sesi pertarungan, Wolverine akan dikepung oleh banyak musuh sekaligus. Tersedia dua opsi pertahanan yang bisa Anda lakukan, yaitu Dodge dengan tombol lingkaran dan Parry dengan menekan tombol L1.
Musuh-musuh yang akan segera menyerang biasanya mengeluarkan sinyal warna. Serangan biru bisa Anda Parry, serangan kuning bisa Anda Parry lalu Counter, sementara serangan merah tidak bisa Anda Parry dan harus Anda hindari. Selain serangan melee, banyak musuh yang memegang senjata api yang mengeluarkan sinyal merah sehingga Anda harus menghindarinya agar tidak terkena damage.
Di bawah Health Bar, Wolverine punya Rage Bar yang akan terus terisi selama pertarungan berlangsung. Semakin agresif Anda dalam menyerang, maka semakin cepat bar ini terisi. Apabila Rage Bar sudah mencapai Level 3, maka Anda bisa melancarkan Critical Strike yang bisa membunuh musuh hanya dalam satu serangan saja. Critical Strike bisa Anda lakukan secara terus menerus selama Rage Bar masih bertahan di level 3. Rage Bar akan terkuras kembali ketika pertarungan selesai atau ketika Wolverine tak lagi agresif.
Di beberapa kesempatan, Wolverine akan mendapatkan bala bantuan dari karakter pendampingnya seperti Jean Grey, Mystique atau Sabretooth. Anda tidak perlu mengkhawatirkan keberadaan karakter pendamping ini karena mereka tidak punya Health Bar khusus sehingga tidak bisa mati. Selain itu, terkadang akan muncul tombol R1 yang bisa Anda gunakan untuk meminta aksi bantuan dari mereka ketika syarat dan kondisi tertentu telah terpenuhi.
Terlepas dari gaya bertarung Wolverine yang bar-bar dan brutal, namun game ini tetap menyisipkan mekanik Stealth yang bisa Anda gunakan untuk membunuh musuh dalam bayangan. Sayangnya, mekanik Stealth-nya sendiri dibuat sangat sederhana dan tidak sekompleks game Spider-Man, Batman, Assassin’s Creed atau The Last of Us.
Di sini, Anda tidak bisa melempar mengalihkan perhatian musuh dengan bersiul atau melempar objek. Anda hanya bisa bersembunyi di balik rerumputan tinggi, objek besar atau dari pijakan yang lebih tinggi seperti pohon atau gedung agar tidak terlihat oleh musuh. Saat mereka lengah, Anda bisa menerkam mereka dengan tombol kotak atau segitiga untuk menghabisinya dengan cakar adamantium.
Fungsi Stealth di sini bukan untuk menghabisi semua musuh tanpa suara, melainkan sebagai cara Anda “mencuri start” untuk menyerang lebih dahulu dan mengurangi jumlah musuh lebih cepat. Oleh karena itu, pertarungan frontal dengan pasukan musuh tentu saja tidak akan terhindarkan karena pada dasarnya Wolverine memang tidak beraksi seperti ninja.
Boss Battle
Pertarungan boss selalu menjadi sesi yang paling kami nantikan dalam game ini karena belajar dari pengalaman meracik game Spider-Man, Insomniac Games menghadirkan boss-boss yang tidak hanya mengancam, tapi juga sangat seru untuk dilawan. Boss-boss di sini punya pola serangan yang cukup beragam, ada yang bisa di-parry, ada yang bisa ditangkis, ada yang bisa di-counter dan ada pula yang harus dihindari. Pola serangan inilah yang harus Anda pelajari agar terhindar dari kematian.
Untungnya, Wolverine punya kemampuan Healing Factor yang bisa memberikan Anda “kesempatan kedua” untuk bangkit setelah kalah dalam pertarungan. Mirip dengan Spider-Man, pertarungan boss kini juga dibuat cukup panjang dan dibagi beberapa fase. Tapi, jika Wolverine mati di fase kedua, Anda tidak perlu mengulang dari fase pertama lagi karena ada titik checkpoint yang cukup membantu. Akan tetapi, mohon maaf kami tidak bisa menyebutkan nama boss yang kami hadapi satu per satu karena hal tersebut dapat berpotensi sebagai spoiler yang bisa mengurangi elemen kejutan dan bisa merusak pengalaman Anda saat memainkannya sendiri.
Presentation
Visual
Berbeda dengan Spider-Man yang punya rating usia “Teen” untuk remaja, Wolverine diberi rating usia “Mature” oleh ESRB yang menandakan bahwa game ini punya konten khusus dewasa, yang mana salah satunya tergambarkan dari visualnya. Dengan rating tersebut, Insomniac Games kini tak perlu lagi lagi menahan diri untuk menampilkan brutalitas tanpa batas dalam setiap adegan pertarungannya. Cipratan darah dan bagian tubuh yang terpotong oleh cakar adamantium Logan benar-benar ditampilkan secara eksplisit tanpa sensor.
Secara visual, game ini sebenarnya sangat bagus, tapi entah mengapa kami tidak merasa berdecak kagum seperti saat Marvel’s Spider-Man dulu atau Ratchet & Clank: Rift Apart. Apalagi kami sudah melihat betapa megahnya presentasi visual game yang rilis tahun ini seperti Grand Theft Auto VI, 007 First Light, Resident Evil Requiem atau bahkan game keluaran PlayStation Studios lainnya, SAROS, membuat kualitas visual Wolverine jadi terasa berada di bawahnya.
Audio
Untuk urusan audio, studio developer yang berada dalam naungan PlayStation Studios tidak pernah mengecewakan. Aspek ini menjadi fitur unggulan yang harus Anda rasakan menggunakan speaker/headphone terbaik yang Anda miliki, terutama saat Wolverine mengeluarkan cakar adamantiumnya, bunyi “SNIKT!” sangat renyah terdengar di telinga. Efek-efek suara lainnya seperti saat Logan mencabik-cabik tubuh musuhnya hingga cipratan darah, semuanya terekam dengan sangat baik sehingga berhasil menciptakan atmosfer yang brutal tanpa kompromi.
Dari sisi sulih suara, Liam McIntyre sangat berhasil menghidupkan karakter Wolverine di sini. Setiap emosi yang dirasakan olehnya, tergambarkan dengan sangat baik, seolah-olah seperti Hugh Jackman yang mengisi suaranya. Pengisi suara lainnya juga sangat mendukung performa Liam McIntyre, terutama pengisi suara Jean Grey yang memerankan karakternya dengan sangat baik sehingga tercipta chemistry yang kuat di antara keduanya.
Value
In this economy, durasi permainan kerap kali menjadi patokan apakah game tersebut pantas dihargai mahal. Apalagi setelah PlayStation Store menerapkan pajak 11% untuk game-game mereka, jelas harga game Marvel’s Wolverine jadi naik sedikit lebih mahal dari game first-party Sony yang juga rilis tahun ini sebelumnya, yaitu SAROS.
Ditambah lagi, di bulan September ini Wolverine juga punya banyak rival kuat lainnya yang rilis berdekatan seperti Onimusha: Way of the Sword, The Blood of Dawnwalker, Control Resonant dan EA SPORTS FCâ„¢ 27 lainnya yang membuat gamer berpikir dua kali sebelum membeli game yang disukainya.
Pengalaman yang kami dapatkan dari Marvel’s Wolverine rasanya seperti pengulangan dari game-game yang sudah ada. Pertarungan brutal dan berdarah-darah? Kami pernah mendapatkannya dari game Ninja Gaiden.
Story-driven dengan cerita emosional? Kami sudah pernah mendapatkannya dari game The Last of Us.
Game Superhero sinematik melawan villain ikonik? Kami juga sudah pernah mendapatkannya dari game Marvel’s Spider-Man dan Batman Arkham series.
Conclusions
Setelah merilis Marvel’s Spider-Man 2 dan Ratchet & Clank: Rift Apart yang skalanya cukup masif, kami merasa Marvel’s Wolverine terasa seperti langkah mundur untuk Insomniac Games. Menurut kami, Insomniac Games seharusnya bisa langsung lompat ke proyek Marvel’s X-MEN tanpa harus menggali cerita asal-usul Wolverine yang sudah seringkali diceritakan lewat media komik, film dan game di masa lalu.
Secara keseluruhan, Marvel’s Wolverine sebenarnya game yang bagus dan solid, akan tetapi entah mengapa game ini tidak menawarkan “rasa baru” yang bisa membuat kami terkesima. Pengalaman yang kami dapatkan seperti pengulangan dari game yang sudah ada dan desain linear gamenya terasa terlalu mirip dengan Uncharted atau The Last of Us, yang mana formulanya sudah dipakai oleh Naughty Dog bertahun-tahun yang lalu.
Berbeda dengan saat kami Marvel’s Spider-Man, God of War, Astro Bot atau Ghost of Yotei, ada decak kagum atas fitur-fitur yang ditawarkan, baik itu inovasi dalam gameplay, visual, audio maupun hanya sekedar gimmick dari kontroler DualSense. Seandainya game ini dirilis lebih dulu dari Marvel’s Spider-Man 2 dan Ratchet & Clank: Rift Apart, mungkin ia bisa menjadi salah satu karya Insomniac Games yang bersinar.
+ Cerita yang cukup emosional
+ Karakter-karakter yang berkesan
+ Pertarungan yang intens dan brutal
+ Collectibles yang bermanfaat untuk Upgrade
+ Elemen gore yang eksplisit
+ Boss yang menantang
+ Visualisasi karakter dan lingkungan yang detail
+ Desain suara dan musik yang keren
+ Liam McIntyre memerankan Wolverine dengan sangat baik
+ New Game Plus sudah tersedia sejak peluncuran
- Tidak menawarkan "rasa baru" dalam game Superhero
- Alur permainan terlalu didikte
- Skalanya lebih kecil dari Marvel's Spider-Man 2
- Gameplay motor yang kikuk
- Kurang memanfaatkan gimmick DualSense
- Durasi permainan relatif singkat
- Harganya terlalu mahal setelah terkena pajak 11%




![[Review] NBA 2K27](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/NBA-2K27-Banner-115x115.jpg)
![[Review] NIOH 3: DLC 1 – Hell Rising](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Nioh-3-DLC-1-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Hot Wheels Infinite Rush](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Hot-Wheels-Infinite-Rush-Banner-115x115.jpg)
![[Review] Marvel’s Wolverine](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Marvels-Wolverine-Banner-200x250.jpg)
![[Recap] Nintendo Direct – September 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Nintendo-Direct-Recap-200x250.jpg)
![[Review] NBA 2K27](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/NBA-2K27-Banner-200x250.jpg)
![[Review] NIOH 3: DLC 1 – Hell Rising](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Nioh-3-DLC-1-Banner-200x250.jpg)
![[Review] STAR WARS Zero Companyâ„¢](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Star-Wars-Zero-Company-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Hot Wheels Infinite Rush](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Hot-Wheels-Infinite-Rush-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Elden Ring: Tarnished Edition (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Elden-Ring-Tarnished-Edition-Banner-200x250.jpg)
![[Recap] State of Play – September 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/State-of-Play-September-2026-200x250.jpg)
![[Review] Captain Tsubasa 2: World Fighters](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Captain-Tsubasa-2-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Wo Long: Falen Dynasty – Complete Edition (NS2)](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Wo-Long-Complete-Edition-NS2-Banner-200x250.jpg)
![[Review] Marvel’s Wolverine](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Marvels-Wolverine-Banner-360x240.jpg)
![[Recap] Gamescom 2026 – Opening Night Live](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/08/Gamescom-2026-Opening-Night-Live-360x240.jpg)
![[Recap] Nintendo Direct – September 2026](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/06/Nintendo-Direct-Recap-360x240.jpg)
![[Review] STAR WARS Zero Companyâ„¢](https://www.play-verse.com/wp-content/uploads/2026/09/Star-Wars-Zero-Company-Banner-360x240.jpg)